Mia And The White
Latar , February 27, 2019, Unisi Radio

Film tentang hubungan manusia dengan hewan bukanlah hal baru, seperti film Mia and the White Lion yang menggambarkan persahabatan dua makhluk. Hal itu udah tergambar dari judul dan poster filmnya. Makin jelas arah filmnya kalau kalian lihat cuplikannya.

Menceritakan Mia Owen (Daniah De Villiers) yang kecewa akan kepindahan keluarganya dari London ke Afrika Selatan. Di tengah enggak betahnya karena enggak punya teman, seekor singa putih lahir dari peternakan singa milik ayahnya, John Owen (Langley Kirkwood). Singa yang diberi nama Charlie ini ternyata tertarik dengan Mia hingga terjalin persahabatan selama tiga tahun.

Khawatir karena keselamatan Mia bersahabat dengan hewan buas, keluarganya melarang Mia mendekati Charlie. Karena Mia menentang, nasib Charlie di ambang kematian. Ayahnya akan menjualnya ke pemburu. Berhasilkan Mia menyelamatkan Charlie dari sistem penjualan hewan yang kerap terjadi di Afrika Selatan.

Film Mia and the White Lion lebih dari sekadar tayangan persahabatan antara manusia dengan hewan. Sebenarnya kisah seperti ini udah banyak diadaptasi, seperti Hachi: A Dog’s Tale(2009), Dolphin Tale (2011), Air Bud (1997), dan masih banyak lagi. Berbeda dengan film ini yang juga menampilkan soal perlindungan terhadap hewan liar.

Di akhir film Mia and the White Lion, kalian akan diberi fakta yang bikin tersentuh soal populasi singa saat ini. Memang, enggak berdampak besar, tapi film ini seakan jadi kampanye pencinta hewan untuk enggak memperlakukan hewan dengan kasar.

Film Mia and the White Lion tayang mulai 27 Februari 2019 di bioskop.  yuk nonton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × two =