Fast Break 9 Oktober 2015 jam 14.00
FastBreak , October 9, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

Michel Platini

FIFA Resmi Sanksi Sepp Blatter, Michel Platini, dan Jerome Valcke

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi menjatuhkan sanksi kepada Presiden FIFA Sepp Blatter, Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke, dan Presiden Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) Michel Platini. Mereka disanksi oleh Komite Etik FIFA terkait skandal suap dan korupsi di tubuh organisasi tertinggi sepak bola tersebut.

Ketiganya dilarang berkecimpung di dunia sepak bola selama 90 hari ke depan. Sanksi ini pun secara otomatis memudarkan ambisi Blatter menduduki kursi pimpinan FIFA hingga Februari 2016 mendatang. Sementara, Platini pun tampaknya harus mengubur impiannya mencalonkan diri menjadi pengganti Blatter.

Sanksi 90 hari ini pun berpotensi diperpanjang hingga 45 hari selama penyelidikan masih berjalan. Itu berarti ketiga orang paling berpengaruh di sepak bola dunia dan Eropa ini bebas dari sanksi jelang enam hari pemilihan presiden FIFA pada 26 Februari nanti.

Selain mereka, Komite Etik FIFA pun menjatuhi sanksi kepada Chung Mong-Joon, anggota FIFA asal Korea Selatan. Mantan wakil presiden FIFA ini menerima sanksi lebih berat, yakni dilarang aktif dalam persepakbolaan selama enam tahun dan denda sebesar 67,924 pound (sekitar Rp 1,4 triliun).

Berikut beberapa kutipan pernyataan yang dikeluarkan FIFA di situs resminya:

“Persidangan komite etik yang diketuai Hans Joachim Eckert telah memutuskan menghukum Presiden FIFA, Joseph S. Blatter, Presiden UEFA dan Wakil Presiden FIFA Michel Platini, dan Sekjen FIFA, Jerome Valcke dalam kurun waktu 90 hari.”

“Durasi larangan bisa saja diperpanjang untuk periode tambahan dan tidak melebihi 45 hari. Mantan Wakil Presiden FIFA, Chung Mong-Joon juga dihukum selama enam tahun dan didenda sebesar 100,000 CHF (Swiss France). Selama masa tersebut, mereka dilarang terlibat dari segala aktivitas sepak bola di tingkat nasional dan internasional. Larangan berlaku sesegera mungkin.”

“Landasan keputusan ini diambil setelah investigasi dilakukan oleh pihak penyelidik komite etik. Ketua Persidangan, Dr Cornel Borbely. Sementara investigasi kepada Joseph S. Blatter dilakukan oleh Robert Torres, dan investigasi Michel Platini dilakukan oleh Vanessa Allard.”

“Sementara proses hukum terhadap perwakilan resmi sepakbola Korea Selatan Chung Mong-Joon telah dibuka sejak Januari 2015, berdasarkan temuan (bukti) dalam laporan investigasi, terkait proses pemilihan Piala Dunia 2018 atau 2022.”

metrotvnews.com

=================================

Menristek Dikti: 243 PTS Nonaktif Akan Dibina Sesuai Masalahnya

Menristek Dikti M Nasir menyatakan 243 perguruan tinggi swasta (PTS) yang dinonaktifkan akan dikelompokkan. Setelah itu PTS tersebut akan dibina sesuai dengan permasalahannya.

“Perguruan tinggi (yang dinonaktifkan) sedang mengalami masalah, pertama rasio dosen dan mahasiswa, kedua konflik antara yayasan dengan rektor, atau proses pembelajaran yang tidak sesuai,” ujarnya usai talkshow Indonesia Mencari Doktor di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Ganeca, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/10/2015).

Perguruan tinggi yang telah nonaktif itu akan dikelompokkan sesuai dengan masalahnya untuk dibina. Terkait masalah rasio dosen dan mahasiswa, menurutnya sudah ada peraturan menteri, di mana dikeluarkannya nomor induk dosen khusus (NIDK). Selama ini, penghitungan rasio dosen dan mahasiswa basisnya dosen yang memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN).

Menurutnya rasio ideal dosen dan mahasiswa untuk PTN jurusan eksak 1:20 dan sosial 1:30. Sementara swasta untuk eksak 1:30 dan sosial 1:45. “Sementara yang terjadi ada 1:100, 1:200 bahkan yang paling tinggi 1:750, bayangkan, gimana proses (perkuliahannya),” cetusnya.

“Kalau ini konfliknya yayasan, kita konsultasikan dengan pengadilan. Karena kalau konflik ini yang jadi korban mahasiswa. Kita ini melindungi mahasiswa, kalau terjadi terus menerus, bahaya.” tegasnya.

detik.com

=================================

Rencana Pembangunan Bandara Kulonprogo Abaikan PK Petani

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo bersikukuh melanjutkan tahapan prapembangunan Bandara Kulonprogo walaupun mendapat tentangan dari warga. Hingga kini pihaknya masih menunggu salinan putusan kasasi Izin Penetapan Lokasi (IPL) dari Mahkamah Agung (MA) untuk bertindak.

“Kalau secara hukum sah (ada salinan putusan kasasi IPL dari MA) kita tetap berjalan (proses tahapan prapembangunan bandara),” kata dia melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Kamis (8/10/2015).

Namun, ia tetap menghormati langkah hukum peninjauan kembali yang akan dilakukan warga penolak pembangunan bandara yang tergabung dalam kelompok Wahana Tri Tunggal (WTT) . “Mekanisme hukum yang ada kita hormati dan ikuti mekanisme yang ada,” katanya.

Ketika ditanyakan apakah langkah hukum yang akan dilakukan WTT akan mengganggu proses prapembangunan bandara, Hasto  menegaskan tidak.

“Kita akan tetap berjalan walaupun banyak pihak yang tidak setuju. Masyarakat tidak setuju itu bukan harga mati. Mereka tidak setuju karena banyak yang belum tahu terkait kepastian relokasi tanah dan penggantian tanah dari tim appraisal tanah independen,” katanya.

Sebelumnya Tim kuasa hukum WTT dari lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogayakarta Rizky Fatahillah mengatakan akan melakukan berbagai upaya hukum, salah satunya peninjauan kembali (PK) pengabulan gugatan ILP oleh Mahkamah Agung.

“Kami sedang menunggu salinan putusan kasasi dari MA. Setelah kami pelajari, akan kami lakukan tindakan hukum serta politik untuk mencari keadilan,” kata dia.

metrotvnews.com

==================================

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × two =