BEM UGM Tuan Rumah Musda Sosmas DIY
News , September 21, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Campus Reporting News

ugm

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada 2015 (BEM KM UGM 2015), melalui kementrian sosial masyarakat menyelenggarakan Musyawarah Daerah Paguyuban Sosial Masyarakat BEMSe-Daerah Istimewa Yogyakarta (MUSDA SOSMAS DIY). Acara MUSDA dilaksanakan di ruang sidang LPPM UGM gedung pusat rektorat UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BEM universitas yang ada diseluruh Daerah Istimewa Yogyakarta.

MUSDA ini menjadi jawaban atas belum adanya koordinasi antar organisasi mahasiswa yang bergerak dalam sosial masyarakat di Yogyakarta. Dengan mengusung tema BersamaBersinergi, dalamMengabdidanBerkontribusi, MUSDA kali ini akan membentuk pola sinergitas yang jelas antar lembaga mahasiswa sosial masyarakat se-Yogyakarta.

Menurut Yusuf Cahya Mahardika selaku penanggung jawab acara, hal yang melatar belakang kegiatan ini adalah, adanya realita permasalahan sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta masih banyak jumlahnya. Mulai dari banyaknya gelandangan, pengemis, anak jalanan, sampai dengan kemiskinan yang ada di kota dan pedesaan. Segala upaya yang di lakukan pemerintah melalui Dinas Sosial belum mampu menyelesaikan masalah-masalah sosial tersebut. Bersyukur dengan banyaknya keberadaan lembaga swadaya masyarakat dan organisasi kemahasiswaan sosial masyarakat, peran lembaga sosial pemerintahan menjadi terbantu.

“Mahasiswa sebagai mitra dari masyarakat menjadi penting perannya untuk turut serta dalam memecahkan permasalahan sosial di Yogyakarta. Mereka menghimpun diri dalam suatu kelompok yang kemudian disebut dengan organisasi mahasiswa. Salah satu fungsi dari organisasi mahasiswa adalah memberikan pelayanan dan advokasi kepada masyarakat.”

Yusuf menjelaskan hal yang menggembirakan kemudian adalah, Yogyakarta sebagai kota pelajar dan pendidikan memiliki banyak universitas didalamnya. Setiap universitas pastinya mempunyai organisasi mahasiswa, baik itu tingkat universitas sampai dengan tingkat jurusan. Kegiatan sosial masyarakat menjadi trend dan semakin diminati oleh organisasi mahasiwa. Terbukti hampir setiap kepengurusan organisasi, terdapat sie atau devisi yang bergerak di bidang sosial masyarakat. “Tentu jika potensi tersebut di koordinasikan dan dikomunikasikan dengan baik, akan terjalinlah pola penanganan sosial yang akan mengurangi masalah sosial di Yogyakarta,” kata Yusuf.

Adapun hal yang akan dibahas dalam MUSDA SOSMAS DIY kali ini meliputi bagian internal dan eksternal. Bagian internal membahas dalam bentuk apa pola komunikasi yang akan terbentuk dan bagaimana struktur kepengurusan Paguyuban SosMas DIY. Sedangkan bagian eksternal membahas pemetaan isu-isu permasalahan sosial di Yogyakarta dan program kerja bersama Paguyuban SosMas DIY.

krjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × two =