FAST BREAK – 16 JUNI 2020

FastBreak

Rumah Ibadah di Kota Yogyakarta Diizinkan Menggelar Ibadah untuk Jemaah dengan protokol new normal

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Yogyakarta tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 di Masa Pandemi Kota Yogyakarta. Dalam SE Wali Kota Yogyakarta tersebut, rumah ibadah diizinkan menyelenggarakan kegiatan keagamaan dengan syarat berada di kawasan yang aman dari COVID-19, berdasarkan Surat Keterangan dari Ketua Gugus Tugas Covid19. Pengurus rumah ibadah juga wajib menerapkan protokol pencegahan COVID-19, dengan melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala, menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer di pintu masuk dan keluar, membatasi akses keluar dan masuk rumah ibadah. Tak hanya itu, pengurus rumah ibadah juga wajib melakukan pengecekan suhu tubuh seluruh jamaah, menerapkan pembatasan jarak fisik minimal satu meter, hingga koordinasi dengan unit layanan kesehatan setempat.

 

Rapid Test Segera Digelar di Kampus dan Restoran di Jogja

Setelah menyasar pasar tradisional dan mal, pelaksanaan tes cepat dengan Rapid Diagnostic Test (RDT) acak di Jogja kali ini akan menyasar restoran. Ketua Harian Gugus Tugas Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan pengambilan sampel RDT acak di restoran akan dilakukan pekan ini. Menurut Heroe ada tiga sasaran untuk RDT acak berikutnya. Tiga sasaran itu meliputi masyarakat, restoran, dan kampus. Sementara itu menyangkut hasil Tracing yang dilakukan kepada 41 pedagang pasar Kranggan Heroe masih belum mendapat laporan menyangkut hasil dari RDT pada Sabtu, 13 Juni lalu.

 

Proyek Tol Yogyakarta-Solo-Bawen Masuk Tahap Penetapan Lokasi

Poses pembangunan tol Yogyakarta-Solo-Bawen lanjut lagi setelah tiga bulan sempat jalan di tempat akibat Pandemi Covid-19. Pembebasan lahan yang dijadwalkan selesai April itu pun, telah mendapat restu dari semua pihak. Saat ini tahapan pengerjaan akan memasuki penetapan lokasi. Namun, untuk trase Yogyakarta nampaknya akan mendapat jatah paling akhir. Staff Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Kementerian PUPPR, Galih Alfandi menjelaskan proses penetapan lokasi tersebut untuk keseluruhan ditargetkan Juni hingga pertengahan Juli. Sebagai proses konstruksi awal, pihaknya akan lebih dulu menyasar wilayah Kabupaten Boyolali hingga Karanganyar.

 

credit (harianjogja.com / tribunnews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + ten =