Tempuh Pendidikan Klinis, Langkah Awal Dokter Muda Mengabdi pada Negara  
Uncategorized , June 26, 2014, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja : Campus Reporting News

uii (1)

Pendidikan klinis merupakan salah satu tahapan yang harus ditempuh oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) sebelum berhak menyandang gelar dokter. Proses ini hendaknya tidak hanya dipandang sebagai kegiatan akademis prosedural semata, namun lebih dimaknai sebagai bentuk pengabdian pada negara. Sebab hingga saat ini, tidak sedikit daerah-daerah di tanah air yang masih kekurangan tenaga medis, khususnya dokter umum. Sebagaimana diketahui, saat ini Indonesia masih kekurangan sebanyak 12.371 dokter umum untuk dapat mencapai rasio ideal tenaga medis terhadap jumlah penduduk sebesar 1:2.500. Keberadaan dokter muda meski sedang menempuh pendidikan klinis juga mempunyai arti penting guna menjembatani ketimpangan tenaga medis di suatu daerah. Oleh karena itu, para dokter muda diminta untuk menjalankan tugasnya dengan niat yang tulus dan dilandasi semangat pengabdian.

Seperti disampaikan oleh Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc ketika memberikan sambutan pada acara Janji Dokter Muda UII yang berlangsung di Auditorium Kahar Muzakkir, kampus terpadu UII, Rabu (25/6). Pada kesempatan tersebut, setidaknya 96 dokter muda UII mengikuti prosesi pengambilan janji. Para dokter muda tersebut, yang terdiri dari 28 orang putra dan 68 orang putri nantinya akan dilepas ke berbagai rumah sakit daerah guna mengikuti proses pendidikan klinis.

Dr. Harsoyo juga berpesan hendaknya para dokter muda benar-benar meresapi dan bertanggungjawab atas janji yang baru saja mereka ikrarkan. “Janji ini adalah hutang, bukan lagi kepada manusia namun akan Saudara pertanggungjawabkan kepada Allah kelak”, pesannya. Ia menghimbau agar para dokter muda dapat menunjukkan perilaku yang terpuji baik kepada pasien maupun rekan kerja di rumah sakit sehingga proses pendidikan dapat berjalan lancar.

Sementara Dekan FK UII, dr. Sunarto, M.Kes juga menyampaikan perlunya para dokter muda untuk selalu mematangkan teori dan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku kuliah. “Proses pendidikan klinis pada dasarnya merupakan tahap implementasi dari teori dan ilmu yang telah didapat sebelumnya”, ungkapnya.

Sedangkan Perwakilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soediran Mangun Sumarso – Wonogiri, dr. Pratikno Widodo, Sp.A lebih menekankan agar dokter muda memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien. “Pasien adalah salah satu guru terbaik kalian nantinya. Maka berikan perlakuan yang sebaik-baiknya karena mereka adalah saudara kita yang butuh pertolongan”, ucapnya. Ia juga menegaskan komitmen pihak rumah sakit untuk terus membimbing dan membantu para dokter muda yang sedang menempuh pendidikan klinis.

uii.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 4 =