FastBreak 26 April 2013 jam 10.00

FastBreak

Aksi heroik seorang buruh migran asal Indonesia di Taiwan, Sarini (35), mendapat sorotan pemerintah Taiwan. Perempuan asal Indramayu ini pun dibanjiri pujian dan menjadi buah bibir media setempat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (17/4) lalu. Sarini saat itu tengah membawa jalan-jalan seorang lansia, Tsai, di sebuah taman dengan kursi rodanya. Saat melintasi Pabao Yichuan, sang nenek yang kerap mengeluh sakit sering mengatakan ingin mengakhiri hidupnya. Tidak diduga, tiba-tiba Tsai langsung melompat dari kursi rodanya hingga terjatuh ke sungai.

Sarini yang tidak bisa berenang itu spontan terjun ke sungai untuk menyelamatkan sang nenek. Akibat aksinya itu Sarini mengalami cedera di tangan dan kaki. Meski demikian, dia berhasil memeluk erat sang nenek dan sempat bergumul selama 10 menit di dalam air.

Kepala Pekerjaan dan Pelatihan Komite Buruh Taiwan, Lin San Gui, Wakil Camat Kabupaten Changhua, Yang Zhang Zhong, Kepala Kantor Perwakilan Indonesia untuk Taipei Ahmad Syafrie Nurmatias menyempatkan menjenguk Sarini yang masih terbaring di RS Ren He Taiwan.

“Mereka memuji dan terkesan atas perbuatan Sartini yang mencintai nenek yang diasuhnya seperti keluarga sendiri,” ujar Tatang.

Sarini sendiri saat ini masih dalam kondisi perawatan di rumah sakit karena cedera di tangan dan kaki, saat berupaya menyelamatkan lansia yang sengaja menceburkan diri ke sungai. Dia masih dirawat di rumah sakit dan mendapat pendampingan psikolog.

__________________________________

Persema Malang harus pulang dengan kepala tertunduk. Laskar Ken Arok digelontorkan lima gol tanpa balas oleh tuan rumah Persiba dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL) di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (25/4/2013) sore.

Manajer Persema, Patrick Tarigan menganalisis ada beberapa faktor yang menyebabkan tim yang pernah dibela Irfan Bachdim ini menderita kalah telak. “Banyak faktor mengapa kita kalah di Bantul,” katanya dalam keterangan pers usai laga.

Menurut dia, salah satu penyebab kekalahan adalah kelangkaan bahan bakar solar. Seharusnya, kata Patrick, tim besutan Rudi Hariantoko ini tiba di Bantul pada Rabu pagi. Pemain dijadwalkan menjajal lapangan Stadion Sultan Agung.

Namun, dalam perjalanan darat dari Malang ke Bantul menemui kendala. Di sejumlah SPBU mengalami kelangkaan solar. Saat menemukan SPBU yang masih memiliki stok solar, antreannya sangat panjang. “Akhirnya kita harus ikut antrean. Makan waktu sangat lama,” katanya.

Dampak selanjutnya adalah durasi perjalanan Malang-Bantul yang bisa ditempuh dalam 8 jam, harus molor hingga 12 jam. Saat tiba di Bantul, sudah siang. Kondisi pemain juga sudah sangat kelelahan. “Karena sudah kelelahan, pemain batal menjajal lapangan,” imbuhnya.

Ternyata tidak menguji lapangan memberi hasil buruk. Permainan menjadi kurang berkembang. Dan parahnya, gawang Persema yang dijaga Ruhanda Mardiansyah harus dibobol 5 gol.

Patrick menambahkan, faktor lainnya adalah pemain yang dibawa mayoritas masih muda, yang masih minim jam terbang. Di tambah lagi, dua pilarnya terpaksa harus ditinggal di Malang karena cedera.
_________________________________

Promotor Revision Live yang menggelar festival akbar musik metal Hammersonic 2013 mengklaim persiapan acara sudah mencapai 99 persen. Mulai dari perizinan keramaian, persiapan keamanan, hingga konfirmasi artis yang mengisi juga sudah beres.
“Perizinan sudah ada di tangan kami. Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian karena selama dalam proses pengajuan perizinan sama sekali tidak dipersulit,” ungkap Pimpinan Produksi Revision Live Krisna saat jumpa pers di Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Kamis (25/4).

Krisna menjelaskan, untuk keamanan, pihaknya akan mengerahkan 70 tenaga keamanan dan dibantu oleh pihak keamanan yang difasilitasi pihak Ancol. Sementara dari kepolisian, hingga hari ini pihaknya belum mendapat konfirmasi berapa personil yang akan dikerahkan.

“Dari swasta kita ada sekira 70 tenaga keamanan, dari pihak Ancol juga mengerahkan. Tapi yang dari kepolisian kita tidak tahu pasti, tapi kami yakin mereka akan mengirim personil sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Untuk informasi, Hammersonic akan dimeriahkan 38 band metal dari luar negeri dan Tanah Air. Dari luar negeri di antaranya Cannibal Corpse (USA), Obituary (USA) Cradle of Filth (UK), Epica (Ned), As I Lay Dying (USA), Dying Fetus (USA), Lock Up (UK), Hour of Penance (It.), Putrid Pile (USA), Dyscarnate (UK), Saturnian (UK), Gorod (Fra.).

Sementara dari Indonesia akan tampil Burgerkill, Seringai, Dead Vertical, Kapital, Rezume, Unremains, Hellcrust, Destruction, Power Metal dan Sucker Head.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + thirteen =