Fast Break 5 Oktober 2015 jam 14.00
FastBreak , October 5, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

Malaysia Siap Bantu Indonesia Atasi Kebakaran Hutan

palembang-ditelan-kabut-asap-begini-penampakannya-1_20150925_211720

Departemen Pemadam Kebakaran dan SAR Malaysia, Minggu (4/10/2015), menyatakan siap membantu Indonesia dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah mereka.
Seorang pejabat tinggi Departemen Pemadam Kebakaran Malaysia, Wan Mohd Noor Ibrahim, mengatakan bahwa pihaknya siap jika Indonesia membutuhkan dukungan dalam menanggulangi masalah kabut asap yang telah mempengaruhi kualitas udara di beberapa negara tetangga itu.
“Biasanya, ketika sebuah negara asing meminta bantuan dari negara kita untuk mengatasi bencana, mereka pasti akan menghubungi pemerintah kita terlebih dahulu,” katanya, seperti dikutip dari Channelnewsasia.com.
“Dengan demikian, kami siap untuk membantu jika situasi itu terjadi, tapi itu tergantung pada pemerintah sendiri yang akan memutuskan apakah akan mengirim personil departemen pemadam kebakaran untuk bergabung ke dalam misi untuk memadamkan kebakaran hutan di Indonesia.”
Menurutnya Departemen Pemadam Kebakaran Malaysia memiliki sumberdaya dan keterampilan yang mumpuni untuk melaksanakan operasi pemadaman api di hutan Sumatera dan Kalimantan.
“Kebakaran hutan adalah berbeda dengan kebakaran biasa, karena hutan sangatlah besar. Hal itu menuntut seluruh badan keamanan untuk menggunakan semua aset yang tersedia untuk memadamkan api karena operasi yang paling menantang,” katanya.
“Selain itu, operasi juga memerlukan banyak personil karena mencakup wilayah yang sangat besar,” dia menambahkan.

tribunnews.com

—————————————————————————————————————————————–

Jalur rel ganda Cikarang-Manggarai selesai 2017

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menargetkan proyek pembangunan rel ganda untuk Kereta Listrik (KRL) dan kereta api jarak jauh yang melewati jalur Cikarang-Manggarai selesai 2017.

“Kami tergetkan selesai sekitar tahun 2017 akhir atau 2018,” kata Jonan ketika meninjau pembangunan proyek rel ganda di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Minggu malam.

Ia mengungkapkan tujuan proyek ini untuk menambah frekuensi jadwal kereta api dan KRL yang melintas agar tidak antre lama.

“Double track tujuannya supaya perjalanan KRL itu bisa menjadi independen dari Cikarang ke Manggarai. Terutama Bekasi ke Manggarai, sehingga jika jumlah KRL-nya ditambah itu frekuensinya masih bisa. Kalau sekarang kan gantian ini double track-nya dengan kereta non-KRL, kereta jarak jauh, dan sebagainya,” katanya.

Dia menyimpulkan jalur ini bisa digunakan untuk memisah antara KRL dan kereta api yang melintas di jalur yang sama.

“Ya, yang ada kabel listriknya atau yang lama, itu tetap dipakai oleh KRL, dan yang ganda bisa digunakan kereta lain,” kata Jonan.

Untuk pembebasan lahan sudah dilakukan sesuai kebutuhan pembuatan jalur, namun ada yang belum selesai di antara jalur Bekasi dan Cikarang.

“Ya saat ini prosesnya masih sekitar 20 persen, mudah-mudahn cepat selesai,” katanya tanpa mengungkapan total anggaran dibutuhkan dengan alasan lupa.

Jonan naik KRL jurusan Jakarta Kota menuju Bekasi untuk memantau perkembangan proyek double double track (DDT) dan double track (DT) itu.

“Kita naik kereta listrik saja biar cepat sampai,” kata Jonan yang berangkat dari Stasiun Manggarai sekitar pukul 17.00 WIB ke Stasiun Bekasi, Jawa Barat.

Di dalam gerbong kereta Jonan sempat berselfie dengan para penumpang KRL dan berdiri sepanjang perjalanan seperti penumpang biasa karena padatnya penumpang.

Salah seorang penumpang sempat menggambar sketsa wajah Jonan selama berdiri sepanjang perjalanan.

“Lho kok bagus yang ada di gambar, daripada aslinya?,” kata Jonan diringi tawa beberapa penumpang KRL.

Perjalanan dari Stasiun Manggarai menuju Stasiun Bekasi ditempuh selama 25 menit.

antaranews.com

—————————————————————————————————————————————–

Pembangunan Stadion Kabupaten Magelang Tahap IV Mundur

Pembangunan stadion Kabupaten Magelang tahap IV hingga saat ini masih dalam proses lelang di unit Pengadaan Lelang (ULP).

Padahal, sebelumnya Dinas Pekerjaan Umum Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUESDM) Kabupaten Magelang merencanakan pembangunan akan dilakukan pada pertengahan bulan Mei lalu.

“Saat ini, lelang masih berlangsung. Jika tidak ada kendala, lelang diperkirakan selesai pertengahan bulan Oktober ini,” jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPUESDM), Sutarno.

Dia menjelaskan, nantinya, setelah lelang, pihaknya akan langsung mengerjakan dengan tenggat waktu 75 hari. Pembangunan tahap IV ini, nantinya akan diperkirakan rampung pada bulan Desember mendatang.

Pihaknya mengaku hanya bisa menunggu lelang selesai untuk tahapan pembangunan selanjutnya. Meskipun, mundur dari rencana yang diperkirakan Mei lalu.

Dia mengatakan, sejumlah pekerjaan penyempurnaan yang akan dilaksanakan antara lain pengerasan jalan dan pengaspalan.

Selain pengerasan jalan, beberapa pekerjaan lain yang dilaksanakan yakni pemasangan paving block di lahan parkir, membuat toilet di area parkir, mempercantik taman di halaman depan, pembuatan pintu depan dan pengecatan pagar dalam stadion.

“Pada anggaran perubahan, kita juga mengusulkan tambahan untuk pekerjaan halaman sisi utara. Rencananya, kita akan mengusulkan Rp3 miliar untuk pengaspalan/overlay,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan tahap IV stadion di perbatasan Desa Bumirejo, Kecamatan Mungkid, dengan Desa Pasuruhan (Mertoyudan) dianggarkan sebesar Rp2 miliar melalui APBD 2015.

Selain pelaksanaan pembangunan tahap IV, Pemkab juga berencana mengembangkan kapasitas stadion dengan menambah berbagai prasarana dan fasilitas penunjang yang diperlukan.

Antara lain, membuat tribun baru di sisi Utara dan Selatan, agar bisa menampung penonton dalam jumlah lebih banyak.

Dana untuk pembangunan tribun baru tidak berasal dari APBD Kabupaten. Tetapi dimintakan bantuan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora).

Usulan bantuan dana hampir Rp30 miliar sudah disampaikan ke pusat. Untuk membangun tribun sekitar Rp15 miliar, dan sisanya untuk memasang lampu penerangan stadion agar bisa digunakan untuk menggelar pertandingan di malam hari.

tribunjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × one =