FastBreak 23 Juni 2014 jam 14.00

FastBreak

Unisi Radio Jogja : FastBreak

Foto Seorang Difabel Berdiri Saat Tonton Piala Dunia Jadi Kontroversi

piala dunia (1)

Sebuah foto seorang pendukung Brasil berdiri di depan kursi rodanya dan bertepuk tangan di sebuah stadion Piala Dunia telah memicu kontroversi terkait dugaan bahwa telah terjadi sebuah “keajaiban”.

FIFA belum memastikan keaslian foto itu dan foto serupa yang beredar di media sosial. Namun, lembaga yang mengatur sepak bola dunia itu mengecam setiap upaya penipuan untuk memperoleh kursi yang seharusnya dikhususkan buat para penyandang disabilitas.

“Kami sangat mengecam setiap upaya untuk secara sengaja menggunakan tiket khusus yang disediakan buat para difabel, tetapi dipakai masyarakat umum,” kata juru bicara FIFA yang tidak mau disebut jati dirinya. “FIFA meminta para pendukung untuk menghormati dan hanya meminta kursi untuk para difabel jika mereka memenuhi syarat untuk itu.”

Foto kontroversial itu memperlihatkan tampak belakang seorang pendukung yang menggunakan jersey kuning tim Brasil di Stadion Castelao di kota Fortaleza di timur laut negara itu. Orang itu berdiri dan bertepuk tangan di depan kursi rodanya.

Foto itu tampaknya diambil pada pertandingan Brasil melawan Meksiko pada 17 Juni yang berakhir dengan skor imbang 0-0. Namun, kedua tim bermain di tempat yang sama pada turnamen Piala Konfederasi tahun lalu, ketika Brasil menang 2-0.

Foto tersebut memicu perdebatan di Twitter. Seorang pengguna Twitter di Brasil secara sinis mempertanyakan “keajaiban besar” itu, sementara beberapa orang lain mengatakan bahwa sejumlah penyandang disabilitas kadang-kadang bisa berdiri.

Undang-undang Brasil telah menyisihkan setidaknya satu persen tiket Piala Dunia buat para penyandang disabilitas.

FIFA mengatakan, orang-orang yang membeli kursi untuk penyandang cacat harus menunjukkan sertifikat medis saat mengambil tiket mereka. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan pada hari pertandingan.

kompas.com

========================================================

Militer Israel Bombardir Suriah

Militer Israel dilaporkan melakukan serangan udara ke beberapa target di Suriah. Serangan dilakukan setelah seorang bocah Israel dilaporkan tewas akibat serangan di perbatasan Israel-Suriah.

“Serangan tersebut diarahkan kepada sembilang target, termasuk markas militer. Semuanya terkena serangan langsung,” ujar Juru Bicara Militer Israel Letnan Kolonel Peter Lerner, seperti dikutip Associated Press, Senin (23/6/2014).

“Kami melakukan serangan balasan atas agresi terhadap Israel dan serangan yang berkelanjutan di wilayah kami,” lanjutnya.

Hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak Suriah. Sementara Lerner menambahkan, pihaknya tidak akan mentolerir upaya siapa pun yang ingin melanggar kedaulatan Negara Yahudi tersebut serta akan melakukan tindakan untuk menjaga keamanan warganya.

Insiden ini dipicu serangan terhadap kendaraan warga sipil Israel yang mengirim air untuk Kementerian Pertahanan Israel. Serangan itu terjadi di Dataran Golan yang dikuasai oleh Israel.

Seorang bocah tewas dalam kejadian ini, sementara dua orang lainnya terluka dalam insiden tersebut. Polisi Israel menyebutkan, bocah yang tewas itu bernama Mohammed Karaka, yang merupakan warga Arab Israel di wilayah Arraba.

Tidak diketahui apakah serangan itu berasal dari pasukan Suriah langsung atau dari kelompok oposisi yang tengah berjuang untuk melengserkan kekuasaan Presiden Bashar Al-Assad.

Peristiwa ini menambah ketegangan di Israel dalam beberapa pekan terakhir, setelah sebelumnya tiga bocah Israel dilaporkan hilang di Tepi Barat. Israel meyakini ketiga bocah itu diculik oleh Hamas.

krjogja.com

======================================================

Pilot Diduga Tersangka Utama Tragedi MH370

Kapten pilot pesawat Malaysia Airlines MH370, Zaharie Ahmad Shah,52, diduga menjadi tersangka utama atas tragedi hilangnya pesawat itu. Indikasi dugaan itu muncul setelah polisi menemukan bukti mencurigakan di rumahnya.

Laporan yang menyebut pilot Zaharie diduga sebagai tersangka utama atas tragedi pesawat MH370 pertama kali dirilis media Inggris, Sunday Times.

Media Inggris itu mengutip kepolisian Malaysia yang menyatakan intelijen sudah memeriksa data semua orang di pesawat pembawa 239 orang itu. Namun, pilot Zaharie merupakan satu-satunya orang yang menimbulkan kecurigaan.

Polisi juga telah memeriksa temuan simulator penerbangan di rumahnya. Simulator dalam bentuk file-file di komputer itu sempat dihapus Zaharie sebelum menerbangkan pesawat MH370. Namun, para ahli mampu memulihkannya.

Hasil penyelidikan yang sudah diberikan kepada para pemerintah asing itu telah diungkap para pejabat di Asia Tenggara. Pesawat tipe Boeing 777-200 itu hilang misterius sejak 8 Maret 2014, sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju Beijing.

Menurut polisi, investigasi kriminal tidak mengesampingkan bahwa pesawat itu hilang karena kegagalan mekanis atau aksi terorisme. Namun, jika penerbangan itu hilang karena faktor manusia, maka kapten pilot akan menjadi pelaku tragedi.

”Penyelidikan polisi masih berlangsung. Sampai saat ini, tidak ada kesimpulan yang bisa dibuat sebagai penyebab atas insiden itu. Namun demikian, polisi masih mencari ke semua sudut yang mungkin,” tulis Sunday Times, kemarin (22/6/2014) mengutip pejabat polisi Malaysia.

sindonews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 3 =