FastBreak 16 Juli 2013 jam 14.00

FastBreak

Menkominfo Tifatul Sembiring berharap, Indonesia tahun depan sudah bisa memulai produksi ponsel buatannya sendiri. Demikian dikatakan menteri usai buka puasa bersama di kediamannya, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Tifatul ditanya sejumlah media mengenai rencana pembuatan ponsel lokal yang juga didorong oleh Kementerian Perindustrian. “PonselĀ made in Indonesia? Lokal dengan Kadin masih jalan. Mudah-mudahan tahun depan sudah jalan,” kata Menkominfo.

Proyeksi Menkominfo jauh lebih cepat dibandingkan Kementerian Perdagangan yang memperkirakan pembangunan pabrik ponsel asli buatan Indonesia paling cepat pada akhir 2016 nanti.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa ponsel dengan merek lokal seperti Polytron, Axioo, Mito, dan Cross akan bertuliskan ‘made in Indonesia’ dalam waktu dekat.

Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, C Triharso, mengungkapkan bahwa beberapa produsen lokal tersebut telah berkomitmen untuk menanamkan investasinya di Indonesia. Saat ini, para pemegang merek tersebut masih harus mengimpor dari China.

“Merek lokal yang sekarang beredar kita dorong untuk membuat pabrik di sini. Sementara ini mereka masih impor dari China, sekarang kita dorong. Sehingga mereka diharapkan 2-3 tahun lagi, sudah mulai berproduksi,” kata Triharso kepada detikFinance.

Para produsen tersebut belum membeberkan informasi berapa besaran investasi yang kira-kira harus dirogoh untuk membuat pabrik di Indonesia. Tapi perihal lokasi pabrik, Triharso mengungkapkan, mereka telah mendapat gambaran. “Ya kalau lokasi di sekitar Jakarta ada, Jawa Tengah ada juga,” katanya.

Triharso mengatakan, ini adalah untuk menekan angka impor telepon seluler yang terus melonjak yang pada tahun 2012 lalu mencapai 50 juta unit. Terlebih, merek-merek lokal seperti Cross, Axioo tersebut menempati pangsa pasar kedua terbesar di Indonesia.

“Populasinya kedua setelah Samsung, pasarnya besar. Cuma pencitraannya saja kalah, promosinya kan lokal-lokal saja,” kata Triharso.

_____________________________________________________________________________________________________

Sebanyak 600 tenaga kesehatan di Sumatera Selatan disiapkan untuk menjadi panitia dalam ajang Islamic Solidarity Games di Palembang, 22 September hingga 1 Oktober 2013.

“Tenaga kesehatan itu diambil dari puskesmas dan rumah sakit yang ada di provinsi itu,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Fenty Aprina, Selasa (16/7).

Tim kesehatan itu, kata Fenty, akan dibagi dalam 14 kelompok besar yang nantinya akan ditempatkan, antara lain di arena pertandingan, tempat menginap para atlet, dan kedatangan tamu negara Islam tersebut.

Selain itu, lanjut dia, mereka juga akan ditempatkan di hotel tempat menginap para peserta pesta olahraga dunia bagi kalangan negara Islam tersebut.

Menurut Fenty, tenaga kesehatan yang disiapkan itu bukan hanya bertugas melayani kesehatan seperti pengobatan, melainkan mereka menjaga keamanan makanan bagi para atlet dan tamu dari negara Islam di dunia.

“Jadi, petugas kesehatan itu selalu memantau keamanan menu yang akan disajikan setiap hari apakah layak atau tidak,” katanya.

Selain itu, ada juga petugas konseling serta memantau kesehatan lingkungan di tempat peserta, termasuk arena pertandingan.

Kemudian, lanjut dia, ada juga petugas pengasapan atau pemberantasan nyamuk sehingga pesta olahraga bagi kalangan negara Islam tersebut berlangsung sukses.

Namun, kata Fenty, yang lebih penting lagi setiap petugas kesehatan di lapangan dalam ISG ini harus memberikan laporan setiap harinya kepada Menteri Kesehatan RI supaya diketahui perkembangannya.

Dengan adanya tim kesehatan tersebut diharapkan pesta olahraga internasional tersebut berjalan lancar serta sukses baik penyelenggaraan maupun prestasi.

__________________________________________________________________________________________________________

Pendaftaran mudik gratis untuk pemudik sepeda motor mulai dibuka di Kemenhub. Namun mayoritas pemudik sepeda motor itu hanya difasilitasi untuk mudik, namun tidak untuk arus baliknya. Ini alasan Kemenhub.

“Ada kesulitan untuk arus balik karena waktu pemudik kembali ke Jakarta biasanya cukup panjang setelah Lebaran,” demikian kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub Bambang S Ervan ketika dikonfirmasi detikcom, Selasa (16/7/2013).

Dalam mudik gratis untuk pemudik motor, yang difasilitasi arus balik hanya untuk sepeda motor dan pemotor yang dinaikkan kapal roll on-roll off (roro) dengan rute Semarang-Jakarta.

Rute mudik hanya untuk tujuan Lampung dan Jawa Tengah, dan tak sampai Jawa Timur. Alasannya, jumlah pemudik dan pemudik motor, menurut Bambang, selama ini mayoritas dari Jawa Tengah.

Dari pendaftaran awal yang dibuka hari ini, Bambang mengatakan sudah tampak antusiasme warga. “Hari ini dibuka sudah lumayan, tujuan favorit Wonogiri, Solo dan Purwokerto cukup banyak. Lampung baru ada beberapa orang,” tutur Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + 7 =