FAST BREAK – 23 JULI 2020

FastBreak

Denda untuk Warga Tak Bermasker di Bantul Akan Segera Berlaku

Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul memastikan bergerak cepat untuk menyosialisasikan terkait Perbup No. 79/2020 tentang adaptasi kebiasaan baru penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 kepada para pedagang pasar di wilayahnya. Menurut dia, dengan adanya Perbup ini, maka tidak ada alasan bagi pedagang di tempat mereka berjualan untuk tidak menerapkan protokol kesehatan dan mangkir dari tes cepat. Selain itu, Perbup ini juga harus ditaati oleh pembeli. Perbup tersebut tidak hanya berisi kewajiban menggunakan masker di luar rumah, dan menerapkan protokol kesehatan. Akan tetapi, berisi teguran bagi pelanggar akan tetapi juga ada denda administrasi. Pada pasal 3 disebutkan ada sanksi administrasi yang diterapkan untuk pelanggar Perbup yakni berupa teguran, larangan untuk memasuki lokasi kegiatan masyarakat, pembinaan yang bersifat edukatif, tidak diberikan layanan publik selama 14 hari dan ada denda administrasi Rp100.000.

Pemerintah Siapkan Skenario Swab Massal di Sleman

Melonjaknya jumlah kasus baru positif Covid-19 di DIY terus diantisipasi oleh Pemkab Sleman. Saat ini, Pemkab menyiapkan skenario uji swab secara massal. Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan Pemkab merencanakan swab massal sesuai saran dari ahli epidemiologi. Sebelumnya, Pemkab juga berkali-kali melakukan rapid test secara massif. Yang reaktif, langsung diswab. Ke depan, polanya akan langsung dan fokus pada swab massal. Sri meminta agar masyarakat tidak lengah dan tetap menerapkan PHBS (pola hidup bersih dan sehat). Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengamini rencana swab massal tersebut. Hanya saja, untuk waktu dan lokasinya masih terus dibahas.

Hari Anak Nasional 23 Juli 2020 Diperingati Melalui Virtual

Acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2020 tetap digelar di tengah wabah virus corona ( Covid-19). Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA), Nahar, mengatakan bahwa semua kegiatan didesain dalam bentuk virtual pada tanggal 23 Juli ya, mulai jam 09.00 WIB hingga 10.30 WIB. Peringatan HAN tahun 2020 ini diikuti seluruh provinsi di Indonesia dengan 750 partisipan melalui platform Zoom. Isu yang dikedepankan pada peringatan HAN tahun ini adalah melindungi anak Indonesia dalam situasi darurat dan keadaan tertentu. Adapun tema yang dipilih, yakni “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.

 

credit : https://jogja.tribunnews.com/diyhttps://www.kompas.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × four =