FASTBREAK 9 FEBRUARI 2018
FastBreak , February 9, 2018, Unisi Radio

Pemkot Jogja Buka Klinik Koperasi Sehat

Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (KUKM-Nakertrans) Kota Jogja membuka klinik koperasi sehat (KKS). Klinik ini sebagai ruang konsultasi dan pembinaan koperasi yang selama ini dinilai belum sehat.

“Pembinaan yang kami lakukan lebih kepada manajemen koperasi dan cara pengelolaan keporasi yang baik,” kata Kepala Dinas KUKM-Nakertrans Kota Jogja, Lucy Irawati, Kamis (8/2/2018).

Lucy mengatakan, jumlah koperasi di Jogja terdapat 457 per akhir tahun lalu. Namun, yang rutin menggelar rapat anggota tahunan (RAT) sebanyak 235 koperasi. Sisanya belum melaksanakan RAT. Menuru dia, RAT merupakan salah satu indikator koperasi dinyatakan sehat.

Pihaknya sudah melakukan teguran terhadap koperasi yang belum menggelar RAT. “Koperasi yang belum sehat akan kami dampingi terus melalui petugas KKS. Yang sudah sehat juga agar terus meningkatkan kualitasnya,” ujar Lucy.

Lebih lanjut, Lucy mengatakan indikator koperasi sehat tidak hanya ditentukan dari rutinnya RAT, namun juga permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, dan jati diri koperasi. Saat ini penilaian koperasi sehat terus dilakukan oleh Kementerian Koperasi. Dinas KUKM-Nakertrans juga melakukan penilaian melalui lembaga independen.

Dari 150 koperasi yang dinilai tim independen selama dua tahun terakhir yang rutin menggelar RAT. Hasilnya, sebanyak 10 koperasi berkualitas, 36 cukup berkualitas, dan tiga koperasi kurang berkualitas. “Penilaian ini untuk mengukur kinerja koperasi secara obyektif,” kata Lucy.

harianjogja.com

=================================================================

Kekayaan Budaya dan Sejarah Jogja Akan Menghiasi Desain Bandara Baru Kulonprogo

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY dan PT Angkasa Pura 1 sama-sama sepakat desain bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) mesti mengedepankan kearifan lokal. Nantinya di dalam terminal bandara akan dibuat beragam karya seni yang menceritakan kekayaan sejarah dan kebudayaan Bumi Mataram.

Kurator Art Program NYIA Bambang ‘Toko’ Witjaksono menyatakan di dalam terminal bandara akan dibuat skenografi atau gambaran ruang yang menggambarkan Jogja secara keseluruhan. Mulai dari Sumbu Imajiner, Sumbu Filosofi, sejarah pembentukan serta budaya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, daerah pesisir dan lain sebagainya.

“Nanti dibuat skenografi atau tutur cerita tentang pesisir, karena lihat geografisnya dulu, dari selatan ke utara. Terus masuk ke Kota Jogja dengan memasukkan budaya Kraton. Kemudian akan diceritakan melalui karya seni seperti patung, mozaik, relief dan gerbang,” ucapnya di Kompleks Kepatihan seusai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Hadir juga dalam kesempatan itu Direktur Utama PT Angkasa Pura 1 Faik Fahmi.

Nantinya, ucap Bambang, akan ada sekitar 16 titik di terminal NYIA yang terdapat karya-karya seni yang menceritakan berbagai hal mengenai Jogja. Ia mencontohkan, setiap penumpang masuk sebuah gerbang baru maka mereka akan disuguhi cerita yang berbeda.

“Misalnya, masuk gerbang, disitu diceritakan Babat Alas Papringan, yang menceritakan waktu pembuatan Kraton pertama kali, dalam bentuk relief. Atau dibikin motif tentang Kulonprogo, misalnya tanaman khasnya kan manggis, nanti dihadirkan stilisasi pohon manggis. Ini dibikin dulu tutur ceritanya, dan skenografi-nya terhubung dengan interior,” katanya lagi.

Karya-karya tersebut akan dibuat setelah bangunan bandara sudah berdiri tegak. Proses penciptaan sengaja dilakukan menunggu saat bangunan sudah selesai, supaya Bambang bisa mengetahui konsep masing-masing lorong yang diusung, sehingga dari sana bisa ditentukan karya seni yang cocok. Nantinya proses pembuatan dibuat bertahap alias tidak semua karya diselesaikan dalam waktu yang bersamaan.

harianjogja.com

===============================================================

Bulan Ini, Kurikulum Ceramah Pilkada Damai Mulai Disebarkan

Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) bersama para pemuka agama menyusun kurikulum ceramah untuk Pilkada damai dan anti politik berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan, rencananya kurikulum ceramah Pilkada damai akan mulai disebarkan pada bulan ini.

“Bulan ini karena sudah mulai kampanye,” ujarnya di Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Kurikulum ceramah tidak hanya untuk agama Islam, namun juga agama lainnya. Khusus untuk umat Islam, kurikulum itu untuk mengisi khutbah shalat Jumat. Sementara itu untuk umat lainnya akan menyesuaikan ibadahnya. Misalnya untuk umat Katolik, bisa berupa selembaran pasca misa Minggu.Nantinya kurikulum ceramah Pilkada damai itu akan disalurkan oleh Bawaslu melalui organisasi-organisasi keagamaan yang kemudian akan disalurkan ke tempat-tempat ibadah.

Rahmat mengatakan, kurikulum ceramah tersebut disusun agar tidak ada ceramah-ceramah yang bisa menyulut masyarakat sehingga berpotensi membuat situasi Pilkada menjadi panas. Kebijakan tersebut dibuat lantaran Bawaslu tidak ingin pengalaman Pilkada DKI Jakarta 2017 terulang. Saat itu, banyak ceramah-ceramah di rumah ibadah yang justru potensial memunculkan kebencian kepada para calon pemimpin di Pilkada DKI. Meski begitu, Rahmat mengatakan bahwa kurikulum ceramah tersebut bukanlah hal yang diwajbkan oleh Bawaslu.

“Untuk mewajibkan agak sulit karena ini adalah ruang keagamaan. Kami hanya menyajikan, kami minta hal- hal ini perlu diperhatikan,” kata dia.

kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 1 =