Fast Break 12 Oktober 2015 jam 14.00
FastBreak , October 12, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

fb siang

Pemkot Magelang Luncurkan Layanan Data Go

Menyikapi perkembangan dan kebutuhan data di era digital, Kantor Penelitian Pengembangan dan Statistika Kota Magelang menyediakan layanan data kepada masyarakat. Data tersebut bisa diakses melalui web dengan nama dataGO.

Kepala Kantor Penelitian Pengembangan dan Statistika Kota Magelang, Siti Fathonah menjelaskan, layanan web dengan domain datago.magelangkota.go.id ini merupakan pengembangan yang dilakukan pihaknya. Di dalamnya terdapat data-data strategis di Kota Magelang.

“Ini merupakan bank data yang mungkin dikembangkan pertama kali di Indonesia. Di Jawa Barat ada tapi hanya berupa data pembangunan. Sleman, juga baru saja meluncurkan,” klaim Siti, akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan, dalam Data Go tersebut, masyarakat bisa mengaksesnya dengan sangat mudah. Jika akan melihat data penduduk, atau data demografi lain, masyarakat yang mengeklik peta yang ada di Data Go.

Di situ, ujarnya, masyarakat bisa mengakses informasi berita Pemkot Magelang, forum, tematik, buku tamu. Termasuk, masyarakat juga bisa mendownload berbagai data dan analisis pembangunan di Kota Magelang.

“Kami juga sudah langsung mengelinkan ke facebook, twitter, dan juga email. Pokoknya di sini, masyarakat bisa mencari data-data strategis rutin ,” paparnya.

Siti mengatakan, pembuatan data tersebut, sudah dimulai sejak Oktober 2014 lalu. Hanya saja, sejauh ini, pihaknya terus menambah dan memperkaya data di web tersebut.

“Untuk mengisi data ini, kami memang memiliki tenaga-tenaga ahli di bidang IT. Kebetulan, PNS yang kami miliki justru memiliki kemahiran di bidang IT,” ujarnya.

Sejauh ini, permintaan data sudah berasal dari mahasiswa, masyarakat, dan dinas-dinas terkait.

Pihaknya juga terus akan mengembangkan sistem jaringan online di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Sehingga, akan lebih mempermudah input data tersebut.

“Jika sejauh ini hanya lewat surat menyurat, maka ke depan akan melalui sistem online. Termasuk, kami akan mengembangkan dataGo di Pasar Rejowinangun,” paparnya.

Layanan dataGO ini sejalan dengan langkah Pemkot untuk meminta SKPD memiliki media sosial (medsos).

Penjabat (Pj) Wali Kota Magelang, Rudy Apriyantono menjelaskan, pihaknya membuat akun twitter untuk kepentingan pelayanan publik.

Menurutnya twitter ini efektif untuk menjadi salah satu alat untuk pelayanan yang efektif.

“Twitter Pemkot akan terintegrasi dengan medsos Humas,” kata Rudy yang juga Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah ini.

Langkah kedepan setelah menjabat sebagai Pj Wali Kota menggantikan Sigit Widyonindito dan Joko Prasetyo yang jabatannya berakhir 30 Agustus lalu, adalah mempertahankan prestasi yang diraih oleh Kota Magelang.

tribunjogja.com

===============================

Layanan SMS Bunda Untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Jateng

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Banyumas meluncurkan layanan SMS Bunda di wilayah Kabupaten Banyumas.

Layanan pesan singkat informasi terkait kesehatan ibu hamil ini dapat diakses secara gratis. Dengan adanya layanan tersebut diharapkan dapat menakan angka kematian ibu hamil dan ibu melahirkan dalam kondisi tidak sehat.

Rangkaian peluncuran SMS Bunda di Kabupaten Banyumas dihadiri oleh puluhan bidan dan ibu hamil yang berada di wilayah Purwokerto. Kegiatan tersebut diawali dengan pelatihan yoga bagi ibu hamil, pemeriksaan kesehatan ibu hamil gratis dan seminar kesehatan ibu dan anak di Pendopo Si Panji, Kabupaten Banyumas.

“Angka kematian ibu (AKI) di wilayah Banyumas masih cukup tinggi. Pada 2015 misalnya, masih tercatat 23 kasus kematian ibu. Kasus terakhir bahkan dialami seorang perangkat desa. Kondisi ini sangat memprihatinkan. Angka Kematian Ibu dan Bayi harus bisa ditekan,” Kata Bupati Banyumas, Achmad Husain saat meresmikan peluncuran SMS Bunda, seperti ditulis Senin (12/10/2015).

Pihaknya sangat mengapresiasi SMS Bunda sebagai salah satu upaya kampanye meningkatkan kesehatan ibu hamil. Untuk itu, dia meminta para bidan dapat menyosialisasikan bahaya kehamilan saat seorang prempuan mengidap penyakit – penyakit tertentu yang membahayakan seperti stroke dan paru-paru.

Sebagai ujung tombak utama, para bidan diharapkan bisa lebih maksimal lagi mendampingi para ibu hamil. Namun, sudah waktunya masyarakat, terlebih ibu-ibu yang sedang dalam masa kehamilan lebih memahami cara-cara menjaga kesehatan ibu dan janin di dalam kandungan.

“Kehadiran SMS Bunda ini sangat efektif menyebarluaskan pemahaman itu. Terlebih bagi ibu-ibu yang tinggal cukup jauh dari perkotaan. Apalagi, informasi ini dikirim secara gratis,” jelasnya.

Fasilitator SMS Bunda dari AJI Purwokerto, Nugroho Pandu Sukmono mengatakan, sistem SMS Bunda ini memberikan layanan lewat SMS untuk memudahkan konsultasi kehamilan hingga masa nifas. Caranya,cukup mendaftar sekali mengetik REG perkiraan tanggal lahir (hh/bb/tttt) Kota/Kab, kemudian dikirim ke 08118469468. Dari informasi itu, ibu hamil akan menerima SMS gratis secara berkala tentang info kehamilan, persalinan hingga pascamelahirkan hingga usia bayi dua tahun.

“SMS bunda diberikan selama 1.000 hari. Sms akan diberikan sampai anak berumur 2 tahun,” ujarnya.

Manfaat SMS ini, dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang kehamilan, mengidentifikasi tanda bahaya selama hamil dan nifas, serta dapat mencari pertolongan tepat waktu saat terjadi kondisi darurat.

Sementara itu Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Banyumas Puji Astuti megatakan, kecerdasan dan kesehatan bayi sangat ditentukan sejak dalam masa kandungan. Dia juga mengingatkan para suami untuk lebih peka dan responsif terhadap istrinya saat masa hamil, melahirkan, dan pascamelahirkan.

“Kami juga minta para ibu hamil saat menjelang masa kehamilan sembilan bulan, tetapi sudah mengeluarkan air ketuban, segeralah ke bidan untuk melahirkan. Jangan ditunda-tunda karena berisiko fatal,” ungkapnya.

Selain Banyumas, peluncuran SMS Bunda juga dilakukan di Kabupaten Cilacap, Banjarnegara, Kudus, Kendal, Pekalongan, Batang, dan Tegal. Data Dinas Kesehatan Jateng mencatat, pada 2014, AKI di Jawa Tengah mencapai 711 kasus dan AKB sebanyak 5.666 kasus. Artinya, terdapat hampir dua orang ibu hamil meninggal dan hampir 16 bayi meninggal setiap hari.

detik.com

===============================

13 Hotel Tanpa HO, Pemkot Siap ‘Tendang’

Langkah tegas mulai dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya terhadap usaha hotel yang terbukti tidak mengantongi izin usaha atau HO. Surat peringatan pertama sudah dilayangkan bagi sebagian hotel yang diputus bersalah oleh pengadilan. Sehingga jika dala kurun waktu 21 hari kerja, belum mampu memenuhi izin maka terancam dibebukan atau ditutup sementara hingga perizinan lengkap.

Terdapat 13 hotel yang sudah dilakukan proses penyidikan hingga penyelidikan. Empat hotel di antaranya bahkan sudah diputus oleh Pengadilan Negeri Yogyakarta sehingga dilayangkan surat peringatan pertama. “Surat peringatan itu resmi kami layangkan per 7 Oktober 2015. Batas waktunya tujuh hari kerja. Jika masih belum dipenuhi, kami akan layangkan surat peringatan kedua hingga ketiga,” papar Kepala Seksi Operasi Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta, Bayu Laksmono.

Selain diputus bersalah oleh pengadilan, keempat hotel tersebut juga dikenai denda. Besarannya bervariasi, paling rendah Rp 800 ribu dan tertinggi Rp 2,5 juta. Sedangkan sembilan hotel lainnya, tengah menunggu jadwal persidangan lantaran pemberkasan sudah selesai.

Bayu mengatakan, temuan hotel yang beroperasi tanpa HO cukup dinamis. Sebelumnya ada 14 hotel, namun sebagian akhirnya mampu melengkapi izin hingga tinggal menyisakan sembila hotel. Kemudian petugas kembali melakukan pengawasan dan didapati temuan baru. “Beberapa temuan baru, merupakan hotel yang sudah lama berdiri namun melakukan pengembangan. HO belum terbit lantaran Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tidak sesuai dengan kondisi lapangan. Makanya dinamis, jika HO terbit maka sudah tidak ada pelanggaran,” urainya.

Karena itu, pihaknya tidak memandang bulu dalam menegakkan peraturan daerah. Namun mengingat investasi hotel cukup besar, maka seharusnya pengusaha bisa menghargai aturan yang ada di daerah. Apalagi jika sampai hotel tersebut harus dibekukan, dampaknya juga cukup besar.

krjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × five =