FastBreak 15 Agustus 2014 jam 10.00
FastBreak , August 15, 2014, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Fast Break

Sah, Inilah Uang NKRI yang Diterbitkan pada 17 Agustus

uang (1)

Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah mengumumkan uang Rupiah kertas pecahan Rp 100.000 Tahun Emisi 2014 mulai diberlakukan, dikeluarkan, dan diedarkan di Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2014.

Secara umum, desain uang rupiah kertas pecahan Rp 100.000 Tahun Emisi 2014 tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan dengan uang Rupiah kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2004 yang beredar saat ini.

“Perbedaan utama antara lain dikenali dari frasa ‘Negara Kesatuan Republik Indonesia’ pada bagian muka dan belakang uang dan penandatangan uang dari yang sebelumnya Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia menjadi Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam pernyataan resminya, Kamis (14/8/2014).

Tirta menjelaskan, penggunaan frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia” serta tanda tangan Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan mewakili pemerintah dalam uang NKRI menegaskan makna filosofis Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara yang harus dihormati dan dibanggakan seluruh warga negara Indonesia.

“Penghargaan warga negara Indonesia pada mata uangnya sendiri akan mendorong berdaulatnya rupiah di negeri sendiri, dan pada gilirannya diharapkan Rupiah akan sejajar dengan mata uang utama dunia lainnya,” ujar Tirta.

Setelah penerbitan uang Rupiah kertas pecahan Rp 100.000 Tahun Emisi 2014, pengeluaran uang untuk pecahan lainnya dengan ciri-ciri umum sebagaimana diatur dalam UU Mata Uang akan dilakukan secara bertahap.

“Dengan berlakunya uang rupiah kertas pecahan Rp 100.000 Tahun Emisi 2014 ini, uang rupiah kertas pecahan Rp 100.000 Tahun Emisi 2004 masih tetap berlaku sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran,” papar Tirta.

kompas.com

================================================================================

127 Jasad dari Malaysia Airlines MH17 Teridentifikasi

Para ahli forensik Belanda telah mengidentifikasi 127 korban dari pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di Ukraina pada Kamis (17/7/2014). Namun, baru 20 nama yang sudah dikirimkan kepada keluarga masing-masing pada Kamis (14/8/2014).

“Dari 20, sekitar 15 orang Belanda. Kebangsaan sisa korban tidak disebutkan,” menurut laman kantor berita Belanda, NOS. Saat pesawat jatuh, di dalam Boeing 777 itu terdapat 298 orang penumpang dan awak pesawat, dengan mayoritas merupakan warga negara Belanda dan ada 12 warga negara Indonesia di dalamnya.

Investigasi atas kecelakaan ini menurut pejabat peradilan Belanda, Kamis, melibatkan puluhan pejabat dan sekitar 200 penyelidik. “Sejauh yang kami tahu, ini adalah investigasi kriminal terbesar dalam sejarah Belanda,” ujar pernyataan dari kantor kejaksaan Belanda.

kompas.com

================================================================================

Hari Ini, Presiden SBY Pidato Kenegaraan dan Sampaikan Nota Keuangan di DPR

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan penyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Jumat (15/8/2014).

Pidato kenegaraan ini rutin dilakukan para presiden menjelang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Pidato kenegaraan akan disampaikan pada pukul 09.00 WIB terkait sejumlah isu dan juga berbagai sektor kehidupan nasional.

Nota Keuangan

Selain menyampaikan pidato kenegaraan, Kepala Negara pada pukul 14.30 WIB juga akan menyampaikan Rancangan Undang-Undangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 disertai nota keuangan pada rapat paripurna pembukaan masa sidang I DPR untuk tahun sidang 2014.

Presiden akan didampingi Wakil Presiden Boediono, para menteri anggota kabinet dan sejumlah pejabat. Acara tersebut juga akan dihadiri oleh para pimpinan lembaga negara lain.

kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − eleven =