Fast Break 23 September 2015 jam 10.00
FastBreak , September 23, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

Ribuan Umat Islam di Yogyakarta Gelar Salat Idul Adha di Alun-Alun

fb pagi (1)

Sebagian umat Islam di Yogyakarta melaksanakan salat Idul Adha hari ini. Ribuan warga pun berbondong-bondong menuju Alun-alun Utara Yogyakarta untuk sholat Idul Adha, Rabu (23/9/2015).

Warga berdatangan dari berbagai arah sejak 05.30 WIB. Salat Idul Adha sendiri dimulai pada pukul 07.00 WIB.

Sholat Idul Adha di Alun-alun Utara Yogyakarta dengan khatib oleh Sekretaris umum PP Muhamadiyah  Abdul Mu’ti. Khotbah sholat I’d yang disampaikan adalah “Meraih Kemuliaan Dengan Berkurban.” Idul Adha erat kaitanya dengan Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad. Ibadah Idul Adha memiliki 3 makna penting. Pertama secara aqidah, ibadah qurban meluruskan dan membantah pengakuan orang-orang Yahudi bahwa Ibrahim adalah muslim yang hanif, bukan Yahudi bukan pula Nasrani.

Kedua, Idul Adha memiliki makna edukatif, yakni bagaimana nabi Ibrahim membangun keluarga dan mendidik putranya. Ketiga, Idul Adha memiliki makna politis yakni bagaimana Nabi Ibrahim membangun masyarakat di negeri Mekkah.

Pada pelaksanaan Salat Idul Adha ini juga dilakukan pengumpulan dana yang akan disumbangkan kepada masyarakat Indonesia yang sedang dilanda bencana.

Salah seorang warga, Affan Safani Adham mengatakan perbedaan waktu pelaksaan sholat Idul Adha tidak perlu menjadi masalah. Karena yang terpenting adalah subtansi ibadah kurbanya.

“Tidak masalah sholat Idul Adha hari ini atau besok, perbedaan itu tidak mengurangi silaturahmi antar umat Islam,”kata Affan di Alun-alun Utara Yogyakarta.

detik.com

================================================================================

Presiden Jokowi Akan Rayakan Idul Adha di Kalsel

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1436 H bersama masyarakat Kalimantan Selatan.

Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo dan rombongan akan lepas landas menuju Banjarmasin pada Rabu (23/9), pukul 08.30 WIB dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma ,Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan BBJ-2.

Turut menyertai keberangkatan Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei.

Tim Komunikasi Presiden, Sukardi Rinakit, dalam siaran persnya mengungkapkan Presiden dan rombongan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Syamsuddin Noor pukul 11.10 WITA di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Presiden dan rombongan akan meninjau langsung Posko Penanggulangan Bencana Pencemaran Udara Berat yang masih berada di kawasan bandara.

Dengan berkendara, Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo bersama rombongan akan melihat lokasi hot spot yang berada di Desa Guntung Damar, Banjarbaru.

Di lokasi ini, Presiden akan memberikan pengarahan kepada para prajurit dan petugas pemadam kebakaran. Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo melanjutkan perjalanan dengan meninjau lokasi hot spot lainnya yang berada di Sambung Lihung yang berada di Kabupaten Banjar.

Malam harinya, Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo bersama rombongan menuju Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin untuk mengikuti takbiran.

Pada Kamis (24/8) Presiden bersama rombongan akan melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Di masjid ini pula, Presiden menyerahkan hewan kurban.

beritasatu.com

================================================================================

Petugas yang Mengawal Gayus Dipindah ke Bagian Administrasi

Kepala Biro Humas Kemenkumham Ansarudin mengatakan bahwa dua petugas yang mengawal terpidana kasus korupsi Gayus Tambunan telah diberi sanksi ditugaskan di bagian administrasi. Sanksi tersebut diberikan setelah tim Direktorat Jenderal Pemasyarakatan selesai melakukan pemeriksaan terkait pelanggaran yang dilakukan Gayus karena makan di restoran.

“Petugas pengawalan Gayus saat ini sudah ditarik menjadi staf Lapas Sukamiskin dan tidak berhubungan langsung dengan narapidana,” kata Ansar, di Kantor Ditjen PAS, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2015).

Pemeriksaan tim Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dipimpin oleh Direktur Bina Keamanan dan Ketertiban, Charles Maail. Pemeriksaan masih akan dilanjutkan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa Gayus mengajak dua pengawal dari lapas dan seorang personel kepolisian untuk makan di sebuah restoran di Jakarta Selatan. Ajakan makan itu dilakukan setelah Gayus menghadiri sidang perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Utara. Adapun izin untuk Gayus menghadiri sidang tersebut dikeluarkan pada 9 September 2015.

Dalam foto yang “dijepret” oleh polisi yang mengawal Gayus, terdapat juga dua perempuan dan tampak beberapa handphone di atas meja. Tapi Gayus mengaku bahwa perempuan itu adalah teman dari rekannya yang pandai menghitung pajak dan handphone tersebut bukan miliknya.

“Semuanya masih dalam penyidikan lebih lanjut,” ucap Ansar.

kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − 1 =