BEM Rema UNY Minta Kampus Libatkan Mahasiswa dalam Pemilihan Dekan
News , August 14, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Campus Reporting News

uny

Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Republik Mahasiswa (Rema) Universitas Negeri Yogyakarta menggelar aksi teatrikal di perempatan Fakultas MIPA UNY. Aksi ini menuntut dilibatkannya mahasiswa dalam pemilihan dekan kampus setempat.

Wakil Presiden BEM Rema UNY, Harris Fadhilah mengatakan, ada beberapa kejanggalan dalam Pemilihan Dekan (Pildek) UNY pada tahun ini. Selain pembentukan panitia Pildek UNY dinilai terlambat, proses Pildek juga terkesan mendadak.

“Informasi akan dilaksanakannya Pemilihan Dekan sama sekali tidak terpublikasikan ke khalayak umum, bahkan di website UNY sekalipun,” imbuh Harris, sapaan akrabnya kepada Tribun Jogja, Kamis (13/8/2015) siang.

Dia juga menilai, Pildek kali ini tidak dilaksanakan pada waktu yang tepat. Lantaran pada waktu Pildek yakni 19, 20 dan 21 Agustus 2015, kondisi kampus sedang tidak aktif. “Mahasiswa angkatan 2012 sedang melaksanakan KKN PPL. Mahasiswa lainnya libur semester,” ungkap Harris.

Selain itu, Harris mengatakan bahwa pihaknya mengkritisi mekanisme pemilihan yang digunakan dalam memilih Dekan. Tertulis dalam statuta UNY pasal 41, Dekan dipilih melalui pemungutan suara dengan ketentuan bahwa Rektor memiliki 35% hak suara dan Senat Fakultas memiliki 65% suara. Mahasiswa sama sekali tidak dilibatkan.

“Padahal mahasiswa yang paling merasakan dampak dari segala kebijakan Dekan. Kami ingin mahasiswa dilibatkan dalam Pildek dan hapus mekanisme pemilihan Dekan yang sudah ada. Selain itu, kami ingin diselenggarakannya dialog terbuka antara calon dekan dengan mahasiswa,” ujarnya.

tribunjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − nine =