FastBreak 26 Desember 2013 jam 17.00

FastBreak

Unisi Radio Jogja : FastBreak

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) berniat terus membesarkan anak usaha. Tahun depan, TLKM berencana memutar roda bisnis PT Metra TV.

“Metra TV disiapkan nantinya sebagai kendaraan layanan USeeTV,” ungkap Indra Utoyo Direktur Operasional TLKM, kepada KONTAN, Senin, (23/12).

Asal tahu saja, UseeTV sendiri merupakan layanan akses hiburan melalui internet. Layanan ini menyajikan tontonan dengan variasi konten dan genre. Pengguna layanan UseeTV, bisa mendapatkan akses hiburan melalui perangkat pribadi seperti ponsel, tablet, dan komputer.

Namun berdasarkan laporan keuangan TLKM per September 2013, Metra TV belum memiliki aset serta pendapatan. Indra masih enggan menjawab apakah ada rencana menyuntikkan modal TLKM kepada anak usahanya tersebut.

Metra TV yang merupakan layanan televisi berbayar, terbentuk sejak 8 Januari 2013. Di sini, TLKM memegang kepemilikan 99,83 persen. Indra menjelaskan bahwa televisi berbayar TLKM masih tetap mengandalkan PT Indonusa Telemedia, pemilik 20 persen saham Telkomvision.

Beberapa waktu lalu, TLKM melepas 80 persen kepemilikan saham di Indonusa ke CT Corp seharga Rp 926,5 miliar.

_______________________________________________________

Duo hacker asal China yang meretas 11 ribu akun World of Warcraft resmi dijatuhi hukuman dan dipenjara selama dua tahun.

Drama bermula ketika sebuah grup hacker yang dipimpin oleh Chen dan Zhu meretas akun World of Warcraft. Tak hanya meretas, mereka pun mengekstraksi semua emas serta item yang terdapat pada setiap karakter dan menjualnya.

Berkat aksi haramnya ini, Chen dan Zhu berhasil mengeruk uang panas sebesar USD10.800. Dilansir Ubergizmo, Kamis (26/12/2013), Chen didenda sebesar USD8 ribu sedangkan Zhu hanya didenda USD1.000.

Isu hacking memang menjadi masalah ketika World of Warcraft menyediakan mata uang permainan berupa emas. Ini dipercaya melandasi aksi kotor untuk meretas dan menguras emas pada akun yang diretas untuk kemudian dijual ke pihak yang membutuhkan.

Selain dengan meretas, pemain juga bisa melakukan kecurangan dengan menggunakan bot. Padahal cara ini juga bertentangan dengan ketentuan layanan Blizzard.
_______________________________________________________

Bukan bermaksud menentang yang namanya emansipasi wanita. Tapi tetap saja buat Zlatan Ibrahimovic, persoalan gender tak bisa disetarakan jika sudah masuk ranah sepakbola, terutama soal pengakuan siapa yang terbaik.

Ibra, begitu bomber Paris Saint-Germain dan tim nasional Swedia ini di sapa, menyiratkan pembelaan kepada SvFF (PSSI-nya Swedia) ketika menerima banjir kecaman dari publik, setelah memutuskan Anders Svensson lebih layak dianugerahi Volvo Award lantaran memecahkan rekor 143 caps yang sebelumnya dimiliki legenda hidup Thomas Ravelli.

Kritik berdatangan ketika publik menganggap pesepakbola wanita Swedia, Therese Sjogran lebih pantas ketimbang Svensson karena punya koleksi caps yang lebih baik, yakni perolehan 187 penampilan untuk tim nasional wanita Swedia.

Buat Ibra, itu sama saja menyamakan pria dan wanita dalam sepakbola yang semestinya, tak bisa disetarakan. Sama saja konyol namanya, kendati Ibra tak berniat mengucilkan peran wanita dalam sepakbola.

“Dengan segala hormat pada apa yang sudah dilakukan (pesepakbola) wanita buat saya fantastis, Anda tetap tak bisa membandingkan sepakbola pria dan wanita. Sudahlah, itu tidak lucu,” ketus Ibra, sebagaimana diwartakan DailyMail, Kamis (26/12/2013).

“Ketika saya bermain di Eropa, mereka membandingkan saya dengan (Lionel) Messi dan (Cristiano) Ronaldo. Saat saya kembali (ke Swedia), mereka membandingkan saya dengan pemain wanita,” imbuh mega bintang berjuluk Ibracadabra itu.

Setidaknya, untuk para wanita yang turut melakoni dunia olah bola kaki ini, dihadirkan penghargaan tersendiri yang khusus untuk sepakbola wanita. Pasalnya, Ibra pun mengaku tak mau jadi bahan perbandingan dengan pesepakbola wanita manapun andai sejumlah rekor kembali dipatahkannya.

“Tanpa mengurangi rasa hormat pada wanita, seharusnya mereka dianugerahi (penghargaan) khusus yang terkait dengan level mereka. Saya pernah ditanya (media Swedia) musim panas lalu, tentang siapa yang lebih baik antara saya atau Lotta Schelin,” sambung Ibra lagi.

“Anda bercanda dengan saya, bukan? Ketika saya mematahkan semua rekor ini, rekor-rekor gol, gol di tim nasional, saya harus dibandingkan dengan siapa? Akankah saya dibandingkan dengan siapapun yang punya rekor serupa atau dengan wanita,?,” tuntasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + twenty =