Fast Break 23 Februari 2016 jam 14.00
FastBreak , February 23, 2016, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Ke-dua Dunia

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menilai persoalan sampah sudah meresahkan. Indonesia bahkan masuk dalam peringkat kedua di dunia sebagai penghasil sampah plastik ke Laut setelah Tiongkok.

Hal itu berkaitan dengan data dari KLHK yang menyebut plastik hasil dari 100 toko atau anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dalam waktu satu tahun saja, sudah mencapai 10,95 juta lembar sampah kantong plastik.

Jumlah itu ternyata setara dengan luasan 65,7 hektare kantong plastik atau sekitar 60 kali luas lapangan sepak bola.

Padahal, KLHK menargetkan pengurangan sampah plastik lebih dari 1,9 juta ton hingga 2019.

Dirjen Pengelolan Sampah, Limbah, dan B3 KLHK Tuti Hendrawati Mintarsih menyebut total jumlah sampah Indonesia di 2019 akan mencapai 68 juta ton, dan sampah plastik diperkirakan akan mencapai 9,52 juta ton atau 14 persen dari total sampah yang ada.

Menurut dia, target pengurangan timbunan sampah secara keseluruhan sampai dengan 2019 adalah 25 persen, sedangkan 75 persen penanganan sampahnya dengan cara ‘composting’ dan daur ulang bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Sampah kita komposisi utamanya 60 persen organik, plastiknya 14 persen,” ujar dia.

Berdasarkan data Jambeck (2015), Indonesia berada di peringkat kedua dunia penghasil sampah plastik ke laut yang mencapai sebesar 187,2 juta ton setelah Cina yang mencapai 262,9 juta ton.

Berada di urutan ketiga adalah Filipina yang menghasilkan sampah plastik ke laut mencapai 83,4 juta ton, diikuti Vietnam yang mencapai 55,9 juta ton, dan Sri Lanka yang mencapai 14,6 juta ton per tahun.

Setiap tahun produksi plastik menghasilkan sekitar delapan persen hasil produksi minyak dunia atau sekitar 12 juta barel minyak atau setara 14 juta pohon.

Lebih dari satu juta kantong plastik digunakan setiap menitnya, dan 50 persen dari kantong plastik tersebut dipakai hanya sekali lalu langsung dibuang. Dari angka tersebut, menurut Tuti, hanya lima persen yang benar-benar di daur ulang.

Tuti mengatakan belum dapat memperkirakan berapa penurunan penggunaan kantong plastik dengan adanya uji coba plastik berbayar diterapkan pada 21 Februari 2016. Perkiraan hanya terlihat dari target pengurangan sampah plastik yang ditetapkan hingga 2019 tersebut.

Kebijakan kantong plastik berbayar ditujukan untuk mengurangi jumlah sampah plastik. Namun efektivitasnya diragukan.

antaranews.com
==============================================
Wonderful Indonesia Juara di OTM Mumbai

Tidak adanya penerbangan langsung dari New Delhi atau kota lain ke Jakarta, Denpasar dan Medan, jumlah wisatwan asal India terus membludak. Karena itu, Indonesia memenangi Outbond Travel Mart di Mumbai, India, Minggu (20/2/2016).

“Ini yang ajaib. Karena jumlah wisman asal India yang masuk ke Bali, Jakarta, dan Medan, itu sudah di atas dua ratus lima puluh ribu ribu di 2015. Rata-rata per hari sudah dua flight. Kami sudah meminta Garuda Indonesia untuk terbang New Delhi-Jakarta, Chennai-Medan, dan Mumbai-Denpasar sejak 2015 lalu. Semoga direalisasi di tahun ini,” harap Menpar Arief Yahya, begitu mendengar Wonderful Indonesia menyabet satu lagi penghargaan sebagaimana keterangan persnya, Senin (22/02/2016).

Memenangi Award bergengsi, dengan titel The Winner of The Comprehensive Integrated Participation dari OTM itu sangat membanggakan. Bagaimana tidak. Bursa OTM ini adalah travel market terbesar di India, yang diikuti oleh banyak negara, yang mengincar pasar India. Jumlah orang kaya India, yang berpotensi outbond, lebih dari 350 juta orang. Lebih besar dari penduduk Indonesia yang di kisaran 250 juta jiwa. “Critical success factor menggaet pasar turis India adalah direct flight. Itu saja dulu, concern yang harus dikebut!” katanya.

Di acara yang digelar di Bombay Exhibition Center itu, paviliun Wonderful Indonesia tampak mencolok. Kemenpar memang memainkan convergency media, untuk mendapatkan impact yang optimal. Dari media cetak, media luar ruang, media online, media TV, venue pameran, dari tempat registrasi, baik untuk media, buyers, visitors, semua dibungkus dengan logo yang mirip garuda berwarna-warni itu.

Semua media promo, sampai touch screen, digital information screen, dibranding Wonderful Indonesia. Desian-desain destinasi Bali dengan pura dan pantai-pantai indah, cukup mendominasi OTM Mumbai 2016 ini. “Karena itu masuk akal, Kemenpar raih award the winner of The Comprehensive Integrated Participation dari Outbound Travel Mart 2016-Mumbai,” aku Arief Yahya.

krjogja.com

=============================================

Lokalisasi Sarkem Belum Jadi Fokus Penataan

DIY belum akan mengikuti langkah beberapa daerah yang sudah mulai menghapus area lokalisasi. Untuk sementara waktu, kawasan Pasar Kembang (Sarkem) yang menjadi ikon lokalisasi DIY belum menjadi fokus penataan.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X Senin (22/2/2016) mengatakan keputusan untuk belum menata Sarkem itu didasarkan pada kenyataan Sarkem tak lagi seperti dahulu. Dulu, Sarkem terkenal sebagai kawasan lokalisasi kelas bawah. Namun sejak kawasan Malioboro semakin ramai mulai banyak pula hotel-hotel berbintang tumbuh di kawasan itu.

Tumbuhnya hotel menurut Sultan terjadi juga di gang-gang yang sebelumnya dikenal sebagai pusat prostitusi. Beberapa pemilik lahan yang mendiami kawasan Sarkem kini sudah menjual lahannya kepada peminat yang ingin membelinya dengan harga tinggi. Kondisi itu mau tak mau menekan luas wilayah yang menjadi area lokalisasi.

“Mayoritas sudah jadi hotel, jadi saya kira belum akan ada penataan,” kata Sultan.

harianjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 2 =