Puasa 24 Jam di Swedia
Unisi News , June 17, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Unisi News

rimanews

Ibadah puasa tahun ini dipastikan akan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, terutama bagi umat Islam yang tinggal di Eropa dan Amerika serta Timur Tengah. Bulan Ramadhan yang jatuh tepat di musim panas, membuat Muslim di beberapa negara harus berpuasa hingga lebih dari 16 jam. Bahkan di Swedia, Matahari tidak akan terbenam selama Ramadhan.

Seperti dilansir Independent.co.uk, di Kiruna, kota paling utara di Swedia, Matahari belum terbenam bulan ini, dan diperkirakan tidak akan tenggelam sampai bulan Agustus mendatang.

Hal ini membuat Muslim Swedia berada di posisi yang sulit. Berpuasa selama rata-rata 14 jam saja bagi umat Islam yang berada di Asia tidak mudah, apalagi jika harus 24 jam selama sebulan penuh.

Mohammed Kharaki, juru bicara Asosiasi Islam Swedia, mengatakan bahwa mereka telah mengeluarkan panduan bagi umat Muslim di sana tentang waktu berpuasa pada Ramadhan tahun ini. Muslim hanya harus berpuasa di antara dua waktu terakhir kali matahari dapat terlihat dengan jelas saat terbit dan tenggelam.

Meskipun demikian, Muslim di Swedia kemungkinan harus menjalankan ibadah puasa paling singkat selama 19 jam.

Namun, Kharaki juga menyarankan umat Islam Swedia agar tidak terlalu ketat dengan aturan waktu siang hari.

Berbicara kepada AFP, ia mengatakan, “Masyarakat dapat mencoba untuk berpuasa selama 19 jam … Jika Anda tidak sanggup melakukan pekerjaan Anda atau bahkan kesulitan berdiri, maka saat itulah waktu berbuka.”

Namun, tak peduli seberapa sulit Ramadhan tahun ini bagi mereka, Muslim di Eropa tetap bertekad untuk menjalankannya.

rimanews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + eight =