Netizen Update 7 Desember 2014
Netizen , December 9, 2014, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja : Netizen Update

1. Masa terburuk vokalis Creed, Scott Stapp

Scott Stapp

Kabar kurang menyenangkan datang dari pentolan band Creed, Scott Stapp. Kabar terbaru dari Scott dia mengalami masa-masa tepuruk dihidupnya. Scott mengumpulkan dana dari penggemarnya untuk produksi album solo terbarunya. Hal ini dikarenakan Scott mengalami kebangkrutan dan menjadi tuna wisma. Scott membutuhkan uang sekitar Rp 5,7 Miliar. Awalnya jumlah uang ditabungan Scott sebesar £ 19 Juta atau sekitar Rp 366,6 Miliar dibekukan oleh pihak bank tanpa alasan jelas. Untuk meyakinkan penggemarnya, Scott sampai membuat rangkaian video yang menjelaskan kondisi keuanganya saat ini. Rencananya Scott akan membuat buku juga. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, istri Scott Jaclyn Stapp minta cerai. Semoga cepat selesai masalahnya ya Scott Stapp! J

2. Chris Martin dan Bruce Springsteen Jadi Vokalis U2

bruce dan chris martin

Ada kejadian langka pada peringatan World Aids Day 1 Desember yang diadakan di Times Square, New York. Pada konser tersebut Chris Martin vokalis Coldplay dan Bruce Springsteen menggantikan Bono sebagai vokalis U2. Hal ini dikarenakan Bono masih dalam proses pemulihan setelah kecelakaan bulan lalu. Keduanya bergantian menjadi vokalis U2. Jadi sebenarnya U2, Springsteen dan Martin tampil di konser ini karena ingin mendonasikan waktu serta bakat untuk menyelamatkan konser ini dari ancaman pembatalan. Jadi Chris Martin membawakan dua lagu U2 yaitu “Beautiful Day” dan “With or Without You” . Sedangkan Bruce menyanyikan lagu dari U2 “Where the Street Have No Name” dan “ I Still Haven’t Found What I’m Looking For.” Mereka mendedikasikan lagu ini buat Bono yang lagi di Irlandia dan khusus untuk Hari Aids Sedunia. Semoga dengan ini HIV AIDS bisa berkurang dan yang telah terdiagnosa bisa mendapat pengobatan yang seharusnya.

3. Siap-siap nonton Film Dokumenter Kurt Cobain Tahun Depan

Photo of Kurt COBAIN and NIRVANA

salah satu pentolan dari band Nirvana, Kurt Cobain akan dibuatkan film dokumenter mengenai perjalanan hidupnya dengan judul Kurt Cobain: Montage of Heck, yang rencananya akan tayang perdana tahun 2015. Film ini akan mulai bercerita dari perjalanan awal karir hingga kematianya. Jadi film dokumenter ini adalah yang pertama yang dibuat dengan dukungan penuh keluarga Cobain. Anak perempuannya, Frances Bean Cobain, artis visual, juga akan menjadi produser eksekutif proyek ini. Sutradara nominasi Academy-Award, Brett Morgen akan menjadi sutradaranya. Dalam film ini juga terselip arsip – arsip milik Cobain yang belum terekspose sebelumnya. Beberapa arsip Kurt yaitu 200 jam durasi yang berisi musik dan audio yang belum dirilis, kumpulan proyek seni (lukisan cat minyak, patung), film-film produksi sendiri yang jumlahnya sangat banyak, dan lebih dari 4000 halaman tulisan Kurt Cobain.

4. Angela Nazar Masuk Tiga Besar The X-Factor Belanda

Angela Nazar

Satu lagi penyanyi asal Indonesia yang bersinar di luar negeri. Sebelumnya ada Anggun C. Sasmi, Agnez Mo, sekarang Angela Nazar. Penyanyi keturunan Padang dan Manado ini berhasil menorehkan prestasi dalam ajang The X-Factor Belanda dan meraih 3 besar. Angela menjadi satu-satunya penyanyi dari Indonesia yang masuk dalam 3 besar dalam ajang tersebut. Awalnya Angela mengikuti X-Factor Belanda adalah ketidaksengajaan. Saat itu dia harus menuntaskan project sekolahnya saat masih berkuliah di Nederlandase Pop Academie Performing Art.Perempuan kelahiran 13 Desember 1993 ingin menjadi penyanyi yang sukses di tanah air sendiri. Sukses buat Angela!

5. Film Review: Ender’s Game

Ender's Game

Film kali adalah adalah Ender’s Game karya sutradara Gavin Hood dan banyak aktor aktris yang berperan dalam film ini seperti Asa Butterfield, Ben Kingsley, Hailee Steinfeld, Harrison Ford, Abigail Breslin, Viola Davis, Moises Arias, Jimmy Pinchak, Suraj Parthasarathy, Aramis Knight, Conor Carroll, Khylin Rhambo.Film ini bercerita mengenai masa depan bumi yang akan diserang sebuah ras alien yang bernama Formics. Serangan dahsyat formics ini hampir memusnahkan ras manusia di bumi. Untungnya ada Mazer Rackham (Ben Kingsley), dari International Fleet Commander, yang bisa mengatasi para Formics.

Persiapan mengantisipasi serangan para Formics berikutnya, sebuah institusi militer internasional di bawah pimpinan Kolonel Graff (Harrison Ford), merekrut dan melatih para anak muda terbaik dunia untuk menjadi Mazer. Salah satu anak muda yang terpilih adalah Andrew ” Ender” Wiggin (Asa Butterfield), seorang anak pemalu namun memiliki kemampuan menyusun strategi yang brilian.Saat pertama kali sampai ke Battle School, Ender dengan cepat dan mudah menguasi semua simulasi permainan perang yang diberikan kepadanya. Tidak heran bila Ender menjadi yang terbaik di antara yang lain.
Berkat prestasinya tersebut, Ender dipromosikan oleh Kolonel Graff  ke tingkatan Sekolah Komando. Di sana, Ender kemudian dilatih langsung oleh sang legenda, Mazer Rackham.  Mazer melatih Ender lebih jauh agar anak lelaki tersebut mampu memimpin manusia dalam perang epik melawan para Formics.

6. Book Review: A Thousand Splendid Suns by Khaled Hosseini 

a Thousand Splendid Suns

Buku kali ini berjudul  A Thousand Splendid Suns ditulis oleh Khaled Hosseini, seorang kelahiran Afghanistan.Di buku ini Khaled mengambil tokoh 2 wanita dari generasi yang berbeda, latar belakang ia mengambil tokoh wanita adalah wanita mengalami banyak penderitaan di Afganistan selama 3 dekade ini. Mariam adalah gadis kecil di sebuah desa di Herat, Afghanistan. Ia memiliki kebahagiaan yang sederhana, yaitu bertemu dengan ayahnya, Jalil, satu kali dalam seminggu. Tapi ibunya selalu melarang Mariam untuk bertemu Jalil tanpa alasan yang jelas. Ibunya selalu menganggap Mariam adalah anak yang tidak diharapkan.

Hingga suatu hari Mariam memaksa untuk bertemu Ayahnya, tapi Ibunya melarang “kau tidak akan bertemu aku lagi kalau bertemu Jalil”. Setelah sang ibu tiada, kehidupan Mariam berbeda 180* Jalil berubah sikap menjadi tidak peduli terhadap Mariam. Mariam dijodohkan dengan laki-laki paruh baya yang tidak pernah dikenalnya lalu pindah ke Kabul. Setelah menikah Mariam selalu disiksa suaminya.

Tokoh kedua dalam buku ini adalah, Laila adalah gadis kecil yang dipertemukan dengan Mariam. Mereka memiliki kisah masing-masing yang berbeda hingga Kabul dijatuhi bom dan perang.benci, kaku, dan kesalahpahaman yang sebelumnya ada berubah menjadi persahabatan, kasih sayang, bahkan sebuah ikatan yang tak bisa digambarkan oleh kata. Mariam dan Laila bersama-sama berjuang dalam kerasnya hidup di masa pemerintahan yang tidak stabil, terlebih ketika Taliban berkuasa. Di masa-masa sulit itu masing-masing dari mereka berusaha menggapai cinta yang mereka dambakan, juga harapan yang telah lama mereka impikan.Cerita yang pada awalnya terpisah-pisah bagaikan puzzle, semakin lama semakin utuh. Sepanjang cerita, memang begitu banyak penderitaan dan kesedihan para tokohnya, di samping kebahagiaan yang sesekali muncul. Buku ini memiliki pesan yang sangat luar biasa, untuk untuk berempati dan memahami berbagai problema umum dari sisi-sisi yang lebih pribadi namun dengan tetap bersifat humanis

7. Music Review: Album Debut MarcoMarche “Warm House”

MarcoMarche

Music review kita kali ini adalah MarcoMarche. duo band asal Jakarta yang ingin membagikan kisah mereka melalui lagu-lagu atau karya-karya mereka. Pasangan kekasih Asterina dan Duta membentuk MarcoMarche di pertengahan tahun 2013 lalu dengan mengambil nama dari gitar kesayangan mereka masing-masing, yaitu Marco dari nama gitar Duta dan Marche dari nama gitar Asterina.Mereka dibantu oleh para sahabat-sahabat musisi di dalam proses rekaman album perdananya yang berjumlah sembilan lagu. Hasilnya adalah suatu karya musik yang harmonis, kental dengan nuansa gitar akustik dan aroma pop-folk yang ditambah dengan perpaduan harmoni vocal dan gitar mereka yang unik dan terdengar ringan.

Proses rekamannya pun telah berakhir pada bulan September 2014 kemarin. Rencananya, melalui payung Demajors, MarcoMarche akan segera melepas debut album bertitel Warm House tersebut pada awal bulan Februari di tahun 2015 mendatang.

8. Technewlogy: Peek : Aplikasi Pemeriksaan Mata Dengan Smarthphone

peek

Buat kamu nih intelektual muda yang ngakunya gaul pasti punya banyak aplikasi di smartphone kamu mulai dari aplikasi fotografi kaya VSCO Cam, picsart sampai camera 360. Tapi ini ada satu aplikasi yang sangat bermanfaat banget di dunia kesehatan.

jadi aplikasi ini bernama Peek. Apa sih peek itu? Jadi aplikasi ini berguna melihat kondisi bagian dalam mata dan selanjutnya mencetak gambar yang ditangkap dengan menggunakan adapter yang bernama Peek Retina  dan pemeriksaan dapat dilakukan dimana saja. Lalu hasil gambar akan dikirim ke pihak ahli diagnosa penyakit. Aplikasi ini bukan hanya bermanfaat untuk mata tapi juga bisa untuk mengetahui kondisi diabetes dan tekanan darah.

Pembuatan aplikasi ini telah digagas oleh London School Of Hygiene & Tropical Medicine dari University of Strathclyde dan NHS Glasgow Centre For Ophthalmic Research, untuk menyediakan aplikasi ini mereka meluncurkan proyek crowdfundingnya di Indiegogo

Alasan pembuatan aplikasi ini adalah diseluruh dunia ada sebanyak 39 juta orang menderita kebutaan dan dari jumlah itu terdapat 80 % diantaranya yang tidak bisa dihindarkan. Selain itu masih banyak juga tempat layanan kesehatan mata yang belum mempunyai peralatan secaralengkap.

Saat ini aplikasi Peek Retina baru bisa digunakan pada samsung galaxy S3.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 4 =