Kompetisi Robot Internasional Siap Digelar di Kampus UII
News , August 19, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Campus Reporting News

2015.08.18 kompetisi robot uii

Universitas Islam Indonesia (UII) sedang bersiap diri menggelar kompetisi internasional berupa International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) yang ke-4,  pada 19 – 21 Agustus 2015. Kompetisi akan diikuti sekitar 400 peserta di tingkat SD, SMP, dan SMA dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, dan Mesir. Penyelenggaraan IISRO 2015 sendiri telah memperoleh dukungan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti), Kementerian Agama, dan Pemerintah Propinsi DI Yogyakarta.

IISRO 2015 akan digelar di kampus terpadu UII Jl. Kaliurang Km 14,5 Sleman Yogyakarta dengan venue utama di GOR UII dan Auditorium Kahar Muzakkir. Demikian diungkapkan Ketua Panitia IISRO 2015 Beni Suranto, ST., M.Soft.Eng. saat memberikan keterangan pers dihadapan awak media di Gedung Rektorat GBPH Prabuningrat UII, Selasa (18/8).

Beni Suranto yang juga Direktur Direktorat Pembinaan Bakat Minat dan Kesejahteraan Mahasiswa (DPBMKM) UII menuturkan, IISRO 2015 mempertandingkan 9 kategori lomba yang diadopsi dari berbagai kompetisi robot bergengsi tingkat dunia, yaitu Sumo Robot, Transporter Robot,  Theatre Robot, Soccer Robot, Low Cost Robot, Rescue Robot, Aerial Robot, Mission Challenge Robot dan Under water Robot.

Ditambahkan Beni Suranto, pembukaan IISRO dijadwalkan akan dibuka oleh Gubernur DI Yogyakarta. Selanjutnya pada kamis 20 Agustus 2015 akan diselenggarakan acara Culture Night yang akan menampilkan pemenang Theatre Robot dan sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa UII bidang seni budaya yakni Tari Saman, Tari Borneo Malenggang, Paduan Suara Mahasiswa dan Marching Band. “Sementara Pengumuman pemenang, pembagian hadiah sekaligus penutupan akan dilaksanakan Jumat malam (21/8) dan akan dimeriahkan oleh penampilan Group Nasyid Syahada UII,” papar Beni Suranto.

Sementara Wakil Rektor III UII, Dr. Abdul Jamil, SH., MH. menuturkan sebanyak 70 siswa berasal dari luar negeri dan 330 siswa dari seluruh Indonesia. Menurut Dr. Abdul Jamil, sebetulnya negara Palestina akan mengirimkan sembilan siswa dan tiga orang guru. Namun karena terkendala visa, tim Palestina yang bernama ‘The Golden Brains’ akhirnya tidak jadi hadir.

uii.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 1 =