Hari Bahasa Ibu Internasional 2018, 11 Bahasa Daerah di Indonesia Dinyatakan Punah
Unisi News , February 23, 2018, Unisi Radio

Tanggal 21 Februari lalu diperingati sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional. Sayangnya, perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional tahun ini dihiasi dengan 11 bahasa daerah yang ada di Indonesia dinyatakan punah. Selain itu, ada empat bahasa daerah yang dinyatakan kritis dan dua bahasa daerah mengalami kemunduran.

Bahasa yang punah tersebut berasal dari Maluku yaitu bahasa daerah Kajeli/Kayeli, Piru, Moksela, Palumata, Ternateno, Hukumina, Hoti, Serua dan Nila serta bahasa Papua yaitu Tandia dan Mawes. Sementara bahasa yang kritis adalah bahasa daerah Reta dari NTT, Saponi dari Papua, dan dari Maluku yaitu bahas daerah Ibo dan Meher.

Kepala Bidang Perlindungan Pusat Pengembangan dan Perlindungan Badan Bahasa Jakarta Ganjar Harimansyah mengatakan, ada juga 16 bahasa yang stabil tapi terancam punah dan ada 19 bahasa yang masuk dalam kategori aman.

[source: hai,grid.com]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − ten =