Fast Break 28 September 2015 jam 17.00
FastBreak , September 28, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

Jelajahi Borobudur & Prambanan Bisa Via Google Maps

fb sore (1)

Ada pengalaman baru jika Anda penggemar aplikasi Google Maps. Salah satunya, kawasan wisata Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, saat ini sudah bisa dijelajahi menggunakan peta digital tersebut.

Tidak hanya itu beberapa obyek wisata lainnya seperti Candi Prambanan, Kompleks Ratu Boko maupun Museum Nasional di Jakarta juga bisa diakses.

“Keindahan Candi Borobudur bisa disejajarkan dengan obyek wisata dunia lainnya seperti Taj Mahal di India,” ungkap Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Google Indonesia Shinto Nugroho, saat peluncuran Street View Borobudur di kompleks Candi Borobudur, Magelang, Minggu, (27/9/2015).

Peluncuran gambar Street View dari candi Borobudur ini bisa diakses melalui Google Maps. Acara peluncuran ini bertepatan dengan peringatan Hari Pariwisata Dunia.

“Misi Google adalah untuk mengorganisasi informasi dunia, membuatnya mudah diakses dan bermanfaat bagi semua orang,” katanya.

Shinto menambahkan, bersamaan acara tersebut juga diluncurkan Google Cultural Institute untuk Indonesia. Adanya gambar Street View Borobudur dan kisah sejarah di Cultural Institute diharapkan bisa membantu pelestarian budaya dan sejarah bagi generasi muda.

Selain itu ada sekitar 200 artefak koleksi Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur dan Ratu Boko serta koleksi Museum Nasional di Jakarta yang bisa dipelajari dalam jaringan melalui Google Cultural Institute.

“Keindahan Candi Borobudur, Prambanan dan Museum Nasional bisa diakses langsung melalui Google Maps. Di era digital ini, kebanyakan wisatawan sebelum datang ke lokasi selalui mencari informasi melalui internet. Kehadiran Google Maps sangatlah membantu,” katanya.

Dengan Street View, pengguna bisa memanfaatkan gambar panorama 360 derajat untuk melihat destinasi sebelum tiba di tempat tujuan, sebagai panduan mengemudi atau mengenal kota tempat tinggalnya lebih dalam lagi.

Selain itu, dunia bisnis di Indonesia dapat merasakan manfaat dari teknologi Street View dengan meletakkan Google maps secara langsung di situs web mereka sehingga mudah diakses.

“Bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia, Street View dapat digunakan untuk merencanakan perjalanan atau mengeksplorasi sebuah negara sebelum berlibur di suatu tempat yang menjadi tujuan mereka,” pungkas Shinto.

Sementara itu Purwanto dari PT Taman Wisata Candi Borobudur menambahkan, adanya fasilitas tersebut diharapkan mampu menambah jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke Borobudur. Bertambahnya jumlah wisatawan yang datang berkunjung akan memberikan dampak bagi kemajuan perekonomian Indonesia.

Media pun diajak berkeliling candi mengikuti Eco Tracker yang bertugas menjadi pemandu yang digunakan sebagai Street View. Alat seberat lebih kurang 18 kilogram itu mampu menjelajahi semua bangunan dan lorong-lorong candi Budha peninggalan abad 9 Masehi itu.

detik.com

—————————————————————————————————————————————–

BlackBerry Pastikan Kehadiran Ponsel Android Perdana

Setelah banyak rumor beredar, raksasa teknologi asal Kanada, BlackBerry dilaporkan telah mengkonfirmasi rencana perilisan ponsel berbasis Android.

Pihak BlackBerry mengatakan bahwa “perusahaan berencana meluncurkan perangkat flagship yang akan berjalan menggunakan OS Android dengan sistem keamanan BlackBerry.”
Dengan segelintir kabar yang mencuat, awalnya BlackBerry bakal menamakan handset tersebut dengan sebutan Venice, namun belakangan terungkap ponsel Android itu diberi nama Priv.

Selain itu ponsel Android pertama dari BlackBerry ini bakal bermodel slider phone dan tetap menggunakan papan ketik fisik Qwerty khasnya.

Slider phone sendiri adalah konsep ponsel dengan layar sentuh dan papan ketik yang digeser ke luar (slide-out keyboard).

Saat mengumumkan laporan keuangan kuartal kedua 2015, BlackBerry juga menyatakan, pihaknya sedang fokus pada pencapaian yang menguntungkan di bisnis handset.

“Saya mengkonfirmasi rencana kami untuk merilis Priv, perangkat Android dari BlackBerry,” ujar CEO BlackBerry John Chen.

Ia melanjutkan, “Priv menyatukan sistem keamanan BlackBerry dan produktivitasnya, lengkap dengan ekosistem aplikasi mobile luas yang tersedia di platform Android.”

Kabarnya, ponsel Android BlackBerry ini kemungkinan dirilis pada November mendatang dan dilepas di pasaran secara online dan offline.

Dengan adanya ponsel BlackBerry berbasis Android, perusahaan tetap menekankan bahwa mereka tidak menyingkirkan sistem operasi sendiri.

Pihak perusahaan turut mengkonfirmasi, bahwa OS BlackBerry 10 tetap akan dikembangkan dan tak lama lagi diluncurkan versi terbarunya, sekitar bulan Maret 2016.

Beberapa waktu lalu, Director Corporate Communications BlackBerry Asia Pacific, Matt Stewart sempat mengatakan kepada CNN Indonesia, perusahaan memang akan terus memercayai OS BlackBerry 10.

BlackBerry 10 sendiri bukan sesuatu yang asing bagi Android. Karena sistem operasi ini memberikan jalan bagi aplikasi Android untuk bisa diinstal dan berjalan di perangkat tersebut, langkah itu juga sebagai bentuk agar BlackBerry 10 makin diminati oleh pengguna.

cnnindonesia.com

—————————————————————————————————————————————–

Kementerian LHK Duga 286 Perusahaan Terlibat Pembakaran Lahan

Sebanyak 286 perusahaan akan diperiksa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta aparat Kepolisian. Pemeriksaan terkait bencana kebakaran hutan dan lahan gambut yang terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan jumlah itu akan bertambah seiring proses penyelidikan yang dilakukan pihaknya dan Polri.

“Sebenarnya sudah banyak (perusahaan) yang menyusul (untuk diperiksa). Yang sudah kita siapkan ada 139, ditambah 147. Itu hari ini. Setelah kita analisis, nambah lagi,” kata Siti di Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2015).

Ia menerangkan, berdasarkan data pertanggal 9 September 2015, lahan gambut yang terbakar didominasi lahan milik masyarakat dan perusahaan. Kebakaran diduga dipicu karena mereka hendak membuka lahan dengan cara yang tidak mengindahkan kaidah-kaidah lingkungan.

“Data yang setelah tanggal 9, kebanyakan (kebakaran) di lahan masyarakat dan lahan HGU (Hak Guna Usaha). Ini memang ada indikasi oleh mereka yang mulai membuka lahan perkebunan. Jadi bukan di hutannya yang banyak,” ujar Siti.

Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti sebelumnya telah menetapkan 127 orang sebagai tersangka dari 132 kasus pembakaran hutan yang terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Selain itu, ada 10 perusahaan yang dianggap bertanggung jawab dalam sejumlah kasus yang menyebabkan kabut asap di 6 provinsi di Sumatera dan Kalimantan.

“Dari 132 kasus, 127 orang ditetapkan sebagai tersangka dan 10 korporasi. Itu yang sedang dilakukan penyidikan oleh Polri, baik di Sumatera atau Kalimantan. Tinggal mencari alat bukti dari para tersangka,” ujar Badrodin di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Selasa 15 September 2015. ‎

Terkait sedikitnya jumlah perusahaan atau korporasi yang ditetapkan bertanggung jawab terhadap sejumlah kasus pembakaran hutan, Badrodin menilai penetapan pelaku dari kalangan korporasi harus dilakukan secara cermat dan berdasarkan bukti-bukti yang kuat.

Dia beralasan, sebagian perusahaan berupaya untuk menghindar dengan berpura-pura sebagai korban. Padahal, perusahaan itu yang membakar lahannya sendiri.

liputan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × five =