100% (Asli) Yogyakarta

Jogja Dab!

Unisi Radio Jogja: Jogja Dab

img_8584-KPY-HendricLaksana

100% Yogyakarta berhasil memukau puluhan penonton yang menyaksikan pertunjukan tersebut pada akhir minggu lalu. Pertunjukan 100% Yogyakarta digelar dua hari, 31 Oktober dan 1 November 2015 lalu di Concert Hall Yogyakarta dengan menampilkan 100 warga Yogyakarta. Enggak cuma yang muda-muda aja nih yang tampil, balita sampai nenek berusia 90 tahun pun ikut tampil juga lho.

Sesuai judulnya, pertunjukan ini ingin menampilkan potret kota Yogyakarta masa kini melalui pandangan 100 warganya tersebut yang merupakan representasi atas kriteria tertentu dalam statistik yang akan merefleksikan demografi Yogyakarta.

img_2949-KPY-AgusBeanimg_2774-KPY-AgusBean

Dengan begitu, ke-100 orang ini dapat menampilkan wajah Yogyakarta melalui angka, statistik, dan hubungan-hubungan antar pribadi, sehingga menciptakan kaleidoskop kota Yogyakarta.

Pertunjukkan yang diwujudkan bersama oleh Rimini Protokoll dan Teater Garasi ini adalah rangkaian kegiatan Jerman Fest yang tahun ini dilaksanakan di Indonesia.

Pertunjukan yang sebagian besar terdiri dari pertanyaan-pertanyaan tiap warga untuk dijawab para warga lainnya secara bergantian. Enggak cuma itu aja, ada juga sesi open mic dimana para warga mendapat kesempatan melontarkan pertanyaan-pertanyaan spontan, misalnya tentang tanggung jawab pengusaha terhadap lingkungan, pernikahan sejenis, sampai pada soal kepemimpinan di Yogyakarta.

Para penonton juga dilibatkan dalam pertunjukkan ini dengan diberi pertanyaan oleh warga yang tampil, serta diberi kesempatan memberikan pertanyaan kepada warga yang tampil. Nah diakhir pertunjukkan, para penonton juga diberi kejutan penampilan Jogja Hip Hop Foundation yang membawakan “Jogja Ora Didol” bersama-sama seluruh warga penampil, dengan iringan FSTVLST.

FYI, penonton yang dateng buat menyaksikan pertunjukan ini mencapai lebih dari 2500 orang lho. Jumlah tersebut belum termasuk para penonton yang menyaksikan dari screen yang dipasang di luar lokasi pertunjukkan.

[teks: @ulinaizna | foto: official 100% Yogyakarta]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 18 =