Fast Break 25 Agustus 2014 jam 14.00
FastBreak , August 25, 2014, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

Indonesia Timur Tak Kena Pembatasan BBM Subsidi

bbm (2)

Senior Vice President Fuel Marketing and Distribution PT Pertamina (Persero) Suhartoko menyatakan hanya Nusa Tenggara Barat (kecuali Pulau Lombok), Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat yang tak mengalami pembatasan kuota bahan bakar minyak bersubsidi. Sehingga, potensi antrean dan kehabisan BBM subsidi di wilayah itu lebih kecil dibanding Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

“Yang di sana (Indonesia timur) kami penuhi semua kebutuhannya. Yang di Jawa dan lain-lain kami batasi sesuai kuota harian,” kata Suhartoko saat dihubungi, Ahad, 24 Agustus 2014.

Pembatasan kuota di wilayah Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi itu, kata Suhartoko, untuk mencapai target penurunan konsumsi Premium sebanyak 5 persen per hari dan 20 persen per hari untuk Solar. Imbas dari pembatasan distribusi BBM subsidi sesuai kuota itu adalah terjadinya antrean panjang di SPBU atau BBM yang habis sebelum 24 jam. “Soalnya yang membeli kan enggak dibatasi sementara pasokannya dibatasi. Bisa jadi ke depan habisnya lebih cepat lagi,” tuturnya.

Menurut Suhartoko, jika tak dilakukan pembatasan pasokan ke SPBU, kuota BBM subsidi nasional yang tersisa sekarang hanya bisa digunakan sampai 18 hari hari ke depan. Perhitungan itu berdasarkan angka konsumsi BBM subsidi di seluruh Indonesia yang mencapai 79-80 ribu kiloliter per hari. “Karena memang jatahnya segitu. Kalau memang ke depan mau diubah lagi kuotanya oleh negara, ya kami buka,” katanya.

Lewat siaran pers, Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan terjadinya antrean dan habisnya BBM subsidi lebih cepat dari biasanya merupakan konsekuensi dari pembatasan volume BBM subsidi oleh pemerintah. Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan 2014, kuota BBM subsidi yang sebelumnya 48 juta kiloliter sampai akhir tahun, dipotong jadi 46 juta kiloliter. Volume itu tak boleh lebih.

“Habisnya alokasi harian BBM bersubsidi di SPBU pada sore hari merupakan konsekuensi logis dari pengaturan penyaluran BBM bersubsidi sesuai sisa kuota yang ditetapkan dalam UU APBN-P 2014,” kata Ali Mundakir.

Pertamina mengatur distribusi BBM bersubsidi secara prorata sesuai alokasi volume untuk masing-masing SPBU dan lembaga penyalur lainnya sejak 18 Agustus 2014. Jika kuota harian habis sebelum waktunya, maka Pertamina tak akan memberikan pasokan tambahan lagi.

tempo.co

================================================================================

Senin ini Pemkot Yogya Buka Pendaftaran Calon Praja IPDN

Senin (25/8/2014) Pemerintah Kota Yogyakarta mulai membuka pendaftaran peserta calon praja IPDN tahun 2014. Pendaftaran tersebut akan dibuka hingga tanggal 30 Agustus mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Yogyakarta, Maryoto menyebutkan bahwa semua warga yang ber KTP Kota Yogyakarta bisa mendaftar menjadi calon praja IPDN tahun 2014. “Pendaftaran besok Senin mulai dibuka, kita hanya menerima saja, kita yang memfasilitasi penerimaan,” kata Maryoto, Minggu (24/8/2014).

BKD Kota Yogyakarta sendiri hanya melakukan tugas sebagai fasilitator pendaftaran. Sementara itu untuk pelaksanaan seleksi berada di tangan pusat. Berbeda dengan pendaftaran CPNS yang dilakukan secara online, pendaftaran calon praja IPDN ini dilakukan secara offline.

Masyarakat yang ingin mendaftar harus datang ke Kantor BKD Kota Yogyakarta di Kompleks Balai Kota Yogyakarta dengan membawa persyaratan dibutuhkan. Nantinya, persyaratan pendaftar akan langsung dicek oleh petugas, selain itu pengecekan fisik pendaftar seperti tinggi dan berat badan akan langsung dilakukan saat itu juga.

“Yang ingin mendaftar bisa langsung ke Kantor BKD, dengan membawa persyaratan yang dibutuhkan. Nantinya langsung akan di cek fisiknya, seperti tinggi badan dan berat badan,” kata Maryoto.

Adapun, beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pendaftar antara lain adalah berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun per 1 Desember 2014, nilai rata-rata ijazah minimal 7,00 dengan tahun kelulusan 2012, 2013 dan 2014.

Tinggi badan 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita. Serta tidak bertato atau bekas tato dan bagi pelamar pria tidak bertindik atau bekas tindik, dan juga tidak mengunakan kacamata atau lensa kontak.

tribunjogja.com

================================================================================

Kejuaraan Atletik Asia Selatan

Paralimpian Indonesia dari kejuaraan atletik difabel Asia Selatan, berhasil membawa dua medali emas dan sekeping perak. Kejuaraan atletik para penyandang difabel Asia Selatan, berlangsung di Srilanka, Selasa – Sabtu (19-23/8). Setiyo Budi Hartanto meraih gelar juara di nomor lompat jauh dengan jarak lompat 6,7 meter. Satu emas lainnya diraih Martin Losu di lintasan lari sprint 200 meter dengan catatan waktu 23,15 detik. Martin juga meraih perak lintas 100 meter dalam waktu 11,35 detik. Kedua paralimpian itu bersaing dengan klasifikasi T47 dari sejumlah negara peserta.

‘’Saya bersyukur bisa meraih hasil terbaik. Event ini sekaligus digunakan sebagai try out guna menghadapi Asian Para Games di Incheon, Korea, Oktober mendatang,’’ kata Setiyo, Senin (25/8).

Keduanya berstatus penghuni pelatnas Asian Para Games yang digelar National Paralympic Committee (NPC) Indonesia di Solo, sejak pertengahan Juli lalu. Mereka beradu ketangguhan pada single event

bertajuk Srilanka Army Para Games Atletics Championship 2014 itu. Atlet-atlet dari enam negara bersaing pada ajang itu, yakni tuan rumah Srilanka, India, Pakistan, Singapura, Vietnam dan Indonesia.

Presiden NPC Senny Marbun menyambut gembira prestasi dua paralimpian itu. Dia berharap prestasi keduanya bisa berkembang, sehingga bisa meraih posisi terbaik di Asian Para Games – Incheon, Korea.

‘’Memang berat, persaingan di Incheon mendatang, sebab atlet-atlet dari berbagai negara se-Asia bakal beradu ketangguhan. Tapi bukan tidak mungkin, keduanya bisa meraih prestasi bagus. Mereka juga mempersiapkan diri untuk meraih tiket ke Para Olympic di London,’’ jelas Senny.

suaramerdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 1 =