Fast Break 7 Oktober 2015 jam 17.00
FastBreak , October 7, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

fb sore

DPR Siapkan RUU Pengampunan Nasional, Aturan untuk Ampuni Koruptor

 Ternyata, DPR sedang merancang Undang-undang yang bisa mengampuni tindak pidana termasuk koruptor asalkan duit hasil kejahatan itu dikembalikan ke negara.

“Yang hasil korupsi, pelarian modal, pengemplang pajak, uangnya dilaporkan kepada otoroitas keuangan dan otoritas fiskal dan dimasukkan ke Indonesia. Maka nanti diampuni,” kata anggota Baleg dari PDIP Hendrawan Supratikno ketika berbincang, Rabu (7/10/2015).

RUU yang dimaksud adalah RUU Pengampunan Nasional. RUU ini sedang diproses di Badan Legislasi (Baleg) DPR untuk bisa masuk Program Legislasi Nasional 2015-2019.

Hendrawan menyatakan, RUU tersebut tak memandang dari mana asal-usul kejahatan uang tersebut. Namun demikian yang menjadi tujuan utama adalah agar uang tersebut bisa kembali ke negara. Namun bukankah itu merupakan tindak pidana yang perlu dihukum?

“Ini upaya meniadakan tuntutan pidananya. Sekarang kita mau bersikukuh menjadi malaikat atau menerima uang itu? Kalau kita bersikukuh menjadi malaikat, negara lain bertepuk tangan, nanti luar negeri mempersilakan setan-setan datang ke Singapura untuk menyimpang uangnya,” kata Hendrawan.

Bila nanti uang dari luar negeri bisa didapatkan, maka itu bisa mengurangi desakan untuk berhutang luar negeri. Pengampunan pajak seperti ini harus dilakukan agar para koruptor mau mengembalikan uangnya ke negara. Bila tidak diampuni, mereka tak akan mau mengembalikan uangnya.

“Kalau tidak diampuni, mereka akan terus bergentayangan di luar negeri,” kata Hendrawan.

Pajak yang menarik (tak kelewat membebani) akan dikenakan untuk para pelaku tindak pidana yang mengembalikan uangnya ke negara.

Namun tak semua dana hasil kejahatan bisa dikenakan pengampunan bila uangnya dikembalikan ke negara. Pengecualian dikenakan kepada dana terkait kejahatan terorisme, human traficking, dan kejahatan narkoba.

detik.com

===============================

Qatar dan PLN Bikin Pembangkit Listrik Rp 7 Triliun di Sumut

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menggandeng Nebras Power (PLN Qatar) untuk membangun pembangkit listrik baru di Sumatera Utara (Sumut). Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) tersebut memiliki daya 500 megawatt (MW). Rencana pengembangan selanjutnya ditugaskan ke PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) anak usaha PLN.

“PLN Qatar dan PLN Indonesia sepakat, akhirnya anak saja dikawinkan untuk membentuk perusahaan pembangkit 2 X 250 MW di Sumut,” kata Direktur Utama PJB, Muljo Adji, kepada detikFinance, Rabu (7/10/2015).

Proyek yang masuk program 35.000 MW untuk mengatasi krisis listrik di Sumut. Untuk lokasi, prosesnya masih ditentukan oleh PLN sebagai induk karena ada perhitungan terkait lahan hingga pasokan energi primer.

“Di sana sangat membutuhkan pasokan pembangkitan. Mereka pas-pasan, begitu musim kemarau, Pembangkit (PLTA) Asahan airnya turun atau gangguan unit yang besar langsung defisit,” ujarnya.

Untuk investasi, Qatar melalui Nebras Power akan mengguyur dana sekitar Rp 7 triliun. PJB sendiri mengambil porsi kepemilikan saham mayoritas serta akan mengambil proses untuk pengoperasian dan perawatan.

“Mereka mau PJB punya 51% saham. Pendanaan semua dari mereka,” jelasnya.

Selain dengan Qatar, PJB juga menggandeng Belanda untuk pengembangan listrik energi terbarukan dan ramah lingkungan untuk wilayah terpencil. Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTB) dibangun dengan memanfaatkan rumput laut sebagai bahan bakar. Proses ujicoba ini akan dilakukan di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Konsep ini diklaim yang pertama di dunia.

“Itu dibangun Minahasa Selatan di renewabale energy. Bayangkan kita bangun 10 MW di satu pulau pakai batubara. Ambil dari pulau lain jarak ratusan kilometer di situ, padahal bisa pakai sumber daya lokal seperti rumput laut, solar cell, kelapa sawit atau wind power,” ujarnya.

Tahap awal, PLN dan Belanda mengembangkan PLTB dengan kapasitas 10 MW. Bila berhasil, kapasitas akan terus ditingkatkan. Program ini juga akan memberdayakan pembudidaya lokal dalam memasok rumput laut setiap hari.

“Kita belajar 10 MW, kalau berhasil kita naikkan,” ujarnya.

detik.com

================================

PT KAI Buka Tarif Khusus Relasi Madiun-Yogyakarta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) VI-Yogyakarta akan memberlakukan tarif khusus relasi Madiun-Yogyakarta mulai Sabtu 10 Oktober 2015. Tarif khusus ini untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang terutama yang tidak tertampung kereta api (KA) Prameks.

Corporate Communications Manager PT KAI Daops VI-Yogyakarta, Gatut Sutiyatmoko, menyampaikan tarif khusus tersebut untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jasa KA dan antisipasi lonjakan penumpang KA yang tidak tertampung KA Prameks.

Dia menyampaikan kapasitas angkut KA Prameks terbatas, yakni 801 orang untuk KA Prameks yang menggunakan rangkaian KA berwarna kuning dan 456 orang untuk rangkaian merah.

“Banyak Pramekers yang tidak dapat tiket karena kapasitas angkut yang terbatas, terutama saat peak season. Oleh karena itu, pemanfaatan idle seat KA jarak jauh dengan tarif khusus ini bisa menjadi pilihan dan memudahkan masyarakat,” ungkap Gatut saat dihubungi Solopos.com, belum lama ini.

Dia menyampaikan pemanfaatan idle seat ini merupakan masukan dari pengguna jasa KA mengingat saat long weekend atau peak season tidak semua calon penumpang dapat tertampung. Namun dia mengatakan permintaan dari Madiun menuju Solo atau Jogja tidak sebanyak Solo ke Jogja.

“Pemanfaatan idle seat KA jarak jauh ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan karena semua KA termanfaatkan dengan baik,” kata dia.

Gatut menyampaikan tarif khusus tersebut hanya bisa dilayani saat masih ada kursi yang kosong dan jumlahnya pun terbatas.

Dia menjelaskan tiket tarif khusus ini mulai dilayani dua jam sebelum keberangkatan yang bisa dipesan di stasiun yang menjadi tempat singgah kereta KA jarak jauh tersebut.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan load factor KA Joglokerto cukup baik meski tergolong rute baru. Gatut mengatakan tingkat keterisian KA ini hampir naik dua kali lipat dari rute sebelumnya yang hanya melayani Solo-Jogja.

Dia menyampaikan load factor sebanyak 75% untuk rute Purwokerto-Solo tapi hanya 50%-60% untuk rute Solo-Purwokerto.

okezone.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 3 =