FastBreak 23 April jam 14.00
FastBreak , April 23, 2013, admin

Bondan Winarno yang terkenal dengan acara kuliner di televisi siap maju ke Senayan. Pria yang dikenal dengan istilah ‘maknyus’ dan ‘top markotop’ ini diusung Partai Gerindra. Waketum Partau Gerindra, Fadli Zon telah menyatakan bahwa Bondan Winanrno akan maju pada Dapil DKI 2.

Belum diketahui nomor urut berapa Bondan dipasang di DKI 2. Selain Bondan, Gerindra juga memasang sejumlah artis untuk bertarung di Pileg.

Artis yang dijagokan Gerindra antara lain Irwansyah, Nuri Shaden, Bella Saphira, Iis Sugianto, Riefian Seventeen, dan Rahayu Saraswati. Selain kalangan artis, Gerindra juga mengusung atlet seperti Moreno Soeprapto (atlet balap) dan Purnomo (pelari tercepat Asia tahun 80-an).

“Calon legislatif Gerindra berasal dari pengurus dan kader partai dan tokoh-tokoh yang berasal dari tokoh politik, akademisi, tokoh agama, petani, buruh, nelayan, dan artis. Tingkat keragaman ini sangat penting untuk menampung aspirasi masyarakat,” jelas Fadli.

“Dengan konfigurasi DCS yang ada, Gerindra optimis bisa meraih kursi DPR tiga besar,” tutupnya.
______________________________

Banyak tudingan lahan minyak dan gas bumi (Migas) di Indonesia dikuasai perusahaan asing. Namun ternyata, sebanyak 49% sumur migas Indonesia dikuasai oleh Pertamina dan semuanya masih perawan alias belum digali maksimal.

“Sebanyak 49% lahan migas yang ada di Indonesia saat ini dikuasai semua oleh Pertamina, dan semua lapangan migasnya saat ini masih virgin (perawan),” kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini, Jakarta, (23/4).

Namun, Rudi menyatakan bahwa saat ini 85% produksi migas nasional masih disumbang oleh kontraktor-kontraktor multinasional atau asing seperti Chevron, Total E&P, Conoco, Mobil Cepu, Vico, dan lainnya.

“Dari produksi minyak nasional 840.000 barel per hari, sebanyak 39,7% disumbangkan oleh Chevron. Di gas bumi, terbesar dari Total sebesar 20,8% atau 1.93,98 juta kaki kubik per hari (mmscfd),” ungkapnya.

Mengapa Pertamina menguasai 49% ladang migas di Indonesia, namun produksinya baru 15% atau baru 120.000 barel per hari?

“Ya karena ladang migasnya masih virgin semua, semua sumur-sumur migas yang diproduksi Pertamina baru 20-30% saja (digali), sedangkan sumur minyak kontraktor multinasional seperti Chevron, Cepu dan lainnya sudah 70-80% jadi pantas produksinya besar,” ungkap Rudi lagi.

Rudi mengatakan, apabila Pertamina menerapkan teknologi pengeboran lebih canggih seperti menggunakan teknologi EOR (injeksi sumur dengan gas), maka produksi migas Pertamina bisa lebih besar.

“Makanya kedepannya hanya kepada Pertamina produksi minyak nasional bisa berharap, sementara kontraktor lainnya hanya mempertahankan produksi minyak saja, kalau pakai teknologi EOR produksi minyak Pertamina bisa naik dari 120.000 barel per hari bisa mencapai 250.000-300.000 barel per hari,” tandasnya.

_______________________________

Penyedia berbagai peralatan komputer asal Jepang, Sanwa Direct belum lama ini merilis sebuah gantungan kunci yang dilengkapi konektivitas Bluetooth. Gantungan kunci ini memungkinkan Anda untuk mencegah kelupaan atau kehilangan iPhone dan kunci berharga.

Dikutip AkihabaraNews, Selasa (23/4), melalui aplikasi HiProx di iPhone, gantungan kunci pintar dan smartphone besutan Apple milik Anda tersebut akan terkoneksi secara nirkabel (wireless). Sehingga, memungkinkan Anda memantau keberadaan keduanya kapan pun dan dimana pun.

Ketika Anda lupa dimana menyimpan gantungan kunci ini, Anda bisa membunyikan alarm pada gantungan kunci tersebut melalui HiProx yang ada di iPhone. Sedangkan apabila Anda lupa dimana menyimpan iPhone, Anda bisa membunyikan alarm pada perangkat tersebut melalui gantungan kunci ini.

Selain itu, Anda juga bisa menetapkan jarak yang dapat dijangkau oleh kedua perangkat untuk dapat terhubung untuk membunyikan alarm. Namun apabila Anda kehilangan gantungan kunci tersebut, HiProx pada iPhone Anda akan membuatkan peta untuk memberitahu keberadaan gantungan kunci itu.

Menariknya lagi, jika Anda sedang tidak memegang iPhone dan dalam mode silent, maka gantungan kunci ini memungkinkan Anda untuk mengetahui adanya panggilan telefon. Kemudian ketika gantungan kunci sedang tidak digunakan, Anda juga dapat mematikannya koeksivitas kedua perangkat tersebut. Untuk baterai pada gantungan kunci pintar ini mampu bertahan hingga 3-6 bulan.

Jika tertarik untuk memiliki gantungan kunci ini, maka Anda cukup merogoh kocek hingga 2.980 yen atau sekira Rp291 ribuan.

[html5mp3small:15139]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =