FastBreak 17 April jam 14.00
FastBreak , April 17, 2013, admin

Mungkin baru ini pertama sekali terjadi dalam sejarah kepolisian di Indonesia. Jabatan kepala pos polisi (kapospol) di Polres Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) rencananya akan dipilih langsung oleh rakyat. Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufik menjelaskan, pihaknya akan melaksanakan pemilihan kapospol Laras di Kecamatan Bandar Huluan. Rencananya pemilihan akan dilakukan Rabu pada (17/4/2013) sore.

Adapun pertimbangan dilakukan pemilihan menurutnya, jabatan kapospol merupakan ujung tombak polisi dalam melayani masyarakat. Selain itu pertimbangan lain karena pejabat kapospol lama belum lama ini meninggal dunia. Pejabat lama dikenal dikenal sangat dekat dengan masyarakat.

“Kita ingin Kapolpos dikenal dan dekat dengan masyarakat. Jadi saya tidak ingin salah menempatkan anggota,” ujar Andi di Polres Simalungun, di Pematang Raya Kecamatan Raya, Rabu pagi.

Ditambahkannya, proses pemilihan nantinya seperti pemilihan kepala desa. Beberapa calon kapospol akan diberikan kesempatan menyampaikan visi misi dan program kerja mereka . Setelah itu, masyarakat akan diberikan kesempatan memilih langsung. Acara pemilihan juga sebagai bentuk silaturahmi dan kemitraan Kapolres Simalungun dengan masyarakat.

“Meski jabatan kapolpos merupakan wewenang saya, namun saya akan keluarkan surat keputusan pengangkatan berdasarkan hasil pemilihan,” jelas lulusan Akpol 1994 ini.

___________________________________________

Pengamat film JB Kristianto mengatakan pasar film bukan berdasarkan jumlah penduduk tetapi pasar film ada pada bioskop. Di Indonesia sendiri, hanya 13 persen masyarakat yang bisa memiliki akses ke bioskop “Pasar kita yang riil adalah bioskop. DKI Jakarta, 37 persen menguasai pasar. Hanya 13 persen rakyat Indonesia yang bisa akses ke bioskop. Grup 21/XXI memiliki 654 layar, 153 bioskop, Blitzmegaplex memiliki 76 layar, 9 bioskop,” katanya saat diskusi film nasional di kawasan Epicentrum, Jakarta, Selasa (16/4).

Editor situs filmindonesia.or.id tersebut menambahkan film karya Indonesia lebih banyak diputar di jaringan bioskop 21 bukan di Blitzmegaplex dan XXI. Menurutnya berdasarkan hasil data yang diperoleh, film nasional baru mengisi 24 persen layar, dan 26 persen jam tayang. Sisanya, bioskop menayangkan film asing. “Pasar film Indonesia lebih laris di pasar menengah ke bawah,” ujarnya. Berdasarkan data yang diperolehnya, ada 10 film Indonesia yang menduduki peringkat teratas dalam perolehan jumlah penonton di tahun 2013 berdasarkan tahun edar film. Air Terjun Pengantin Phuket berada di urutan pertama dengan jumlah penonton sebanyak 215.161 orang. Posisi kedua ditempati film Mika, kemudian Operation Wedding, Dead Mine, Rectoverso, KM 97, Jeritam Danau Terlarang, Belenggu, posisi terakhir film Madre.
__________________________________________

Seringkali apabila jaringan internet di beberapa situs mengalami gangguan akan muncul tulisan ‘Sorry, this page is not avalaible’ atau ‘error 404’ pada halaman depannya. Rupanya, hal ini tidak dapat dianggap remeh begitu saja.

Dilansir Metro, Rabu (17/4/2013), pesan 404 tersebut merupakan kode status respon HTTP yang menunjukkan bahwa halaman online yang dimaksud tidak dapat ditemukan. Bisa juga karena pengguna salah menuliskan alamat URL yang salah atau mengklik link yang sudah tidak lagi tersedia.

Namun, kesalahan 404 bisa memiliki peruntungan tersendiri, karena sadar ataupun tidak semakin banyak situs yang tidak dapat dibuka maka popularitasnya semakin terangkat. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh situs NotFound.org.

Uniknya, melalui pendaftaran di situs NotFound.org, beberapa situs web dapat menggunakan halaman 404 mereka untuk membantu kampanye untuk mencari anak yang hilang di Eropa. Adapun pada halaman 404 di situs yang menjadi bagian proyek NotFound tersebut, akan menampilkan pesan dengan gambar dan deskripsi anak yang hilang.

“Halaman 404 merupakan salah satu halaman yang paling dikenal di situs manapun. Ide mengintegrasikan pesan orang yang hilang di halaman 404 ini tampak menarik untuk kita, sebab halaman 404 merupakan landasan budaya di jejaring internet,” ujar petugas proyek Missing Children Europe yang menjadi salah satu organisasi di belakang NotFound.org, Valeria Setti.

“Kami selalu mencari saluran komunikasi baru untuk dapat mendistribusikan pesan anak-anak yang hilang. Sehingga, dapat meningkatkan peluang mereka untuk dapat kembali ke rumah berkumpul bersama keluarganya,” lanjutnya.

Saat ini, hampir 3000 situs yang telah bergabung dengan NotFound.org sejak proyek ini diluncurkan pada September lalu. Bahkan, halaman 404 yang menampilkan gambar seorang anak yang hilang telah dilihat lebih dari 13 juta kali.

Rencananya, pada Hari Anak Hilang Internasional (International Missing Children’s Day) yang jatuh pada 25 Mei mendatang, skema situs ini akan ditampilkan dalam situs di enam negara lainnya, termasuk Inggris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − two =