FastBreak 9 April 2013 Jam 14.00
FastBreak , April 9, 2013, admin
Mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher meninggal pada Senin, 8 April 2013. Perempuan berjuluk Iron Lady ini meninggal akibat stroke pada usia 87 tahun. Kantor Perdana Menteri Inggris menyampaikan bahwa mendiang Margaret Thatcher akan mendapatkan upacara pemakaman -setingkat di bawah pemakaman kenegaraan- dan akan mendapatkan upacara pemakaman dengan prosesi militer dan sebuah misa di Katedral St Paul, London, seperti yang diberikan untuk Putri Diana dan Ibu Suri.
Kesehatan Thatcher memang memburuk sejak beberapa bulan belakangan. Perempuan bernama asli Margaret Hilda Thatcher ini menjabat Perdana Menteri Inggris selama 11 tahun dari tahun 1979-1990. Dia berasal dari Partai Konservatif yang mengubah cara berpikir tentang kehidupan ekonomi dan politik Inggris, dan membuka jalan bagi kepemilikan privat yang lebih luas.

 

Konsumsi Solar Bersubsidi Berlebihan. Kuota solar bersubsidi di Jogjakarta kian tipis. Jumlahnya tinggal 89.813 kiloliter. Jatah itu mesti dimanfaatkan hingga akhir tahun nanti.Total kuota dari pemerintah pusat yang diterima selama satu tahun berkisar 118.325 kiloliter. Artinya, sejak Januari hingga Maret ini solar yang terpakai sudah mencapai 28.512 kiloliter. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIJ Rani Sjamsinarsi menegaskan, konsumsi solar bersubsidi selama triwulan pertama 2013 terlalu berlebihan. DPUP ESDM DIJ berencana mengeluarkan kebijakan untuk mengorganisasi kuota solar bersubsidi agar mencukupi hingga Desember nanti. Instansi itu berniat memprioritaskan solar bersubsidi untuk konsumen yang diproteksi. Ini terdiri angkutan umum, bidang pertanian, bidang perikanan, pelayanan sosial, dan usaha mikro. Khusus Jogjakarta , ada sekitar 2.963 unit angkutan umum yang terdiri dari bus antarkota antarprovinsi, antarkota dalam provinsi, angkutan perkotaan, bus antar-jemput, angkutan perbatasan, dan taksi.Rencananya solar bersubsidi juga akan dijatah tiap hari. Hanya, sejauh ini belum diperoleh angka penjatahan harian. Sebab, belum diketahui kebutuhan konsumen yang diproteksi. Konsumen yang diproteksi ini nantinya bisa mendapatkan jatah solar di SPBU khusus yang ditunjuk Pemprov DIJ maupun Pertamina.

Sebagai gerbang masuk turis, Bandara Polonia Medan semakin padat. Bandara Kuala Namu pun disiapkan untuk menggantikan. Tak tanggung-tanggung, bandara ini akan jadi yang terbesar di Asia Tenggara. Bandara Kuala Namu digadang-gadang akan menjadi salah satu bandara terbesar di Asia Tenggara. Dibandingkan Bandara Polonia Medan, Bandara Kuala Namu empat kali lebih besar.
Salah satu satuan kerja proyek Bandara Kuala Namu, Deddi J Lumbantoruan menuturkan, dari sisi area parkir pesawat yang ada, Bandara Kuala Namu memiliki areal parkir pesawat atau apron yang bisa menampung 33 pesawat. Sedangkan Polonia hanya 11 pesawat.Sementara itu, Plt General Manager Bandara Polonia, Slamet Samiadji menuturkan kapasitas penumpang untuk Bandara Kuala Namu sebesar 8 juta penumpang setiap tahunnya. Secara keseluruhan, luas lahan di bandara Kuala Namu lebih besar dibanding Polonia. Di Polonia sendiri, total luas lahan untuk kompleks bandara diperkirakan mencapai 144 hektar. Sedangkan di Kuala Namu 1.365 hektar. Dari sisi kapasitas terminal kargo, Bandara Kuala Namu mampu menampung hingga 65.000 ton, sedangkan Bandara Polonia hanya mampu menampung 50.000 ton. Tenaga kerja di bandara Kuala Namu diperkirakan mencapai 1.100 orang, atau 2 kali lebih besar dari bandara Polonia Medan yang hanya mencapai 570 orang saat ini. PT Angkasa Pura II menargetkan Bandara Kuala Namu beroperasi pada September 2013 ini. Sementara Bandara Polonia akan dikembalikan pengelolaannya kepada TNI Angkatan Udara.

 

[html5mp3small:14562]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − three =