FastBreak 13 Desember 2013 jam 17.00

FastBreak

Unisi Radio Jogja : FastBreak

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Mafilindati Nuraini, mengingatkan warga Sleman mewaspadai tiga jenis penyakit di kala musim hujan sekarang, yakni demam berdarah dengue (DBD), leptospirosis, dan flu burung.
Ditemui di kantornya, Kamis (12/12), Linda mewanti-wanti warga hidup bersih agar terhindar dari penyakit-penyakit tersebut. “Tiga jenis penyakit itu yang menjadi momok bagi warga jika musim penghujan datang, dan cara untuk menanggulangi paling efektif ya dengan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS, Red),” kata Linda, panggilan akrab Mafilindati Nuraini.

Ia mencatat, angka kasus DBD di Sleman cukup tinggi, menempati urutan ketiga setelah Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta. Data hingga akhir tahun, ada 670 kasus DBD, dengan korban meninggal sebanyak tiga orang.
Adapun daerah di Sleman yang rawan penyebaran penyakit ini, diantaranya, Depok, Kalasan, Ngaglik, Mlati, Gamping dan Godean.

Bagaimana cara mengurangi serangan DBD, yang diakibatkan nyamuk aedes aegypti ? “Kuraslah bak mandi minimal tiga kali seminggu, karena perkembangan nyamuk dari telur menjadi nyamuk dewasa rata-rata membutuhkan waktu tiga hari. Jadi, dengan menguras bak mandi, menutup tampungan air dan membuang kaleng bekas, risiko nyamuk berkembang biak menjadi kecil,” katanya menyarankan.
______________________________________________________

Siswa dari 140 sekolah terancam tidak bisa mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013/2014 karena terindikasi melakukan kecurangan input data ke pusat data siswa dan sekolah (PDSS).

“Saat ini, panitia SNMPTN sedang melakukan verifikasi data. Kalau terbukti melakukan kecurangan, sekolah yang bersangkutan tidak bisa mendaftarkan siswa-siswi mereka pada tahun depan,” kata mantan Ketua Panitia SNMPTN Akhmaloka pada acara peluncuran SNMPTN 2014 yang dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/12) malam.

Lebih lanjut, Akhmaloka yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) didampingi Ketua SNMPTN 2014 Gandjar Kurnia mengatakan tahun lalu panitia menemukan data siswa dari 20 sekolah yang terindikasi melakukan kecurangan.

“Setelah dilakukan verifikasi maka terbukti dari 20 sekolah itu sebanyak 13 sekolah melakukan kecurangan sehingga siswa yang sudah lolos bisa dinyatakan gugur,” katanya dalam acara yang dihadiri para rektor dan perwakilan dari perguruan tinggi negeri peserta SNMPTN.

Salah satu bukti kecurangan yang ditemukan ialah angka pada rapor asli dengan data yang dimasukkan ke PDSS berbeda.

“Anak yang sudah telanjur diterima dinyatakan gagal. Bentuk indikasi kecurangan tidak selalu berujung pada dikeluarkannya mahasiswa, tetapi sering hanya ditemukan kesalahan kecil,” katanya.

Sebelumnya, Mendikbud Mohammad Nuh dalam sambutannya mengatakan program SNMPTN memberikan akses masuk PTN secara sama kepada seluruh warga negara.

“Kami ingin memberi kesempatan yang sama, kaya atau miskin jangan ada hambatan, terutama barrier pembiayaannya. Karena itu, pemerintah menanggung semua pembiayaan yang terkait dengan masuk jalur SMPTN.”
______________________________________________________

Rini Sugianto menggebrak Hollywood dengan hasil karya animasinya melalui film ‘The Hobbit: The Desolation of Smaug’. Hasil karyanya dapat disaksikan penggemar film Hollywood di Indonesia mulai 13 Desember 2013.

Adalah prestasi yang membanggakan melihat nama orang Indonesia di jajaran paling penting kru film ternama itu. Perempuan berusia 33 tahun itu bergabung dalam tim WETA Digital untuk yang berjumlah 100 orang untuk mengerjakan animasi The Hobbit di Selandia Baru.

Menurut istri Brandon Riza itu, ia menemukan tantangan di proyek terbarunya.

Merupakan suatu prestasi yang membanggakan tentunya melihat ada nama orang Indonesia yang ikut menggarap film yang telah dinanti-nanti oleh para fans di seluruh dunia ini. “Mungkin sudah ada Hobbit pertama sebagai pembandingan. Kita jadi merasa harus selalu lebih bagus. Jadi pressurenya juga lebih banyak, dan ceritanya sendiri lebih besar dibandingkan dengan yang pertama,” cerita lulusan S2 jurusan animasi dari Academy of Art di San Francisco, Amerika Serikat itu.

Ia bersama timnya membutuhkan waktu enam bulan untuk menyelesaikan proses animasi film. Ia lebih banyak berperan mengerjakan naga atau Smaug di film itu.

Bagaimana ia bisa terlibat dalam film itu? Rini bercerita keterlibatannya merupakan sebuah kebetulan. Ia memang penggemar cerita fantasi The Hobbit dan The Lord of The Rings. Meski penggarapan film sudah usai, ternyata Rini belum menonton hasil akhir karyanya itu lho. Sebab ia masih dalam masa istirahat setelah bekerja keras.

Rini memang patut mendapat acungan jempol. Sebelumnya, ia ikut terlibat dalam dua film yang baru-baru saja menggebrak Hollywood yaitu Iron Man 3 dan The Hunger Games: Catching Fire. Ia juga ikut mengerjakan animasi film-film lainnya seperti The Adventures of Tintin, The Avengers, dan Planet of the Apes.

Keberhasilannya itu pun mendorong Rini untuk memotivasi anak-anak muda Indonesia yang tertarik di bidang seni animasi.  Ia bermimpi suatu saat mengadakan program beasiswa untuk orang-orang yang kurang mampu namun tertarik belajar animasi. Ia juga akan menggelar workshop di beberapa kota di Indonesia.

“Intinya, never give up. There’s always a way,” pesannya di akhir wawancara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen + 3 =