FAST BREAK – 21 JULI 2020

FastBreak

Pemda Akui Kasus Corona di DIY Melonjak Setelah Jogja Semakin Terbuka

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, mengakui peningkatan kasus positif Covid-19 di wilayahnya dipengaruhi selain oleh banyaknya pemeriksaan juga dengan dibukanya DIY bagi siapa saja dari luar daerah, baik wisatawan maupun warga yang terkait urusan pekerjaan. Untuk mengantisipasi semakin banyaknya penularan, ia meminta Gugus Tugas Penanganan COvid-19 di Kota dan Kabupaten untuk memasifkan tes swab. Hal ini perlu dilakukan agar segera diketahui seberapa banyak yang positif untuk menghindari terjadinya transmisi lokal. Beberapa yang menjadi prioritas dalam tes swab ini kata dia, meliputi tenaga Kesehatan, tracing kasus positif, orang-orang di tempat kerumunan, pendatang dari luar kota. Tes swab massal kata dia saat ini sudah memungkinkan karena sebanyak 240 tenaga Kesehatan di seluruh puskesmas di DIY telah dilatih untuk bisa mengambil swab.

Pemkot Yogyakarta Resmi Terapkan Tarif Parkir Baru di Kawasan Premium, Ini Rinciannya

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta resmi menerapkan tarif parkir baru di kawasan I. Kawasan I atau kawasan premium adalah kawasan yang melayani dan menunjang kegiatan wisata dan kegiatan perdagangan dengan intensitas ekonomi tinggi. Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Imaduddin Aziz, mengatakan Perda tersebut sudah berlaku sejak 1 Juli lalu. Menurut Perda Nomor 1 Tahun 2020, tarif parkir tepi jalan umum untuk sepeda motor adalah Rp2.000 untuk 2 jam pertama, dan berlaku progresif pada jam berikutnya Rp1.500. Sementara untuk mobil adalah Rp5.000 untuk 2 jam pertama, dan berlaku progresif pada jam berikutnya Rp2.500. Ruas jalan yang masuk dalam kawasan itu adalah Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Prof Yohannes, sirp-sirip Malioboro, dan Jalan Margo Utomo (Jalan Mangkubumi). Tempat khusus parkir yang masuk kategori kawasan premium adaj seluruh tempat khusus parkir yang dikelola oleh Pemkot Yogyakarta.

Dinas Pariwisata Kota Yogya Terima Pengajuan Baru Protokol Kesehatan dari Sejumlah Tempat Hiburan

Sejumlah tempat hiburan dan kegiatan di Kota Yogyakarta berinisiatif mengajukan verifikasi pencegahan COVID-19 ke Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Kabid Atraksi Wisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Edi Sugiharto, mengatakan ada sekitar lima permohonan baru untuk verifikasi. Namun sampai saat ini belum bisa diputuskan oleh Dinas Pariwisata. Ia melanjutkan sebelum mengajukan permohonan verifikasi, sebaiknya usaha jasa pariwisata maupun kegiatan mempersiapkan sarana dan prasaran pencegahan COVID-19, termasuk di antaranya tempat cuci tangan, thermo gun, dan lain-lain. Hingga saat ini sudah ada beberapa destinasi wisata yang kembali beroperasi secara terbatas. Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan yang penting adalah skema pencegahan COVID-19. Ia juga meminta agar setiap tempat memiliki satgas COVID-19.

 

credit : https://jogja.tribunnews.com/diy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 − 7 =