Fast Break 19 Agustus 2014 jam 17.00
FastBreak , August 19, 2014, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

Astronot Rusia Luncurkan Satelit Mini ke Orbit Bumi

rusia

Dua astronot Rusia di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) meluncurkan sebuah satelit mini ke orbit bumi. Hal ini dilakukan saat keduanya melakukan spacewalk (melakukan beragam kegiatan di luar ISS).

“Satelit nano NS-1 ditaruh di orbit saat sesi spacewalk oleh Alexander Skvortsov dan Oleg Artemyev,” Agensi Luar Angkasa Federal Rusia Roscosmos, seperti diwartakan Xinhua, Selasa (19/8/2014).

Satelit berbobot 1,5 kilogram itu berfungsi sebagai media uji coba peralatan mikro-elektronik dan optikal.

Selain meluncurkan NS-1, kedua astronot juga melakukan perawatan rutin di sekitar ISS. Ini merupakan spacewalk ke-46 yang dilakukan astronot Rusia di ISS.

metrotvnews.com

================================================================================

RI-Australia Perbaiki Hubungan Bilateral

Indonesia dan Australia dikabarkan sudah meraih kesepakatan untuk mengatasi masalah hubungan bilateral antara kedua negara. Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop direncanakan akan ke Jakarta untuk menandatangani kesepakatan itu.

Hubungan kedua negara memburuk setelah pihak Australia kedapatan melakukan penyadapan terhadap ponsel pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyoni dan delapan menteri lainnya.

Menlu Bishop mengatakan, dirinya akan berangkat ke Jakarta secepatnya untuk menandatangani code of conduct (coc) atau etika bersikap antara kedua negara. Pemerintah Indonesia sebelumnya bersikeras bahwa hubungan diplomatik baru bisa normal setelah CoC ini telah disepakati.

“Kami sudah meraih kesepakatan mengenai hubungan diplomasi kedua negara. Kami saat ini tengah mengatur waktu untuk menandatanganinya (CoC),” ujar Bishop, seperti dikutip Associated Press, Selasa (19/8/2014).

Presiden SBY sebelumnya menurunkan level hubungan diplomasi dengan Australia dan sempat menarik Duta Besar RI untuk Australia Nadjib Rephat Kesoema sebagai protes tindakan penyadapan. Saat ini Dubes Nadjib sudah kembali bertugas di Canberra pada Mei 2014 lalu.

Mengenai CoC ini, Bishop tidak mengeluarkan detail dari isinya. Direncanakan, Menlu Marty Natalegawa akan menandatangani CoC tersebut. Suratkabar the Australian menyebut kesepakatan ini “Joint Understanding of a Code of Conduct”. Kesepakatan ini sesuai  dengan Traktat Lombok yang ditandatangani antara RI dan Australia pada 2006 silam.

krjogja.com

================================================================================

Giliran Jalan Prof Yohanes Segera Dibuat Searah

Setelah menerapkan jalur satu arah dari utara ke selatan di Jalan C Simanjuntak per 25 Agustus mendatang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta berharap hal tersebut bisa lekas diaplikasikan di Jalan Prof Yohanes. Dishub Kota Yogyakarta sudah siap terkait hal tersebut karena rambu-rambu pendukung untuk penerapan jalur searah sudah disediakan berbarengan dengan rambu yang dipasang di jalan C Simanjuntak.

Penerapan jalur satu arah di Prof Yohanes akan berbanding terbalik dengan C Simanjuntak. Jika C Simanjuntak dibuat satu arah dari utara ke selatan, maka Prof Yohanes akan dibuat dari selatan ke utara.

“Sosialisasi tatap muka untuk penerapan satu arah di jalan Prof Yohanes sudah dilakukan berbarengan dengan sosialiasi C Simanjuntak. Untuk penerapan masih menunggu koordinasi dengan Sleman,” kata Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Windarto, Senin (18/8/2014).

Penerapan jalan satu arah tidak hanya berhenti di kedua jalan tersebut saja. Dishub Kota Yogyakarta sudah merencanakan akan menerapkan hal tersebut di ruas jalan lain yang ada di Kota Yogyakarta.

Adapun jalan yang sudah direncanakan untuk dibuat satu arah yakni jalan Kemasan dan jalan Mondorakan. Namun berbeda dengan C Simanjuntak dan Prof Yohanes, jalur satu arah di Kemasan dan Mondorakan hanya akan dikhusukan untuk kendaraan roda empat atau lebih.

Hal tersebut dilakukan karena ruas jalan tersebut cenderung akan padat jika dilewati kendaraan roda empat atau lebih. Terlebih di daerah tersebut banyak tempat sentra perak yang banyak dikunjungi orang.

tribunjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 5 =