FastBreak 12 Agustus 2014 jam 17.00

FastBreak

Unisi Radio Jogja: FastBreak

Lagi, Jersey Van Persie Jadi yang Paling Laris di Premier League

van persie

Penyerang Manchester United Robin van Persie menjadi nama yang sangat populer di Premier League, jika menilik sebuah data terkait jersey replikanya. Ia bahkan mengungguli Steven Gerrard dan Luis Suarez

Van Persie memang tak menjalani musim 2013/14 dengan memuaskan. Selain karena MU memang sedang terseok-seok, penyerang asal Belanda itupun beberapa kali diganggu cedera.

Akan tetapi, menurut data Premier League Season Review 2013/14, popularitas Van Persie tetap menjulang: nama RvP paling banyak menghiasi punggung kaus-kaus replika Premier League sepanjang musim lalu–sebagaimana juga pada musim sebelumnya. Seperti dilansir situs resmi Premier League, peringkat itu sendiri didasarkan pada penjualan jersey di seantero dunia dan dikompilasikan oleh Sporting iD.

“Van Persie tetap memiliki kaus paling laris di Premier League,” tulis situs resmi Premier League.

Di posisi dua daftar kali ini ada nama kapten Liverpool Steven Gerrard dan Luis Suarez, penyerang The Reds yang musim ini baru hijrah ke Barcelona. Keberadaan keduanya di posisi itu dinilai tak lepas dari keberhasilan Liverpool menjadi penantang serius dalam perebutan gelar pada musim lalu.

Berikutnya ada nama Eden Hazard yang sepanjang musim lalu tampil cemerlang untuk Chelsea. Sementara di posisi lima terdapat nama bintang baru Arsenal, Mesut Oezil.

“Setelah sebuah musim luar biasa di mana persaingan terus berjalan sampai akhir, para pemain seperti Van Persie, Suarez, Hazard, dan Gerrard menyemarakkan liga dan mencuri hati para suporter Premier League di seluruh dunia,” tutur Direktur Lisensi Global Sporting iD Robert Thayne

detik.com

================================================================================

Status Gunung Slamet Dinaikkan Menjadi Siaga

Status Gunung Slamet yang meliputi Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes, Jawa Tengah, dinaikkan dari “Waspada” menjadi “Siaga”.

“Terhitung sejak hari Selasa (12/8), pukul 10.00 WIB, status Gunung Slamet dinaikkan dari Waspada menjadi Siaga,” kata Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono saat dihubungi Antara dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa.

Menurut dia, peningkatan status tersebut dilakukan karena adanya peningkatan kegempaan, suhu air panas, dan secara visual teramati letusan yang mengeluarkan semburan dan luncuran lava pijar hingga 1,5 kilometer ke arah barat daya serta diikuti suara dentuman.

Terkait peningkatan status tersebut, dia mengimbau masyarakat, pendaki, dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari kawah Gunung Slamet.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM pada tanggal 10 Maret 2014, pukul 22.00 WIB, menaikkan status Gunung Slamet dari “Aktif Normal” (level I) menjadi “Waspada (level II).

Peningkatan status tersebut dilakukan karena aktivitas Gunung Slamet yang meliputi Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Brebes, dan Tegal itu meningkat.

Oleh karena intensitas gempa atau letusannya semakin bertambah serta abunya semakin tinggi, PVMBG pada tanggal 30 April 2014, pukul 10.00 WIB, menaikkan status Gunung Slamet dari “Waspada” (level II) menjadi “Siaga” (level III).

Selanjutnya, PVMBG menurunkan status Gunung Slamet, dari “Siaga” menjadi “Waspada” pada hari Senin, pukul 16.00 WIB, karena aktivitasnya cenderung menurun.

Akan tetapi sejak pertengahan bulan Juli 2014, Gunung Slamet kembali menunjukkan peningkatan aktivitas, sehingga PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM kembali meningkatkan status gunung tertinggi di Jateng itu menjadi “Siaga” pada hari Selasa (12/8), pukul 10.00 WIB.

tribunjogja.com

================================================================================

Pesawat Latih yang Mendarat Darurat, Alami Gangguan Mesin

Pesawat latih jenis Bravo LM 2022 dari Lanumad TNI AU Adi Soemarmo Solo mendarat darurat di persawahan Desa Jokosroyo, Sukoharjo, Selasa (11/8) pukul 12.00 WIB. Diduga terjadi gangguan mesin, sehingga pesawat “nyungsep” di sawah yang baru ditanami milik Wiyati.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes A Liliek Darmanto mengatakan, pesawat tersebut lepas landas dari Lanumad Adi Soemarmo dalam rangka latihan terbang, tetapi saat sampai di sekitar Desa Jokosroyo terjadi gangguan mesin sehingga mendarat darurat.

“Itu bukan jatuh, tapi mendarat darurat. Pilotnya Mayor Surono dan siswa latihnya Sersan Putu Pandu. Keduanya hanya luka -luka ringan saja. Tidak ada yang parah,” katanya, saat ditemui di Mapolda Jawa Tengah, Selasa (11/8).

Menurut Liliek pesawat tersebut masih berbentuk dan tidak hancur. Lokasi jatuhnya pesawat berada sekitar 3 kilometer dari Polres Sukoharjo. “Ini sudah proses evakuasi. Kapolres Sukoharjo sudah dilokasi. Posisi pesawatnya menancah ke sawah yang baru ditanam,” ujarnya.

suaramerdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × four =