FastBreak 23 April 2013 jam 10.00
FastBreak , April 23, 2013, admin

Semua penumpang Kapal Motor Marlin yang terapung lima hari lalu di sekitar perairan Pulau Banda dan Perairan Pulau Ambon berhasil dievakuasi tim SAR ke Ambon dalam keadaan selamat. Enam penumpang terakhir dievakuasi ke Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dengan menggunakan Kapal Tanjung Alang milik Polisi Air Polda Maluku.

Keenam penumpang ini langsung diangkut menggunakan bus dan ambulans, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Ambon di Kawasan Tantui untuk mendapatkan perawatan medis. Mereka adalah Esahu Sariyowa (50), Cak Tanate (52), Nimrot (49), Ricky Sariyowa (20), Lukas (50), dan satu ABK bernama Kalfin Makatita (30).

Kapolda Maluku Brigjen (Pol) Muktiono kepada wartawan di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Senin (22/4/2013) malam, mengatakan, keenam penumpang tersebut ditemukan personel Polair bersama sejumlah anggota tim SAR lainnya di Perairan Laut Banda dalam keadaan terapung.

“Alhamdulillah semuanya selamat, 15 ditemukan nelayan dan enam ditemukan oleh kami atas petunjuk para nelayan. Enam nelayan ini kami bawa langsung untuk dirawat dan istirahat dulu di RS Bhayangkara. Nanti, besoknya baru kami hubungi keluarganya untuk datang mengambil mereka,” ujar Muktiono.

Dia menjelaskan, tim yang mengevakuasi keenam penumpang tersebut berjumlah 18 orang, terdiri dari 8 personel Polair, dua tenaga dokter, tujuh anggota tim SAR, dan ditambah satu nelayan. Saat ditemukan, kondisi keenam penumpang tersebut sangat lemah.

“Kondisi mereka sangat lemah, mereka lalu diperiksa kesehatannya di atas kapal dan diberi makan dan minum,” kata Muktiono. Kapal naas tersebut terakhir ditemukan di perairan Laut Banda pada 62 mil laut dari Pulau Ambon, dengan titik koordinat 4 derajat, 22 menit, 576 detik Lintang Selatan dan 127 derajat, 46 menit, 908 detik Bujur Timur. (K54-12)
_______________________________________

Sebanyak 13 negara ikut membahas perkiraan potensi gempa yang masih tersimpan di Mentawai dengan kekuatan 8,9 skala richter (SR) yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Hotel Pangeran Beach, Padang yang dimulai 22-25 April 2013.

Kepala BNPB Syamsul Maarif mengatakan, acara bertema International Table Top Exercise (TTX) Mentawai Megathrust Disaster Exercise (DIREx) merupakan pelatihan peningkatan kapasitas dan kesiapan penanggulangan bencana terkait potensi megathrust 8,9 SR di Mentawai.

“Target kita adalah merumuskan kesiapsiagaan gempa di Mentawai dan dalam acara ini mengikut sertakan 13 negara yang terdiri 251 orang,” katanya, Senin (22/4/2013)

Dalam pembahasan tersebut pesertanya dari Negara ASEAN, Australia, Amerika, beberapa negara Asia Timur dan Eropa. Kata Syamsul,  TTX ini berlansung selama tiga hari, mulai dari akademik dan latihan. “Untuk sesi akademik itu meliputi pelatihan sistem peringatan dini tsunami, manajemen kedaruratan, mekanisme kerjasama internasional saat bencana,” ungkapnya.

Selain itu juga dalam acara tersebut membahas cara prosedur penggunaan aset-aset militer selama masa tanggap darurat, peran masyarakat internasional, serta sesi berbagi pengalaman menangani gempa dan tsunami dengan pemerintah Jepang. “Sementara sesi berikutnya adalah pelatihan bersama yang melibatkan pemangku kepentingan di tingkat domestik dan regional dalam menghadapi sejumlah skenario kejadian bencana besar,” katanya.

Selain itu pelatihan ini bertujuan untuk sinergisitas lintas sektoral, penguatan mekanisme komando, komunikasi dan koordinasi sipil-militer, penguatan mekanisme penanggulangan bencana alam yang melibatkan pelaku multi nasional. “Dari acara ini kita mengharapkan lahir Standard Operating Procedure (SOP), untuk kemudian dipraktekkan dalam gladi posko dan gladi lapangan tahun 2014 mendatang,” ungkapnya.

Isu megathrust Mentawai berkekuatan 8,9 SR, bermula dari penelitian geologi Institut Teknologi California, Kerry Sieh tahun 1994. Dan penelitian mendalam dilanjutkan oleh geolog LIPI Danny Hilman Natawijaya.

Meski membahas soal potensi bencana Mentawai, namun dalam acara kesiapsiagaan bencana itu sangat minim melibatkan orang Mentawai. Dalam acara tersebut utusan dari Mentawai hanya ada tiga orang, Kepala BPBD Elisa Siriparang, Ngo satu orang dari Yayasan Citra Mandiri Mentawai (YCMM) Pinda dan Mona aktivitis kemnusiaan dari Mentawai.

“Acaranya bagus untuk isu megathrust Mentawai, tapi peserta dari Mentawai sendiri hanya kok tak sampai lima orang,” ujar Pinda.

Menurutnya, kegiatan tersebut diadakan di Mentawai, sehingga masyarakat di pelosok pun bisa mengakses secara langsung. Dengan itu, setidaknya pemahaman tentang ancaman dan resiko yang diakibatkan megathrust dimengerti masyarakat, sehingga kesiapsiagaan pun sudah dipahami secara pribadi.

“Rencana gladi posko dan gladi lapangan pada tahun 2014, menurut saya sangat tak efektif. Gempa dan tsunami tak bisa diprediksi kapan terjadinya, gimana kalau terjadi sebelum agenda yang ditetapkan,” tandasnya.

Sementara itu, Irina Rafliana dari Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, mengatakan, seharusnya yang dilakukan pemerintah mendengarkan dulu masyarakat Mentawai itu maunya apa. Pemerintah juga mestinya bersentuhan langsung dengan masyarakat, sepertinya melakukan sosialisasi dan kampanye secara rutin, dengan datang langsung ke Mentawai.

“BNPB harusnya mengkroscek nilai-nilai masyarakat yang berpotensi tercerabut dalam upaya penanganan ancaman megathrust Mentawai,” katanya.

Ia menambahkan, selama penelitian yang dilakukannya beberapa tahun belakangan di Mentawai, ada beberapa ancaman terhadap nilai-nilai sosial yang telah ada di Mentawai. Misalnya, bantuan asing dalam pemenuhan kebutuhan dasar pada peristiwa gempa dan tsunami bulan Oktober 2010 serta hunian sementara yang memutus hubungan kolektif sesama orang Mentawai.
_____________________________________________

Manchester United akhirnya berhasil mengunci titel Premier League musim 2012/2013. Kepastian tersebut didapat The Red Devils setelah mereka menang telak atas Aston Villa dengan skor 3-0.

Menjamu Villa di Old Trafford, Selasa (23/4/2013) dinihari WIB, MU langsung tancap gas sejak awal. Hasilnya, dalam waktu sekitar setengah jam, mereka sudah unggul tiga gol. Ketiga gol tersebut diborong oleh Robin van Persie.

Memasuki babak kedua, Villa keluar menyerang dan mencoba memperkecil ketertinggalan. Sementara itu, tim tuan rumah mendapatkan beberapa peluang bagus untuk menambah gol. Tapi, hingga peluit panjang berbunyi, skor tak berubah.

Kemenangan ini membuat MU aman di puncak klasemen sampai akhir musim. Tim asuhan Sir Alex Ferguson itu mengumpulkan 84 poin dari 34 partai, unggul 16 poin atas Manchester City yang ada di urutan kedua. Karena City cuma punya lima laga sisa, MU dipastikan tak akan terkejar.

Titel liga musim 2012/2013 menjadi yang ke-20 buat MU, meninggalkan Liverpool sebagai seteru terdekatnya dengan 18 titel juara. Sementara sejak era Premier League itu menjadi trofi nomor 13 ‘Setan Merah’

Sementara itu, kekalahan ini makin menyulitkan posisi Villa. Mereka terpuruk di posisi ke-17 dengan 34 poin, cuma unggul tiga poin atas Wigan Athletic yang berada di zona degradasi.

MU cuma butuh waktu 81 detik untuk menjebol gawang Villa. Diawali umpan silang Rafael dari sisi kanan, Ryan Giggs langsung mengirim bola ke arah Van Persie yang tak terkawal di mulut gawang. Tanpa kesulitan, nama terakhir mendorong si kulit bundar ke dalam gawang.

Di menit ketiga, Van Persie nyaris mencetak gol keduanya. Namun, tendangan volinya meneruskan umpan silang Antonio Valencia masih sedikit melambung.

Rafael juga punya peluang bagus pada menit kesepuluh. Sial buat dia, tembakannya cuma menghantam tiang gawang.

Tim tamu bukannya tanpa peluang dan hampir saja menyamakan skor pada menit ke-12. Berawal dari akselerasi Andreas Weimann, Christian Benteke yang mendapatkan umpan matang menyambar bola. Tapi, sepakannya melayang di atas mistar.

Gol kedua MU tercipta pada menit berikutnya. Wayne Rooney mengirim umpan dari belakang garis tengah ke arah Van Persie. Tanpa mengontrol bola, Van Persie melepaskan tembakan first time yang tak bisa diantisipasi kiper Villa, Brad Guzan.

Van Persie benar-benar menjadi momok untuk pertahanan Villa pada pertandingan ini. Striker asal Belanda itu mencetak gol ketiganya di menit ke-33. Usai menerima umpan Giggs, dia memperdaya Guzan dan menjebol gawang Villa dari jarak dekat.

Memasuki menit ke-42, gawang MU terancam oleh tembakan Gabriel Agbonlahor. Namun, bola tembakan Agbonlahor masih melenceng.

Van Persie tak cuma dahsyat saat menyerang, tapi juga oke ketika membantu pertahanan. Dia membuat penyelamatan pada menit ke-49 dengan menghalau sundulan Nathan Baker yang tak bisa dijangkau David de Gea.

Villa kembali mengancam empat menit kemudian. Tembakan Benteke mengarah ke gawang, namun De Gea menunjukkan reaksi yang baik dengan menepis bola.

Rooney mendapatkan kesempatan pada menit ke-63. Tapi, sepakannya meneruskan operan Van Persie melayang di atas mistar.

De Gea dipaksa membuat penyelamatan bagus saat laga berusia 75 menit. Dia terbang untuk menepis tendangan jarak jauh Karim El Ahmadi.

Shinji Kagawa menyia-nyiakan peluang untuk membawa MU unggul makin jauh di menit ke-77. Umpan Valencia dia terima di tengah kotak penalti Villa. Tinggal menaklukkan Guzan, penyelesaiannya malah melambung.

Di sisa waktu, tak ada gol tambahan yang tercipta. MU menang 3-0 dan dipastikan jadi juara musim ini.

[html5mp3small:15138]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 6 =