Inisiasi Sanata Dharma 2015: “Budayaku Positif, Aku Sang Visioner Aktif”
News , August 18, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Campus Reporting News

Berita_USD_10082015141654_Agt15_12_Insadha3

Universitas Sanata Dharma (USD) menggelar Inisiasi Sanata Dharma (Insadha). Kegiatan ini digelar dalam dua gelombang, Gelombang I tanggal 3-5 Agustus 2015 dengan jumlah peserta 1320 mahasiswa baru dan Gelombang II tanggal 10-12 Agustus 2015 dengan jumlah peserta sama dengan gelombang I yaitu 1320 mahasiswa baru. Insadha 2015 ini bertema “Budayaku Positif, Aku Sang Visioner Aktif”.

Diungkapkan oleh salah satu anggota Steering Committee (SC), Daniel Suwenta Pinem, bahwa kegiatan Insadha tahun ini ingin mengajak teman-teman mahasiswa baru untuk mampu mendalami arti positif dan menerapkan hidup positif di tengah-tengah kehidupan kampus dan lingkungan sekitarnya. Dengan berpikir positif, teman-teman muda ini mampu memiliki arah hidup ke depan yang lebih optimis untuk mencapai cita-cita yang terbaik. Diharapkan teman-teman muda tidak sekedar menjadi penonton tetapi menjadi penggerak yang terbaik membela kebenaran seturut visi USD. Selama tiga hari, teman-teman muda menjalani serangkaian  acara di Kampus II USD Mrican dan Kampus III USD Paingan, yang telah disusun oleh panitia dan disetujui oleh Wakil Rektor III selaku penanggung jawab kemahasiswaan.

Sebagaimana diungkapkan oleh Rektor USD, Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D dalam orasinya bahwa teman-teman muda sebagai mahasiswa USD diajak untuk memiliki curiosity atau rasa ingin tahu yang terus menerus. Dengan rasa ingin tahu ini, kita terdorong untuk terus mencari, memahami, dan melakukan banyak hal yang bermanfaat bukan untuk diri sendiri tetapi bagi sesama di sekitarnya. Hal itu beliau analogikan dengan berbagai karya besar yang dihasilkan oleh para peneliti dan cendekiawan yang bermanfaat bagi banyak orang. “Saya berharap dengan curiosity, teman-teman muda semakin mampu menebarkan budaya positif khususnya wujud nyata bagi sesama di sekitar kita.” ungkap Bapak Eka.

Dalam sambutan dari para Wakil Rektor, teman-teman muda mendengarkan penjelasan mengenai apa dan seperti apa itu USD. Sebagaimana diungkapkan oleh Drs. Tarsisius Sarkim, M.Ed, Ph.D. selaku Wakil Rektor I bahwa USD merupakan institusi pendidikan yang didirikan oleh Rm. Prof. Dr. N. Driyarkara, SJ. Di dalam proses pendidikan, USD menekankan proses pendidikan pemanusiaan manusia muda. “Pendidikan tidak boleh bersifat individualis tetapi bersifat personal. Hubungan dosen dan mahasiswa bukan transaksional tetapi saling menghargai dan mengarahkan pada pembela kebenaran hidup.” demikian ungkap Bapak Sarkim. Maka profil lulusan USD adalah pribadi yang beriman, menguasai keahlian, berkomunikasi secara efektif, siap sedia bekerjasama, memperjuangkan kebenaran dan keadilan dalam rangka menjunjung tinggi keluhuran martabat manusia. Hal ini ditekankan pada tiga nilai pedadogi Ignasian yaitu competence (menguasai pengetahuan), conscience (mampu menentukan yang baik), dan compassion (belarasa, belajar untuk kebutuhan masyarakat bukan untuk diri sendiri).

Hal yang senada diungkapkan oleh Rm. Patrisius Mutiara Andalas, S.J., S.S., S.T.D. selaku Wakil Rektor III bahwa kekayaan terbesar USD adalah mahasiswa, maka pengalaman proses studi selama empat tahun menjadi usaha untuk membentuk diri lebih baik dan menjadi kebanggaan bagi USD. “Menjadi mahasiswa itu bukan menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang), atau kubis (kuliah bisnis) tetapi mampu mencapai prestasi yang tertinggi di jenjang perguruan tinggi. Dengan sarana dan kegiatan mahasiswa yang mencukupi, kita dituntut untuk mampu mencapai prestasi di level yang tertinggi.” demikian ungkap Romo Andalas. Oleh karena itu, teman-teman muda silakan berkreasi dan aktif mengasahkan softskill dan penguasaan materi karena USD akan selalu membantu para civitas academica dalam beasiswa dan ketersediaan peluang kerja dengan para perusahaan besar di Indonesia.

Pada Insadha gelombang pertama, teman-teman muda mendapatkan kehormatan yang besar karena kedatangan Bapak H. Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah. Beliau hadir sebagai undangan dan tugas Gubernur dalam program Gubernur mengajar. Sebagaimana diungkapkan oleh beliau bahwa teman-teman muda ini adalah generasi penentu bangsa. “Kalian adalah bakal calon pemimpin yang akan membuat pilihan dalam menentukan arah kehidupan bangsa ini, apakah akan berpihak bagi banyak orang atau justru berpihak bagi diri kalian sendiri dan segelintir orang.” demikian ungkap Bapak Ganjar.

Diakui oleh Bapak Ganjar bahwa korupsi, nepotisme, dan kolusi sudah mengakar dari hidup kita maka pembinaan dari keluarga, lingkungan pendidikan, dan lingkungan masyarakat perlu dijaga dan dikondisikan. Belajar dari Ir Soekarno Founding Father Indonesia, Bapak Ganjar mengungkapkan bahwa Indonesia selalu dituntut untuk mampu berdaulat dalam hal politik, ekonomi, dan budaya. Maka bagaimana posisi kita dalam bersaing di dalam realitas hidup Indonesia, khususnya kalian sebagai mahasiswa USD. Pertama, kalian perlu memiliki idealisme karena idealisme adalah jalan terjal menuju kesuksesan. Mencapai prestasi tertinggi yang memuaskan tidak semudah membalikkan telapak tangan, maka dituntut kerja pintar dan kreativitas yang aktif. Kedua, USD sebagai institusi pendidikan mendidik kalian menjadi cerdas dalam hal intelektual dan hal karakter, maka budayakanlah karakter yang baik terus menerus dalam kehidupan karena kebiasaanlah awal terbentuknya budaya. Di dalam proses kita tidak memilih jalan praktis.

Pada Insadha gelombang dua, teman-teman muda mendapatkan kehormatan yang besar pula karena Panitia Insadha akan menghadirkan Bapak FX Hadi Rudyatmo Walikota Surakarta periode 2012-2015 pada hari Selasa, 11 Agustus 2015 pada sesi acara Ceramah dan Diskusi.

usd.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven + sixteen =