FAST BREAK – 11 FEBRUARI 2020

FastBreak

Ditlantas Polda DIY akan Pasang Kamera Pintar untuk Rekam Pelanggaran di Jalan

Direktorat Lalu Lintas Polda DIY akan memberlakukan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) pada akhir Maret mendatang. Pengendara jalan yang melakukan pelanggaran akan terakam melalui kamera. Bukti tilang akan dikirimkan ke rumah pelanggar dan dapat membayar di bank atau ATM tanpa harus mengikuti sidang di pengadilan. Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Pol I Made Agus Prasetya mengatakan, kamera dengan sistem E-TLE ini akan dipasang di empat titik  yakni simpang empat Condongcatur, simpang empat Tugu, simpang empat Ketandan dan jalur nasional Kulon Progo-DIY yang menghubungkan Yogyakarta International Airport (YIA). Pelanggaran yang dapat tertangkap dengan kamera cerdas ini seperti pelanggaran marka jalan, stop line, menerabas lampu merah, penggunaan handphone saat berkendara dan tidak menggunakan sabuk pengamanan.

Jalan Jendral Sudirman Dijadikan Pedestrian, PKL Timur Tugu Bakal Dipindahkan

Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan membangun pedestrian di kedua sisi Jalan Jendral Sudirman sisi barat atau sepanjang Jembatan Gondolayu sampai simpang Tugu Jogja. Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beroperasi di sana akan dipindahkan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja, Yunianto Dwisutono, menjelaskan Pihakya saat ini sedang memetakan pasar mana yang memungkinkan untuk ditempati PKL. yang menjadi prioritas tetap pasar terdekat dengan lokasi PKL itu saat ini, semisal di Pasar Pingit, Kranggan, Karangwaru atau terban. Jika di pasar-pasar itu tidak memungkinkan, baru akan dicarikan di pasar lain. Camat Jetis, Sumargandi, mengatakan di wilayah itu terdapat 18 PKL yang beroperasi siang dan malam, dengan paling banyak menjajakan makanan. Pihaknya telah mensosialisasikan terkait pembangunan pedestrian ini. Pengerjaan itu kata dia akan dimulai pada April dan ditargetkan selesai pada September,

BMKG Maksimalkan Peringatan Dini Bencana di YIA

BKMG sedang memaksimalkan sistem peringatan dini bencana di Yogyakarta International Airport (YIA). Meski sebelumnya sistem ini sudah ada, tetapi ancaman gempa bumi, tsunami, dan cuaca ekstrem di bandara baru Kulonprogo ini perlu diantisipasi dengan lebih maksimal. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, meninjau kesiapan deteksi dini kebencanaan dan memastikan semua sistem peringatan dini bencana di bandara ini akan ditingkatkan resolusi, akurasi, dan presisinya sebelum bandara beroperasi secara penuh pada 29 Maret mendatang. Sistem sensor bencana ini terletak di sebuah bangunan yang sudah didesain mampu bertahan meskipun diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,8 SR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × two =