Workshop Debat Psychofest Fakultas Psikologi USD 2015
News , September 10, 2015, Unisi Radio

Unisi Radio Jogja: Campus Reporting News

usd

Setelah acara Open House, Bakti Sosial (Baksos), lomba film pendek (Psymotion), dan lomba cerpen, Psychofest Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma (USD) juga mengadakan workshop debat yang diselenggarakan pada hari Sabtu dan Minggu, 5-6 September 2015 bertempat di ruang Multimedia Kampus III USD Paingan. Workshop debat ini diikuti oleh para pelajar dan mahasiswa yang berasal dari DIY dan Jawa Tengah yang memiliki minat dan hobi pada dunia debat. Mereka terlihat sangat menikmati proses selama dua hari workshop ini berlangsung. Antusiasme mereka ini tidak lepas dari rasa penasaran dan kekaguman mereka terhadap 2 orang narasumber yang menjadi pelatih sekaligus pembicara pada acara ini. Mereka adalah Sekartiyasa Kusumastuti, S.S. yang saat ini menjabat sebagai Presiden dari Jogja Debating Forum (JDC) dan Retno Rahma Safitri, S.Pd. yang merupakan seorang pelatih tim National School Debating Championship (NSDC) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan pada hari pertama dimulai tepat pada pukul 15.00 WIB dan diawali dengan seminar debat dari para pembicara yang materinya mengenai cara-cara debat yang baik, teknis peraturan debat dan dilanjutkan dengan roleplay debat bersama fasilitator. Para peserta mengaku mendapatkan pengalaman dan banyak pengetahuan mengenai debat yang sebelumnya tidak mereka ketahui. Kemudian workshop dilanjutkan pada hari kedua di tempat yang sama mulai pukul 10.00 WIB. Di hari kedua ini para peserta berkesempatan menguji kemampuan dan pengetahuan yang telah mereka dapatkan di hari pertama dengan mengikuti mini debat dan debat tournament antar sesama peserta workshop yang diadakan oleh panitia. Selain diberi pengetahuan, para peserta juga diberikan fasilitas untuk mengaplikasikan pengetahuan itu secara langsung.

Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok yang setiap kelompoknya beranggotakan 6 orang. Mereka bergantian melakukan simulasi mini debat sementara para fasilitator menilai dan menentukan siapa yang menjadi best speaker dari masing-masing kelompok. Best speaker yang terpilihlah yang berhak maju dan mengikuti tournament debat. Meskipun tournament ini hanya latihan dan dalam lingkup sesama peserta saja, akan tetapi mereka terlihat sangat serius dan berusaha menjadi yang terbaik.

usd.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 12 =