FastBreak 18 April 2013 jam 10.00
FastBreak , April 18, 2013, admin

Muenchen – Indonesia telah menunjukkan kepercayaan sangat kuat dan kedekatan hubungan sampai pada mitra strategis. Demikian disampaikan Duta Besar RI untuk Republik Federal Jerman Dr. Eddy Pratomo seusai upacara pembukaan Bauma 2013, sebuah pameran khusus perdagangan terbesar di dunia untuk mesin-mesin konstruksi, mesin berat dan ringan untuk pembangunan, pertambangan, dan alat-alat transportasi-logistik di Muenchen, Jerman.

“Terpilihnya Indonesia sebagai negara mitra di Bauma dan sebelumnya pada pameran pariwisata internasional ITB Berlin, menunjukan kepercayaan kuat pihak Jerman pada Indonesia. Hal ini juga menunjukan kedekatan hubungan bilateral Indonesia dan Jerman sebagai mitra strategis,” ujar Dubes.

Menurut Dubes, partisipasi Indonesia sebagai negara mitra Bauma 2013 telah menjadi salah satu elemen penting kemitraan komprehensif Indonesia-Jerman yang tertuang dalam Deklarasi Jakarta dan diluncurkan oleh kepala pemerintahan kedua negara pada saat kunjungan Kanselir Angela Merkel ke Indonesia, 10-11 Juli 2012.

“Partisipasi Indonesia ini merupakan highlight kemitraan kedua negara dalam kerjasama di bidang infrastruktur, yang menjadi salah satu fokus kegiatan bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2013,” tandas Dubes.

Pameran Bauma sendiri merupakan pameran yang terbesar di dunia, yang diadakan tiga tahun sekali selama 7 hari di München. Pada tahun 2010, Bauma berhasil menarik lebih dari 3.000 eksebitor dan sekitar 415.000 pengunjung manca negara.

Tahun ini adalah penyelenggaraan yang ke-30 dan akan berlangsung pada tanggal 15 April – 21 April 2013 dan diikuti oleh lebih dari 3.400 eksebitor dari 57 negara.

_______________________________________________

Beberapa waktu lalu, kenaikan harga tiket masuk Candi Borobudur untuk wisatawan mancanegara, sempat dikhawatirkan akan menurunkan jumlah kedatangan turis luar negeri. Nyatanya, jumlah turis mancanegara yang datang malah meningkat.

“Ah tidak, malah banyak kok turis luar yang datang,” kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko (PT TWCBPRB), Purnomo Siswoprasetjo saat ditanya detikTravel usai jumpa pers Sayembara Konsep Desain Pengembangan Zona III – V Kawasan Prambanan, di Gedung Jakarta Design Centre (JDC), Lantai 7, Jl Gatot Subroto, kavling 53, Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Menurutnya, sampai saat ini belum terdengar ada protes soal harga tiket masuk wisatawan mancanegara ke Candi Borobudur. Protes soal perbedaan harga masuk antara turis domestik dan mancanegara juga tidak ada.

“Tidak ada protes, malah yang datang meningkat terus,” tutur Purnomo.

Saat ini, perbedaan harga tiket masuk pelancong dalam negeri dan luar memang cukup besar. Untuk turis domestik masuk dengan membayar tiket Rp 30.000/orang, sedangkan wisman Rp 190.000/orang.

_______________________________________-________

Sutradara film drama action Java Heat, Connor Allyn, mengatakan biaya produksi filmnya kali ini mencapai US$ 15 juta atau sekitar Rp 145,5 miliar. “Dana US$ 15 juta ini dari Amerika,” kata Connor.

Ia mengaku jumlah biaya produksi itu jauh lebih banyak dibanding dengan film laga garapannya terdahulu, Merah Putih. Film kolosal laga Merah Putih ternyata hanya menghabiskan biaya sebanyak US$ 2 juta atau sekitar Rp 19 miliar.

Film yang memadukan aktor-aktor Indonesia dengan aktor Hollywood ini mengambil lokasi syuting di Indonesia. Salah satu tujuan wisata terkenal Jawa Tengah, Candi Borobudur, pun menjadi lokasi syuting yang digunakan Connor dan para kru.

Selain mengarahkan film tersebut, Connor juga menjadi penulis skenario bersama Rob Allyn. Java Heat yang dibintangi Atiqah Hasiholan, Kellan Lutz, Mickey Rourke, Ario Bayu, Mike Lukock, dan Verdi Solaiman itu akan tayang di bioskop Tanah Air pada 18 April 2013.

[html5mp3small:14850]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + 11 =