Shazam
Latar , April 9, 2019, Unisi Radio

 

Bagaimana jadinya jika punya kekuatan super dari enam orang dewa yang didapat dari seorang penyihir?  Bagaimana rasanya ketika sedang kebelet, namun tidak bisa buang air secara normal? Shazam mungkin punya triknya sendiri.

Apa arti sebuah keluarga? Jadi tempat paling jujur dan untuk melepas diri jadi diri sendiri? Billy sekaligus Shazam punya jawabannya.

Potongan-potongan perjalanan ini dimulai dari kisah Billy Batson yang tengil. Ia selalu kabur dari panti asuhan hanya untuk mencari apa yang paling diinginkannya di dalam hidup. Sayang, Billy kehilangan arah.

Bahkan, ketika ia mendapatkan kekuatan yang menjadikannya seseorang dengan kekuatan super bernama Shazam, ia masih kehilangan arah. Ia tidak pernah tahu potensi di dalam dirinya sendiri. Tak peka dengan kekuatan yang ia miliki, Shazam justru terkenal karena channel YouTube yang dikelolanya bersama Freddy Freeman (Jack Dylan Grazer)

Padahal ia punya ‘keluarga’ yang menjadi kunci dari kekuatannya. Shazam! Bukanlah tipikal film superhero DC lain yang selama ini kamu pernah tonton.

Bukan seperti Batman yang meratapi kepedihannya, Superman yang binggung dengan setiap pengambil keputusannya, atau Aquaman yang harus membereskan tahta di relung Atlantis untuk menasbihkan dirinya sebagai penguasa laut.

Ekspektasi berikutnya adalah kejutan-kejutan yang tidak terduga. Untuk easter eggs, mungkin sudah biasa, bahkan ciri khas DC sangat jelas terlihat di sini. Penyebutan nama Batman dan Superman berulang kali disampaikan.

Namun, ada beberapa kejutan lain yang mungkin tidak akan terduga. Dalam sebuah dialog yang sangat cepat, Shazam (Zachary Levy) dengan sengaja menyebutkan “Zap-tain Marvel”.

Ini merujuk pada identitas asli Shazam yang sebenarnya bernama Captain Marvel, sebelum akhirnya resmi jadi milik Marvel. Cukup berani, namun tetap saja disampaikan dengan gaya yang kocak.

Jujur, ini kejutan yang tidak disangka. Shazam akhirnya membawa ‘keluarganya’ menjadi superhero. Memang benar, dalam komiknya pun keluarga ini memang ada.

Terakhir, sebuah ending yang akan menimbulkan pertanyaan penonton. Pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab, ke mana arah film-film superhero DC atau DCEU berikutnya. Namun, tetap saja penonton menyambut momen ending dengan riuh.

Terakhir, ada dua post-credit scene di filmnya. Penting atau enggak? Jangan beranjak terlalu cepat begitu filmnya usai.

Shazam sendiri sudah mulai tayang di Indonesia pada tanggal 5 April kemarin, Yuk buruan nonton keburu turun layar !

Artikel by : id.bookshow.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 4 =