Fast Break 14 September 2015 jam 14.00
FastBreak , September 14, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

China Jadi Pemegang Utang Terbesar AS, Jumlahnya Rp 50.400 Triliun

dolar

China merupakan pemegang utang terbesar surat utang (obligasi) yang diterbitkan pemerintah Amerika Serikat (AS), jumlahnya US$ 1,3 triliun atau sekitar Rp 50.400 triliun pada Juni lalu. Guncangan ekonomi China bikin AS deg-degan. Kenapa?

Saat ini, Negeri Tirai Bambu sedang membutuhkan uang tunai untuk menstabilkan pasar keuangannya, seperti kejatuhan pasar saham yang terjadi belakangan ini. Kondisi tersebut bisa membuat China berhenti membeli surat utang pemerintah AS.

China selama ini menjadi salah satu tumpuan pemerintah AS untuk menutup defisit anggarannya, lewat surat utang yang diterbitkan.

Namun saat ini, China mulai menjual surat utang pemerintah AS miliknya, untuk mendapatkan uang tunai. Apalagi, China sedang berusaha mengucurkan uang tunai sehingga pasar sahamnya stabil, dan mata uang yuan tidak jatuh terlalu dalam. Ada juga stimulus ekonomi berbentuk tunai lain yang diberikan.

Sepanjang Agustus, jumlah cadangan devisa China turun US$ 94 miliar, menjadi US$ 3,6 triliun. Banyak analis menyatakan, penurunan cadangan devisa ini karena penjualan surat utang pemerintah AS.

Prediksi bahwa China akan menyetop pembelian surat utang pemerintah AS, menimbulkan kekhawatiran, biaya bunga utang pemerintah AS akan makin meningkat ke depan. Karena itu, bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed) diprediksi bakal menaikkan bunga acuannya pekan ini, sehingga surat utang pemerintah AS bakal menarik untuk investor.

“Jumlah dana asing yang keluar dari China melonjak dan yuan ikut tertekan. Satu-satunya yang bisa dilakukan China adalah menjual surat utang untuk membeli mata uangnya sendiri,” kata analis, Walter Zimmerman dilansir dari CNN, Senin (14/9/2015).

China tidak bermaksud menjatuhkan perekonomian AS. Banyak orang khawatir, China bisa menghancurkan ekonomi AS, karena besarnya jumlah surat utang pemerintah AS yang dipegang negara tirai bambu ini.

Penjualan surat utang pemerintah AS oleh China bisa membuat imbal hasil (yield) surat utang ini meninggi. Ini bisa jadi masalah, karena bunga surat utang pemerintah AS menjadi acuan bunga kredit, seperti kartu kredit dan kredit kepemilikan rumah (KPR).

Belum ada yang tahu seberapa besar kebutuhan uang tunai China untuk menyelamatkan yuan dan pasar sahamnya. Namun yang pasti, China bakal berhenti membeli surat utang pemerintah AS.

detik.com

================================================================================

Perketat Masuknya Tenaga Kerja Asing, Ini Aturan Baru Kemnaker

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengeluarkan instrumen aturan pengetatan Tenaga Kerja Asing (TKA) melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) 16/2015 tentang Tata Cara Pengendalian dan Penggunaan TKA.

Dalam aturan itu, pemerintah mewajibkan syarat-syarat baru yang lebih ketat. Di antaranya aturan TKA harus memiliki sertifikat kompetensi atau berpengalaman kerja minimal 5 tahun serta ada jabatan tertentu yang tertutup bagi TKA.

Ada juga jabatan yang hanya diberi izin kerja selama 6 bulan dan tidak boleh diperpanjang.

Selain itu diatur pula soal ketentuan setiap merekrut 1 TKA di saat yang sama harus merekrut 10 tenaga kerja dalam negeri (TKDN). Serta, adanya kewajiban TKA didampingi oleh TKDN dalam rangka alih teknologi, ilmu, dan lainnya.

“Semua TKA harus taat terhadap regulasi ketenagakerjaan. Setiap TKA yang dipekerjakan di Indonesia harus berdasarkan jabatan dan sektor-sektor yang dibuka untuk masuknya TKA, dengan jangka waktu yang juga dibatasi untuk tiap-tiap jabatan,” Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri saat membuka seminar nasional di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Yogyakarta, Sabtu 12 September 2015.

Bahkan, imbuh Hanif, ada juga jabatan yang sama sekali tertutup bagi TKA. “Kita juga atur komposisi TKA dengan didampingi 10 TKDN.“

Untuk memperketat masuknya TKA ilegal, Hanif mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM, imigrasi, Polri, dan instansi terkait lainnya, termasuk dengan Kementerian Pariwisata terkait adanya indikasi visa wisata yang disalahgunakan oleh TKA Ilegal.

“Kita pastikan hanya menerima TKA yang level atas dan masuk kategori skill, jika ada ditemukan TKA yang unskilled, maka itu adalah TKA ilegal dan merupakan pelanggaran yang harus diberi sanksi tegas sesuai aturan hukum,” beber Hanif Dhakiri.

liputan6.com

================================================================================

Minimarket Kurang dari 1 km Harus Tutup

Keberadaan toko modern yang dinilai melanggar peraturan daerah (perda) yang berlaku menjadi sorotan. Terurama toko modern yang berada di dekat pasar tradisional yang ada di Kabupaten Sleman.

Dari hasil rapat koordinasi yang digelar Pemkab Sleman, setiap toko modern yang berjarak kurang dari 1 kilometer (km) dari pasar tradisional harus tutup.

Pemkab Sleman memberikan waktu hingga akhir Desember 2015.

Penutupan toko modern yang berjarak kurang dari 1 km dari pasar tradisional itu karena melanggar Perda Sleman Nomor 18 tahun 2012 tentang Izin Usaha Pusat Perbelanjaan dan Izin Usaha Toko Modern (IUTM).

Penjabat Bupati Sleman, Gatot Saptadi mengatakan Pemkab Sleman memberikan kelonggaran bagi pengelola toko modern untuk menutup sendiri tokonya.

Termasuk memberikan kesempatan bagi pengelola untuk memindahkan lokasinya hingga lebih dari 1 kilometer dari pasar tradisional.

“Lokasi bisa dipindah, yang penting lebih dari 1 kilometer dari pasar tradisional. Namun, kami meminta pengelola toko modern segera mengajukan izin operasional,” paparnya, Minggu (13/9/2015).

Selain itu, Gatot juga meminta toko modern yang berlokasi di luar zona 1 kilometer pasar tradisional yang belum mengantongi IUTM diminta untuk menyelesaikan perizinan. Pihaknya memberikan tenggang waktu selama satu tahun.

“Terdapat hal pokok yang harus dipatuhi pengusaha toko modern, di antaranya kesesuaian tata ruang, jarak dengan pasar tradisional, serta kemitraan dengan produk local daerah sebanyak lima persen. Selain itu, serapan tenaga lokal hingga 60 persen,” katanya.

tribunjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 1 =