Edan! Musik Di Kolong Jembatan
Jogja Dab! , September 4, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja : Jogja, Dab!

Crowd Panggung Edan-edanan_by_Moks_DSC07795_resize

Setiap harinya kolong jembatan Sardjito atau ada yang menyebut jembatan Teknik, digunakan sebagai jalan oleh masyarakat Jogja. Khusus untuk acara Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 27, kolong jembatan yang dijadikan Panggung Edan-edanan selama beberapa hari. Setelah malam sebelumnya kolong Jembatan Sardjito disemarakkan oleh karya-karya tari dari lima koreografer, tadi malam (3/09/2015) dimeriahkan oleh penampilan para seniman musik dari berbagai aliran.

Ada empat penampil yang mempersembahkan karyanya pada sekitar 1.0000 penonton yang menyaksikan pertunjukkan ini baik dari bawah maupun dari sisi atas jembatan. Subkultur Artfisial membuka Panggung Edan-edanan di malam ke-2 ini. Sebagai sebuah proyek musik yang dibentuk oleh Enriko Gultom dan kawan-kawan, Subkultur Artifisial mengeksplorasi beragam musik tradisional, jazz, rock, dan musik-musik modern lainnya.

Penampil selanjutnya yang sudah ditunggu-tunggu oleh para kaum muda di Jogja adalah Stars And Rabbit. Duo yang terdiri dari  Elda (singer, songwriter) dan Adi (guitar, arranger) ini melepaskan rindu para penggemar mereka dan bernyanyi bersama di bawah jembatan Sardjito ini dengan musik-musik mereka yang bergenre pop – folk.

Mlenuk Voice_by_Moks_IMG_7567_resize

Penampil berikutnya selain bernama unik, Mlenuk Voice, juga menampilkan bentuk musik yang tak kalah unik dan menarik. Mereka adalah sebuah kelompok vokal berformat double quartet (dua sopran, dua alto, dua tenor, dan dua bass) yang berbasis di Yogyakarta dan berdiri pada 12 September 2002.

Terakhir ada penampilan dari Jogja Hiphop Foundation yang terdiri dari Kill the DJ, Jahanam, dan Rotra tampil sebagai penutup gelaran Panggung Edan-edanan FKY 27 tahun ini.

[teks: ulinaizna | foto: official FKY27]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − five =