STOP! Aksi Skip Challenge
Unisi News , March 20, 2017, Unisi Radio

Akhir-akhir ini aksi Skip challenge menarik perhatian masyarakat. Pasalnya, aksi yang sering dilakukan oleh pelajar SMA dan SMP ini ternyata bisa berakibat fatal lho, Intelektual Muda. Bahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pun melarang para siswa melakukan Skip Challenge.

Dampak fisik yang terasa yaitu semacam terserang hipoksia atau suatu keadaan kekurangan oksigen yang bisa menyebabkan permasalahan kesehatan. Gak cuma berdampak pada organ otak dan syaraf, tetapi bisa berdampak juga pada organ-organ lain seperti organ lambung dan pencernaan.

Ahli saraf dari UGM, Dr.dr. Cempaka Thursina, Sp.S menyebutkan skip challenge merupakan tindakan yang sangat membahayakan keselamatan jiwa. Dada ditekan selama beberapa saat yang kemudian akan mengurangi pasokan oksigen ke otak yang akan menimbulkan hilangnya kesadaran maupun kejang. Jika kadar oksigen di otak rendah selama 2-3 menit, maka otak akan mengalami gangguan. Bila lebih dari itu bisa menimbulkan kerusakan otak bahkan kematian.

Sayangnya meski berbahaya, skip challenge tetap dilakukan sejumah orang, di mana kebanyakan dari mereka adalah remaja. Banyak remaja yang melakukan tantangan ini biar dibilang keren dan populer. Padahal beresiko besar lho. Jangan ditiru ya, Intelektual Muda 🙂

[dari berbagai sumber | ulinaizna]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 3 =