FastBreak 23 April 2013 jam 17.00
FastBreak , April 23, 2013, admin

Yogyakarta akan menjadi tuan rumah konferensi internasional mengenai kegunungapian atau dikenal dengan sebutan City on Volcano. Acara tersebut akan digelar pada September mendatang.

“Acara ini nanti merupakan konferensi yang holistik tidak hanya membahas masalah gunung api saja, tapi juga aspek budaya masyarakat, pariwisata dan penanganan bencana,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Dr Surono, usai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di kantor gubernur, Kepatihan, Selasa (23/4).

Selain Indonesia, sebenarnya ada beberapa negara yang juga mengajukan diri menjadi tuan rumah. Di antaranya Perancis dan Islandia yang aktivitas gunung apinya sempat menutup Eropa. Ada juga negara yang mundur menjadi tuan rumah. Akhirnya panitia memilih Indonesia.

“Jepang yang punya banyak gunung api itu juga mendukung (Indonesia),” kata Surono.

“Merapi sudah dikenal menjadi laboratorium gunung di dunia dengan dikenal tipe Merapi,” imbuhnya.

Mbah Rono mencontohkan keberhasilan Indonesia saat menangani erupsi Merapi 2010. Meski ada korban jiwa, tindakan Indonesia dinilai berhasil dari sisi mitigasi dan penanganan pengungsi.
Konferensi internasional tersebut rencananya akan digelar di kampus UGM pada September 2014.

_____________________________

Karya Red Batik Solo bakal melenggang di Hanover, Jerman, 30 Mei hingga 2 Juni mendatang. Kostum ini berkesempatan pamer wajah di sebuah acara musim panas Landpartie Schloss Buckeburg.

Heru Mataya, Program Director Red Batik Solo mengatakan, dia akan mengusung konsep eksplorasi batik baru. Memanfaatkan bambu dan rotan sebagai bahan utama kostumnya.

Heru sengaja memanfaatkan rotan dan bambu, karena Indonesia kaya akan hutan kayu dan rotan. Ini yang kemudian mendorong komunitas Red Batik Solo ingin membuktikan bahwa hasil hutan mampu dijadikan sebuah kostum batik yang memiliki nilai estetis.

Sebelumnya, komunitas ini lebih dikenal dengan karya kostum yang terbuat dari berbagai pernik dan perabotan dapur.

Cristian Bradach, salah satu panitia memaparkan jika keterlibatan mereka merupakan undangan. Dari tim Indonesia, panitia mengundang 30 orang seniman yang bakal mengusung tema Wonderful Indonesia.

“Acara rutin tahunan ini sengaja digelar sebagai ajang pengenalan dan pertunjukan masing-masing budaya. Budaya dari Jerman dan Prancis juga pernah ambil bagian,” jelas Bradach.

Penyelenggara sengaja mengajak tim Indonesia dengan pertimbangan potensi budaya yang beragam. Sarat dengan eksplorasi dan kreativitas.

__________________________________

Aturan mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) sudah di depan mata. Draft peraturan presiden (perpres) sebagai payung hukum produksi LCGC telah melewati semua proses dari berbagai kementerian.

Menteri Perindustrian, MS Hidayat, mengatakan semua proses telah selesai. Sehingga dipastikan mobil murah akan segera meluncur ke pasar.

“Tinggal nunggu saja dari pemerintah (Presiden SBY), sudah nggak ada proses,” kata Hidayat di sela acara Pameran Batik Mart Batik Berkualitas di Plasa Industri Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (23/4).

Seperti diketahui program pengembangan mobil LCGC ini akan berlaku untuk semua industri di dalam negeri. Dengan syarat mobil tersebut memenuhi kriteria yang telah ditetapkan antara lain untuk jenis kendaraan MPV 1.000-1.200 cc dengan konsumsi bahan bakar 20-22 km/liter, komponen lokal diharapkan pada tahun ke-6 sudah mencapai 80 persen termasuk pembuatan power train (engine, transmisi dan axle).

[html5mp3small:15140]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + eighteen =