Mahasiswa UII Kembangkan Mobil Listrik Kendali Android
News , September 29, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Campus Reporting News

uii (1)

Ulil Albab Student Center (UASC), sekelompok mahasiswa lintas jurusan seperti, teknik mesin, elektro, dan informatika, yang beranggotakan lebih dari 50 orang berhasil mengembangkan sebuah mobil dengan tenaga listrik dengan kendali melalui ponsel maupun tablet yang menggunakan system operasi Android.

Yanuar Annaba, salah satu tim mobil listrik android UASC, menuturkan, awal diciptakannya mobil listrik android ini adalah untuk mengembangkan lagi dan membuat sesuatu yang beda, seperti teknologi kendali Android yang disematkan di dalam mobil, sebagai sesuatu yang baru.

Lanjutnya, mobil listrik ini dirancang oleh Tim UASC . Dengan rancangan mobil listrik dan dikawinkan dengan system android, baik dalam fungsi monitorin maupun dari pengontrolannya.

Timnya membutuhkan waktu sekitar setahun untuk membuat mobil ini sampai tuntas, dari September 2013 sampai 2014 akhir.

“Kami ingin mengembangkan sesuatu yang beda. Selama ini mobil listrik sudah ada, namun dengan system android ini mobil listrik bisa dengan mudah dikendalikan lewat ponsel atau tablet android,” tutur Yanuar, Senin (28/9/2015).

Mobil listrik android dengan bobot 450 kg ini memiliki panjang 1,9 meter, dan lebar 1,4 meter, dengan mesin penggerak dari baterai aki.

Kecepatan mobil dapat mencapai 50 kilometer per jam, dengan daya tahan baterai aki selama enam jam, mobil dapat berjalan sejauh 15 kilometer lebih.

Cara kerja mobil listrik android ini adalah, mobil disematkan teknologi kendali yang akan tersinkronisasi dengan kendali di ponsel atau tablet android.

Dengan koneksi Bluetooth, software yang sudah dikembangkan dapat mengendalikan jalannya mobil. Tak hanya itu, status keadaan mobil pun dapat terpantau, seperti baterai, maupun rem kendaraan.

“Daya tahan baterai aki selama enam jam, dengan daya jelajah 15 kilometer, mobil dapat melaju sekitar 50 km per jam,” tuturnya.

Kendala yang dihadapi oleh tim adalah masalah pembiayaan. Awalnya, pendanaan didapat dari dana Universitas yang terbatas.

Namun tim tak putus asa, dengan mencari dukungan financial dari sponsor-sponsor, Tim UASC pun sudah mematenkan teknologi yang dikandung di mobil listrik android buatannya, seperti teknologi kendali secara mandiri.

“Lagi-lagi terkendala biaya, namun tak jadi masalah, karena ada sponsor yang mendukung kami. Kami pun sudah mematenkan teknologi kendali secara mandiri mobil listrik android ini,” ujar Yanuar.

tribunjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − 7 =