LPM UIN Sunan Kalijaga Selenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Program Studi/Jurusan
News , September 25, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Campus Reporting News

uin

Dalam upaya meningkatkan mutu Program Studi Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan workshop peningkatan mutu Program Studi. Ketua LPM Dr. Fakhri Husein mengatakan bahwa peningkatan kualifikasi perguruan tinggi ke tingkat internasional sekarang ini menjadi tuntutan yang tidak terelakkan, apalagi dengan berlakunya kawasan ekonomi terintegrasi atau lebih dikenal dengan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) yang Desember 2015 ini akan diberlakukan. Pada sambutan pembukaannya Wakil Rektor Bidang II Prof. Dr. Sutrisno menekankan pentingnya Program Studi – Program Studi untuk mempersiapkan diri menuju Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTN-BH). Untuk itu jumlah Program Studi yang terakreditasi A minimal harus 70%. Menurut data LPM per September 2015 Program Studi yang terakreditasi A baru mencapai 56%, terakreditasi B 42%, dan C 2%. Memang masih ada problem lain untuk menuju PTN-BH yaitu BLU kita ini masih belum beres, BLU kita ini belum remunerasi, padahal itu harusnya satu paket, jika remunerasinya saja belum beres ya tidak bisa berubah ke PTN-BH. Menurut Sutrisno hakekat tunjangan kinerja sebetulnya untuk Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, oleh karena kita masih BLU maka tunjangan kinerja hanya diperuntukkan bagi tenaga kependidikan.

Titi Savitri Prihatiningsih, Ph.D selaku nara sumber menjelaskan bahwa model penjaminan mutu pada AUN-QA (Asean University Network-Quality Assurance) lebih ditekankan pada kontrol terhadap jalannya sistem, hal ini berbeda dengan ISO yang lebih mengarah pada aspek kelengkapan dokumen. AUN-QA lebih memperhatikan pada aspek paedagogik dan tata kelola. Borang AUN-QA bersifat kualitatif, menceriterakan tentang tata kelola dan berjalannya sistem yang mengacu pada 7 standar pendidikan. mengungkapkan kelebihan dan kekurangan Program Studi, serta apa yang dilakukan untuk mengatasi kekurangan tersebut. Sementara itu nara sumber Prof. Dr. Kusminarto mengatakan bahwa hampir di setiap Program Studi Perguruan Tinggi memiliki permasalahan yang sama dalam menghadapi akreditasi, pengeloalan data yang masih lemah dan belum centralized, dan penyusunan borang oleh dosen-dosen yang masih yunior. Tentu hal ini tidak mungkin dapat menghasilkan borang yang representatif bagi Program Studinya.

Acara tersebut diselenggarakan pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 18 dan 19 September 2015 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dihadiri oleh para Pimpinan UIN Sunan Kalijaga, para Kajur dan Sekjur di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

uin-suka.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + 3 =