Lezatnya Ayam Goreng Mbah Cemplung
Jogja Dab! , June 26, 2014, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja : Jogja, Dab!

mbah cemplung 2

Warung Ayam Goreng Mbah Cemplung ini berdiri sekitar tahun 1980an. Asal muasal nama Mbah Cemplung itu sendiri merupakan sapaan akrab dari Mbah Rejoinangun –sang pemilik warung makan- yang berasal dari Kampung Cemplung yang tidak jauh dari lokasi beliau berjualan.

Ayam goreng Mbah Cemplung sekilas tampak tidak ada perbedaan dengan yang lain, dari cara pengemasan, penyajian dan bentuk. Menurut Mas Dayat -cucu pertama mbah Cemplung- cita rasa asin dan gurih menjadi pembeda ayam goreng mbah cemplung tidak hanya kepada jenis makanan yang sama melainkan kepada rasa masakan yang lain.

“Kuliner Jogja cenderung memiliki rasa yang seragam yaitu manis, dari situ kami mencoba rasa yang lain dan alhamdulillah banyak orang yang cocok dengan resep kami,” ungkapnya.

“Selain itu kami juga melakukan dua kali perebusan untuk setiap potong ayam sebelum masuk ke penggorengan. Setelah ayam dipotong, kemudian direbus, ditiriskan semalam, paginya kita rebus setelah itu untuk kedua kalinya, langsung masuk penggorengan,” jelasnya.

Melewati proses dua kali perebusan, membuat olahan ayam di warung ini terkenal empuk dengan citarasa yang khas. Pemilik warung sengaja memilih ayam kampung kemanggang atau dhere yang umurnya sekitar 3 bulanan dengan berat di atas 1 kilogram. Ayam kampung yang terkenal memiliki tekstur lebih keras dibandingkan dengan ayam potong terasa sangat empuk ketika disajikan di warung ini.

Ukuran potongan daging ayam kampung memang tak sebesar daging ayam potong tetapi sudah cukup mengenyangkan makan siang anda. Ayam Goreng Mbah Cemplung disajikan bersama sambal pedas dan nasi mengepul yang menambah selera makan. Selain ayam, ada juga tempe bacem. Tidak ada sayur, hanya irisan ketimun. Anda dapat memilih sambal matang atau sambal mentah sebagai teman santap.

Warung Ayam Goreng Mbah Cemplung adalah tempat yang menarik untuk menghabiskan waktu santap siang. Tapi, kamu harus bersabar untuk dapat menikmati sajian ayam goreng karena banyaknya pelanggan setiap harinya. Warung ini buka jam delapan pagi sampai empat sore. Tapi jangan kaget ya, nggak jarang, sekitar jam 12 siang ternyata stok ayam sudah habis dan kamu harus datang lagi esok hari kalau benar-benar penasaran dengan rasanya. Sekali kamu menikmati sajian ayam goreng Mbah Cemplung, kamu akan ketagihan untuk kembali berkunjung ke warung ini. Bukan tentang ukuran ayam, tetapi tentang rasa kelezatannya. 

Selamat mencoba, Intelektual Muda!

kotajogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 2 =