Fast Break 19 Agustus 2014 jam 14.00
FastBreak , August 19, 2014, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

Usai Latih Man United, Van Gaal Pensiun

van gal

Louis van Gaal memastikan jika Manchester United adalah klub terakhir yang dilatihnya, lantaran dia akan pensiun setelah kontraknya bersama Man United selasai.

“Sekarang saya berada di akhir dari karier saya karena saya harus melakukannya. Saya pikir ini adalah akhir dari karier saya,” ucap Van Gaal kepada BT Sport yang dilansir ESPNFC.

Seperti diketahui, pelatih 63 tahun itu menandatangani kontrak tiga tahun sebagai manajer MU menggantikan David Moyes, yang cuma bertahan 10 bulan dari kontrak enam tahun yang disepakati dengan klub. Saat ditanya untuk memastikan apakah MU akan menjadi penutup kariernya, Van Gaal mengiyakan.

“Iya benar. Saya sudah bilang kepada istri saya sekitar sembilan tahun lalu bahwa saya (akan) berhenti pada usia 55 tahun. Sekarang saya sudah berusia 63 tahun. Saya harus membuat istri saya diam dan itu bukanlah hal yang mudah,” kata Van Gaal.

Van Gaal memulai kariernya sebagai manajer pada 1991 di Ajax Amsterdam. Selama nyaris seperempat abad karier pelatihannya, dia pernah membesut Barcelona, AZ Alkmaar, Bayern Muenchen, dan timnas Belanda.

suaramerdeka.com

================================================================================

Pendaftaran CPNS 2014 Semakin Ketat!

Proses pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kali ini semakin ketat. Pelamar umum hanya bisa memilih satu instansi. Hal ini lantaran proses pendaftaran berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta satu jalur melalui laman yang sudah disiapkan pemerintah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Yogyakarta, Maryoto mengungkapkan, seluruh rincian 74 formasi serta persyaratan teknis sudah dikirimkan ke Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). “Kami tinggal menunggu penetapannya. Publikasinya pun nanti terpusat oleh Kemenpan,” terangnya, Senin (18/8/2014) malam.

Oleh karena itu, kepastian waktu pendaftaran juga masih menunggu kejelasan dari pemerintah pusat selaku penyelenggara. Sementara pihaknya di daerah bertindak sebagai pelaksana. Pendaftaran akan dilakukan secara online sedangkan penyerahan berkas dilakukan di daerah.

Laman untuk melakukan pendaftaran tersebut ialah panselnas.menpan.go.id dan berlaku untuk instansi pemerintah daerah maupun pusat. Maryoto menambahkan, pendaftar hanya bisa melakukan satu aplikasi pendaftaran. “Nanti yang digunakan ialah NIK. Jadi tidak bisa mendaftar dobel karena sistem pasti akan menolak,” imbuhnya.

Terkait dengan syarat teknis, hampir tidak berbeda dengan penyelenggaraan CPNS pada umumnya. Hanya saja, surat keterangan kelakuan baik dan lainnya baru akan dipersyaratkan jika sudah dinyatakan diterima.

Begitu pula dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan S1 dan DIII minimal 3,00. Namun itu tidak berlaku bagi Tenaga Bantuan (Naban) yang masih mengabdi di Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Sedangkan lulusan SMK, nilai rata-rata ijazah minimal 8,00 dan rata-rata Ujian Nasional (UN) 7,50. “Secara umum, persyaratan itu masih menunggu penetapan,” tandasnya.

Kepala Bidang Penatausahaan Kepegawaian BKD Kota Yogyakarta, Christy Dewayani menambahkan, pihaknya masih menjalin koordinasi secara intensif dengan BKD DIY. Terutama kaitannya dengan hal-hal teknis seperti penyerahan dokumen, lokasi tes dan sebagainya.

krjogja.com

================================================================================

BI Edarkan 40 Juta Lembar Uang Baru Rp 100.000

Gubernur Bank Indonesia Agus D. Martowardojo menyatakan peredaran uang baru pecahan Rp 100.000 Tahun Emisi 2014 telah dilakukan Bank Indonesia ke seluruh kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia. Uang pecahan tersebut sudah disebarkan di 31 kantor Bank Indonesia.

“Di seluruh Indonesia sudah ada. Jadi, hari ini langsung sudah akan beredar di sistem perbankan di seluruh Indonesia,” kata Agus, di gedung BI, Jakarta, Senin, 18 Agustus 2014. Ia meyakini dalam kurun waktu sepekan ke depan, uang baru tersebut akan sudah beredar di seluruh Indonesia.

Ia menyebutkan untuk peluncuran pertama uang pecahan Rp 100 ribu Tahun Emisi 2014, BI mencetak sebanyak 40 juta lembar. Selepas itu, kata Agus, secara bertahap BI akan menarik uang tahun emisi lama yang beredar.

Agus mengatakan mekanisme penarikan tidak akan berbentuk penarikan khusus, tetapi sesuai aktivitas penarikan uang lusuh yang biasa dilakukan Bank Indonesia secara bertahap selama ini. “Uang Tahun Emisi 2004 yang masih beredar saat ini masih sah dan berlaku,” katanya.

Secara bertahap, masih menurut Agus, dalam kurun waktu tiga tahun ke depan BI akan kembali mengeluarkan pecahan-pecahan nominal lainnya. “Yang mau saya tegaskan: tidak ada batas peredaran. Ini hanya untuk menjalankan Undang-undang Mata Uang, yaitu kita perlu mengedarkan yang NKRI,” kata Agus.

tempo.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − eleven =