Fast Break 18 September 2015 jam 17.00
FastBreak , September 18, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

Bank Dunia Tawarkan Pinjaman 12 Miliar Dollar AS

fb sore

Bank Dunia menawarkan pinjaman dana sebesar 12 miliar dollar untuk membantu program pembangunan pemerintah. Selama ini, Bank Dunia tertarik mendukung program pembangunan jangka menengah nasional dalam kurun waktu empat tahun ke depan.

“Kami menawarkan bunga sangat rendah, yakni sebesar 0,93 persen, kurang dari satu persen untuk term 18 tahun. Itu sangat rendah,” kata Direktur Bank Dunia Perwakilan Indonesia Rodrigo A Chaves di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Kamis (17/9/2015).

Chaves menyambangi Kantor Wapres untuk menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait tawaran bantuan dana tersebut. Lembaga pembiayaan multilateral itu menyiapkan pendanaan untuk membantu program rancangan pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) sampai 2019, yang digarap Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN).

Menurut Chaves, sejumlah sektor yang bakal dibiayai Bank Dunia berkaitan dengan infrastruktur, energi, sanitasi, ekonomi hijau, dan pengairan. “Kami pikir ini kesempatan yang baik untuk terus tumbuh, terus berinvestasi, membantu masyarakat melalui dukungan finansial,” ujar dia.

Secara terpisah, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambut positif tawaran Bank Dunia. Ia menyebut pemerintah memerlukan bantuan dana yang murah di tengah krisis.

“Itu kan kita bayar, kemudian refinancing lagi. Kita jangan lupa beberapa tahun terakhir utang kita itu menurun, dan tentu krisis begini kita butuh juga dana-dana yang lebih murah,” ucap Kalla.

Ia mengatakan bahwa Bank Dunia memiliki program berkelanjutan untuk mendukung pembangunan, seperti pembangunan infrastruktur, jalan, atau transmisi listrik.

Sebelumnya, Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) menyiapkan plafon pendanaan untuk Indonesia senilai 2,2 miliar dollar AS atau setara Rp 30 triliun dengan tingkat bunga 1, persen pada 2016. Secara akumulasi lembaga pembiayaan multilateral itu menyediakan pinjaman senilai 5 miliar dollar AS atau kurang lebih Rp 60 triliun dalam tiga tahun yang dimulai dari 2015.

kompas.com

================================================================================

Sri Sultan Siapkan Tujuh ekor Hewan Kurban

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X menyiapkan tujuh ekor hewan kurban berupa sapi untuk disembelih pada saat Idul Adha 1436 Hijriah.

Sapi-sapi tersebut akan diserahkan ke Bupati dan Wali Kota se-DIY.

Satu ekor diserahkan ke Wali Kota Yogyakarta, satu ekor ke Bupati Sleman, satu ekor ke Bupati Bantul, satu ekor ke Bupati Kulonprogo, satu ekor ke Bupati Gunungkidul, satu ekor ke takmir Masjid Gedhe Kauman, dan satu ekor ke takmir Masjid Puro Pakualaman.

“Itu kurban atas nama Gubernur, kalau sebagai Sultan atau perorangan biasanya ada sendiri dan diserahkan di Masjid Keben Keraton,” kata Kepala Bagian Humas dan Biro UHP Setda DIY, Iswanto, Kamis (17/9/2015).

Rencananya tujuh sapi akan diserahkan pada Selasa (22/9/2015), di halaman Bangsal Kepatihan.

Ia menambahkan, pembelian hewan kurban tersebut dilakukan oleh Protokol Pemda DIY, namun Iswanto mengaku tidak mengetahui berapa harga sapi perekor dan jumlah anggarannya.

“Harganya dan anggarannya saya tidak tahu, yang jelas sapinya besar-besar atau metal,” katanya.

tribunjogja.com

================================================================================

Oktober Dikemas Bulan Ulang Tahun Kota Yogya

 Pawai Budaya Jogja Istimewa akan menjadi puncak rangkaian perayaan HUT ke-259 Kota Yogyakarta. Kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat warga Kota Yogyakarta dari 14 kecamatan ini akan digelar, 7 Oktober 2015 mulai pukul 19.00 WIB.

“Sesuai dengan tema kali ini ‘Pesta Rakyat Jogja’, kami ingin melibatkan seluruh masyarakat Kota Yogya yang ada di 14 kecamatan, termasuk komunitas dan kemungkinan nanti perwakilan sister city yang ada kerjasama dengan Pemkot Yogyakarta. Kami targetkan bisa mencapai 3500-4000 peserta,” tutur Kepala Bidang Promosi dan Kerjasama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti kepada KRjogja.com, Kamis (17/9/2015).

Pawai ini akan melewati sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dari arah timur dengan titik start di seputaran Restoran Mc Donald. Nantinya peserta akan memberikan atraksi di hadapan panggung tamu kehormatan yang ditempatkan di sekitar Tugu Pal Putih. Selanjutnya peserta akan melanjutkan pawai melewati Jalan Margo Utomo (P Mangkubumi) dan berakhir di exs Kedaung.

Sementara terpisah, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya menegaskan Oktober ini akan dikemas menjadi bulan ulangtahun Kota Yogyakarta. Pasalnya akan banyak acara untuk menyemarakkan HUT ke-259 Kota Yogya selama sebulan penuh.

“Melibatkan 45 kalurahan di Kota Yogyakarta. Akan dipasang lampion di seluruh kalurahan sehingga gemanya makin terasa sampai ke tingkat paling bawah. Semua masyarakat harus ikut merasakan pesta sesuai tema yang diangkat kali ini,” ucap Aman.

Selain pawai budaya tersebut, Aman menjelaskan masih ada rangkaian lainnya, seperti Pawai Budaya melibatkan unsur tradisional di 34 pasar tradisional di Kota Yogyakarta pada 4 Oktober. Pawai ini akan menempuh rute dari Pasar Beringharjo menuju Plaza Pasar Ngasem.

harianjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + 11 =