FastBreak 24 April 2014 jam 14.00

FastBreak

Unisi Radio Jogja : FastBreak

Status Gunung Slamet Masih Waspada

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan, hingga saat ini Gunung Slamet yang berada di antara Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes, Jateng, masih berstatus waspada (level III). “Oleh karena itu, pendaki maupun masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari puncak Gunung Slamet,” kata petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Slamet PVMBG, Sukedi, saat dihubungi wartawan dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (23/04/2014).

Bahkan, menurut Sukedi, letusan abu yang dikeluarkan Gunung Slamet cenderung menurun.Akan tetapi, frekuensi lontaran material pijar dari Gunung Slamet teramati meningkat.Berdasarkan pengamatan PVMBG melalui Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, pukul 00.00-06.00 WIB, teramati embusan asap putih tebal dengan ketinggian 150-300 meter, dan 30 kali letusan asap warna putih tebal kecokelatan dengan ketinggian 300-1.500 meter condong ke arah barat.

Selain itu, teramati 15 kali muncul sinar api atau material pijar dengan ketinggian sekitar 300 meter serta 19 kali terdengar

suara gemuruh sedang hingga kuat.Sementara dari sisi kegempaan, Pos PGA Slamet mencatat sebanyak 34 kali gempa letusan dan 73 kali gempa embusan.”Berdasarkan data-data pemantauan visual dan instrumental, hingga kini belum tampak tanda-tanda penurunan aktivitas Gunung Slamet,” ujar Sukedi.(Dri)

krjogja.com

==============================================================

Produk Kerajinan Tanah Air Diminati Pasar Internasional

Produk kerajinan dari tanah air telah berkembang menjadi produk kreatif yang berbasis seni budaya, bernilai ekonomi tinggi, dan banyak diminati di pasar internasional.

Ini tercermin dari pertumbuhan sektor kerajinan, yang dalam 5 (lima) tahun terakhir tumbuh 4,6 persen sehingga menjadi 669,1 juta dollar AS pada 2013.

Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat membuka pameran Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) ke-16 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (23/4).

Tingginya minat pasar internasional terhadap produk kerajinan Indonesia itu dikarenakan produk industri kerajinan yang kita hasilkan merupakan produk hasil sentuhan seni dan budaya dengan cita rasa yang tinggi.

Presiden meyakini, sumber daya tradisi dan budaya itu bila diolah dengan cerdas dan kreatif, didukung oleh pemanfaatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, ke depannya diharapkan dapat menjadi komoditas ekonomi bernilai tinggi, termasuk ketika Indonesia memasuki ASEAN Enomic Comunity (AEC) atau komunitas ekonomi ASEAN pada Desember 2015 mendatang.

suaramerdeka.com

===============================================================

Tahun 2015, Peserta KMS Sudah 90 Persen yang Terinventarisir

Uji publik Kartu Menuju Sejahtera (KMS) untuk 2015 akan segera dilakukan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta pada awal Mei mendatang. Meskipun hingga saat ini Dinsosnakertrans masih berusaha untuk menyelesaikan proses inventarisir data usulan penerima KMS 2015.

“Data dari kelurahan yang sudah terinventarisir sekitar 90 persen, akhir april kemungkinan akan selesai. Karena petugas teknis yang mengurusi hal tersebut hanya dua orang,” kata Tri Maryatun, Kepala Bidang Bantuan dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta di ruang kerjanya, Kamis (24/4/2015).

Meskipun inventarisir data usulan penerima KMS belum selesai. Namun Dinsosnakertrans sudah menyusun jadwal untuk melakukan uji publik. Direncanakan untuk uji publik di wilayah akan dilakukan pada 5 hingga 20 Mei 2014 mendatang.

tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 1 =