FastBreak 15 Mei 2013 jam 14.00

FastBreak

Ribuan warga Nahdlatul Ulama dari DIY dan Jawa Tengah memadati Stadion Mandala Krida Yogyakarta untuk menghadiri peringatan hari lahir ke-90 organisasi massa tersebut di Yogyakarta, Rabu (15/5).

Selain warga Nahdlatul Ulama (NU), peringatan hari lahir tersebut juga dihadiri oleh para siswa di sekolah-sekolah berbasis NU dan organisasi lain, di antaranya Muslimat NU, GP Anshor, dan IPPNU.

Dua menteri di jajaran kabinet, juga menyempatkan diri hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh dan Menteri Agama Suryadharma Ali.

Bahkan, M. Nuh kemudian memimpin apel dalam rangka hari lahir NU tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Lembaga Pendidikan Maarif mengucakpakn ikrar pendidikan yang dibacakan secara langsung oleh Ketua Tanfidziyah PWNU DIY Rochmat Wahab.

“Kami siap melaksanakan Kurikulum 2013, dan mendukung pelaksanaan Ujian Nasional dengan penyempurnaan sistem dan pelaksanaannya,” katanya.

Dalam ikrar tersebut, Lembaga Pendidikan Maarif mendukung ketersediaan pendidikan bagi anak kurang mampu di Indonesia.

Sedangkan Menteri Agama Suryadharma Ali dalam orasinya menyampaikan agar tidak ada diskriminasi dalam pendidikan di bawah Kementerian Agama dengan di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Jangan haramkan APBD untuk mendukung pendidikan agama, seluruh siswa adalah sama sehingga sumber keuangan bisa menjadi anggaran pendidikan,” katanya.

Ia juga berharap, perlu dilakukan evaluasi mengenai pelaksanaan pendidikan agama karena indeks pendidikan di Indonesia masih rendah bila dibanding negara tetangga.

Dari 127 negara, Indonesia berada di posisi ke 69 kalah dari Malaysia di posisi 65 dan Brunei Darussalam di posisi 34. Selain itu, kemampuan Matematika dan Ilmu Pengetahuan siswa di Indonesia masih kalah dengan Kamboja.
__________________________________________________________

Perusahaan-perusahaan minyak yang tergabung dalam Indonesian Petroleum Asociation (IPA) kembali berkumpul dalam konvensi dan pameran IPA 2013. IPA ke-37 ini dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Bertema ‘Promoting Investment in a Challenging Environment’, pertemuan ini bertujuan untuk menarik investasi ke Indonesia, karena akan menampilkan teknologi dan inovasi terbaru dalam industri migas nasional.

Dalam pameran yang berlangsung dari 15-17 Mei 2013 di Jakarta Covention Center (JCC) Senayan, hadir 150 exhibitor yang berasal dari perusahaan migas, jasa, kontraktor, institusi pemerintah, konsultan, asosiasi profesional dan kamar dagang.

Nantinya akan pengumuman blok baru, penawaran tender, IPA lifetime achievment award dan juga oil and gas theme park.

Tampak hadir dalam acara tersebut yakni Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, Wamen ESDM Susilo Siswoutomo, Kepala SKK migas Rudi Rubiandini dan para direktur perusahaan migas di Indonesia.

IPA memainkan peranan penting sebagai pelaku utama industri minyak dan gas nasional. IPA merupakan mitra pilihan pemerintah Indonesia guna mempromosikan investasi, menemukan solusi terhadap berbagai tantangan industri, serta memformulasikan kebijakan yang menduIPA ke-37 ini dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Salah satu tantangan yang akan dihadapi oleh industri minyak dan gas di masa mendatang adalah bagaimana menciptakan sebuah keseimbangan yang baik antara kepentingan nasional dengan kepentingan investor,” kata Lukman Mahfoedz, Presiden IPA.

Konvensi IPA tahun ini akan memiliki banyak kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya sesi pleno, kursus singkat, program-program teknis, hingga pameran teknologi terbaru di bidang minyak dan gas. Kegiatan tahun ini akan mencakup area sebesar 25.000 m2, atau lebih besar 30 persen dibandingkan luas area tahun lalu.
_________________________________________________________

Petenis cantik Rusia Maria Sharapova yang tinggal di Florida, Amerika Serikat, memilih pergi liburan ke tempat jauh dari rumah, yaitu kawasan wisata di Pulau Jawa, Indonesia.

“Indonesia adalah negara eksotis di mana cuacanya panas, budayanya kuno, makanannya enak dan masyarakatnya ramah. ,” kata Pemimpin Redaksi majalah wisata Traveller Alla Beliakova di Moskow, Rabu (15/5).

Majalah Traveler edisi Rusia mengangkat sebagai berita utama sepanjang 14 halaman perjalanan Maria menikmati liburannya ke Candi Borobudur dan Prambanan. Judul sampul dengan foto Maria mengenakan baju etnik Jawa adalah “Indonesia dan Maria Sharapova”.

“Tempat-tempat di Jawa itu dipilih sendiri oleh Maria. Mungkin itu alternatif dari Bali yang sebelumnya dikunjungi petenis itu,” kata Alla yang didampingi Dubes RI untuk Rusia Djauhari Oratmangun.

“Maria telah memilih Indonesia, di mana ia mencoba baju-baju dari koleksi busana musim semi,” kata Alla yang mengatakan Maria juga tampil di majalah dengan memakai baju batik.

Selama kunjungan di Jawa dan melakukan pemotretan, Maria tinggal di Hotel Aman.

Tempat inilah dipilih petenis Rusia Maria Sharapova untuk istirahat setelah musim kompetisi.

“Dia baru ini menemukan rantai hotel Aman dan menilai tingginya karena rasa damai, aman dan nyaman yang ada di sini dan kesunyian yang hanya diganggu oleh nyanyian modin di desa terdekat dan bisikan hujan malam,” begitu ditulis di majalah berbahasa Rusia itu.

“Di Jawa Maria memiliki program budaya – kunjungan ke candi Borobudur dan Prambanan, dan di Moyo hanya akan berbaring di pantai ” tulis majalah wisata terkenal di dunia itu.

Perjalanan ke Jawa untuk Maria tidak mudah karena  tiga hari sebelum keberangkatan, dia ikut sebuah turnamen di Istanbul, setelah itu dia ke Praha.

“Saya telah terbiasa dengan penerbangan. Di Eropa antara turnamen biasanya menggunakan pesawat pribadi, kalau jaraknya jauh – penerbangan komersial. Saya suka terbang – telepon tidak nyala, tidak ada surat e-mail, aku dapat membaca, mendengarkan musik atau tidur.” kata Maria.

Pengambilan gambar dimulai pada jam tujuh pagi, tetapi  Maria sudah menikmati matahari terbit di Candi Borobudur.

Borobudur  adalah  salah satu candi Budha terbesar yang dibangun pada abad VIII-IX, yaitu, bahkan sebelum kompleks Burma dan Kamboja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 5 =