Kuliah Umum dan Diskusi Radio Bersama Radio Australia di Radio Unisi
News , October 5, 2011, admin

“Radio tak akan mati meskipun di gempur media baru yang lebih canggih.”

Itulah optimisme dari Mike CEO Radio Australia pada Kuliah Umum dan Diskusi Radio di Gedung Unisi Demangan Baru, Selasa, 4 Oktober 2011. Untuk itulah Dr. Mike McCluskey (CEO Radio Australia) , menyebutkan bahwa industri radio harus mengembangkan diri secara kreatif dan membangun jaringan dengan media-media baru. Di hadapan 100-an mahasiswa dan praktisi peserta kuliah dan diskusi Dr. Mikemengungkapkan bahwa membangun jaringan dan pemanfaatan IT yang baik adalah salah satu cara yang bisa dilakukan radio untuk bisa tetap eksis di era sekarang ini. Website, radio streaming hingga pemanfaatan twitter maupun facebook bisa dimanfaatkan untuk menggiring audience radio agar tetap bertahan mendengarkan radio. Radio era kini tidak harus memaksa audience-nya untuk nongkrong setiap saat di depan pesawat radio, radio harus mampu memberikan program acaranya setiap waktu di butuhkan dengan cara mengunduh langsung melalui internet. Pemanfaatan handphone dengan fiture baru untuk mengakses radio juga menjadi peluang untuk menggaet pendengar.

Sedang Mark Hemetsberger (Marketing Manager RA) dalam diskusi selama 2 jam menekankan radio di era kini harus mampu secara baik mengiklankan diri pada masyarakat khususnya audience-nya. Membangun brand tidak hanya pada kerangka besar perusahaan radio, namun Mark menekankan peran kesemua lini di radio harus menjaga dan memiliki pandangan yang sama terhadap brand yang di bangun. Tampilan siaran di udara harus sama dengan tampilan pada penyiar hingga tampilan studio hinggá kegiatan darat. Dan di tahun ini hingga 2012 Radio Australia mencanangkan diri merubah band hingga tampilan-tampilan yang lebih dinamis menjawab tantangan kedepan di era digitalisasi.

Sore harinya rombongan Radio Australia bersama Ibu Sue Ahearn (Editor Asia RA) dan Denny Herlambang (Sie Radio Australia di Jakarta) mengajak 8 orang anak muda Jogja untuk melakukan FGD (Focus Group Discussion) di Hotel Phoenix.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + 7 =